
Terkadang setiap mendengar jawaban najwa, entah mengapa perasaan sindy berbeda semenjak ia marah ketika di suruh antar buket kemarin.
Jawab nya seperti pakai otot dan sedikit menyindir. Mungkin bagi nya biasa saja, tetapi untuk orang seperti sindy jelas sangat menyedihkan jika mendengar orang berbicara kasar kepada kita.
Keesokan harinya, ibu mertua sindy membuat peyek dan meminta najwa yang membantu nya.
"Naj, nanti tolong bantu nenek goreng petek ya, itu bumbu nya sudah nenek buat, nenek tidak mampu sendiri." ucap Ibu mertua sindy kepada najwa.
"Iya nek, hari ini najwa lagi free kok, ngak ada tugas yang harus di kerjakan." jawab najwa.
"Oke." jawab ibu mertua sindy.
Setelah selesai membumbui, ibu mertua sindy langsung menyiapkan wajan dan kompor yang sudah di nyalakan.
Ketika panas ia langsung menggoreng nya, selama beberapa jam duduk di depan penggorengan bersama najwa, tiba-tiba najwa merasa lelah dengan memperlihatkan wajah cemberut di depan nenek nya karena di tegur sedikit oleh neneknya.
Saat sindy datang menghampiri mereka, ibu mertuanya bertanya tentang lea.
"Ada apa sin? Lea mana?." tanya ibu mertua sindy.
__ADS_1
"Tidak, lea sedak menonton bu, upin umana katanya, seperti biasa." jawab sindy.
"Oh kalau begitu, kamu tolong gantikan najwa ya!." pinta ibu mertuanya.
"Bisa, tapi lea bagaimana? sementara sih ia sedang menonton." jawab sindy.
"Sini lah!." sindy menggantikan posisi lea saat itu.
Ketika najwa beranjak dan langsung ke kamarnya, ibu mertuanya baru mengatakan keganjalan nya.
"Sudah mulai cemberut wajah nya. heran deh semenjak beberapa minggu ini hobinya hanya cemberut saja, susah di ajak bicara.
" Memangnya apa sebab dia menjadi seperti itu bu." tanya sindy penasaran.
"Oh mungkin karena ia belum mengerjakan satu tugas kali bu." ucap sindy mengira-ngira.
"Mungkin, tapi aku heran, sifat nya yang seperti itu yang di turunin nya." ucap Ibu mertuanya lagi.
"Karena emang sudah ada darah nya yang seperti itu bu, sedikit banyaknya pasti ada kesamaan." jawab sindy.
__ADS_1
"Iya juga sih. biarkan saja lah bu, ntar juga bagus sendiri sifat nya." jawab sindy sekali lagi.
"Iya terserah dirinya , aku sudah lelah ngeladenin orang seperti itu." ucap ibu mertuanya sangat marah.
Setelah asyik bercerita, Tiba-tiba lea datang menghampiri mereka dan mulai mengganggu neneknya.
"Acicici... Acicici." ucap lea sambil menari di hadapan sindy dan ibu mertuanya.
"Kenapa nih, malah menari dia ya." ucap Ibu mertua nya ketika melihat tingkah lea saat itu.
"Menyanyi lea tu bu, ia sambil menonton ketika bosan, nyanyi dan menari ." ucap sindy .
"Nonton saja lea sana! jangan ganggu nenek ya nak." pinta ibu mertua nya.
"Ndak." jawab lea sambil mengambil posisi.
"Selalu saja jawab ndak, apa tidak ada jawaban lain ya lea." ucap sindsindy setelah mendengar lea menjawab.
"Sudah lah sini, biar aku saja yang selesaikan, lagi pula ini hanya tinggal sedikit lagi kok, jadi tidak apa lah aku yang selesaikan terakhir ini. ucap sindy sekali lagi.
__ADS_1
" Baiklah." jawab ibu mertua nya.
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰