
Ketika Jack menelpon ibu nya, untuk memastikan ia pulang jam berapa dari sana.
"Hallo bu, nanti pulang ke sini jam berapa?." tanya Jack untuk memastikan.
"Mungkin jam 9 atau jam 10 dari sini." jawab ibu Jack dan tak sengaja di dengar oleh ayah mertua nya.
"Jam 9 dari sana? mau sampai jam berapa nanti, kok siang sekali sih." saut ayah mertua nya.
"Masih menunggu anak kakak nih belum selesai bersiap." jawab ibu mertua nya.
"Oke lah bu." Jack langsung mengakhirinya.
Setelah di pikir-pikir, ayah nya langsung berkata kepada Sindy.
"Mungkin di masak sekarang saja Sin lauk nya, mau tunggu ibu mu pasti ke buru lapar nanti." ucap ayah mertua nya kepada Sindy.
"Yakin mau di masak sekarang yah? ngak mau tunggu ibu saja." tanya Sindy sekali lagi.
"Iya masak saja." jawab ayah mertua nya.
"Ada apa yah?." tanya Jack juga setelah menyimpan HP milik nya di meja teras.
__ADS_1
"Di masak saja lah Jack lauk nya, mau tunggu ibu mu keburu kita lapar." jawab ayah nya sekali lagi.
"Ya sudah sayang, di masak lauk nya." pinta Jack juga.
"Oke deh, nanti tolong koreksi rasa ya." pinta Sindy karena ia belum PD untuk masak buat makan ramai-ramai.
Setelah mendapat persetujuan untuk memasak, Sindy akhir nya memberani kan diri masak menu yang tidak pernah ia masak dan kebetulan keluarga dari ibu mertua nya juga akan berkunjung ke rumah mereka.
Setelah selesai memasak, Sindy meminta ayah dan suaminya untuk koreksi rasa dengan apa yang telah ia masak.
"Sayang. Tolong koreksi rasa dong!." pinta Sindy karena kebetulan Jack yang lebih dulu menghampirinya di dapur.
"Mana sendok nya!." Jack meminta sendok untuk mengicip nya.
"Oke deh." dengan cepat Sindy menambahkan garam pada masakan nya yang kata nya kurang asin sedikit.
Setelah itu Jack meninggalkan Sindy sendirian masak. Setelah Jack pergi tiba-tiba ayah mertua nya memantau ke dapur.
"Yah coba koreksi rasa dong yah." pinta Sindy agar ayah nya.
Ayah mertua nya langsung menghampiri wajan Sindy.
__ADS_1
"Sudah pas kok ini." ucap ayah mertua nya.
"Pedas ngak yah?." tanya Sindy karena khawatir jika ayah nya akan keberatan.
"Pedas dikit saja kok. tapi masih aman." jawab ayah mertua nya.
"Kebayakan ngasih cabe nya tadi yah?." saut Sindy.
"Tidak apa kok." jawab ayah mertua nya.
Setelah mendapat jawaban dari ayah mertua nya, Sindy senang akhir nya ia bisa masak untuk makan bersama keluarga besar.
"Pandai kok kamu masak sin." ucap ayah mertua nya memuji Sindy.
"Alhamdulillah yah, tapi seperti nya ini kebetulan deh." ucap Sindy merendah.
"Nanti kalau lebih sering masak, pasti tambah enak masakan nya." jawab ayah mertua nya.
"Aamiin, tapi ngak bisa sering yah, karena ibu pasti ngak percaya dengan masakan sindy. pasti ibu memilih agar ibu saja yang masak. " jawab Sindy sesuai kenyataan.
"Ya ngak apa, biar alasan bantu saja dulu. ntar juga ibu mu memberi kekuasasn untuk kamu sering masak." ayah mertua nya yang ngotot agar Sindy selalu ikut serta dalam memasak."
__ADS_1
Batin Sindy, "Bagaimana mungkin bisa, masalah memanaskan kue saja aku ngak di bolehin."
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰