My Sweet Baby

My Sweet Baby
Episode 48


__ADS_3

Setelah Lea melupakan semuanya, dan masih dalam keadaan menyusu dengan Sindy.


Ketika selesai ia langsung main sendiri dn mengambil semua barang yang ada di depan matanya.


Dari remot TV, bekas kotak bedak juga Lea mainkan, untuk menghibur dirinya sendiri.


Sampai ketika ayah nya datang ia langsung menghampiri jack, karena jack pulang lebih awal, jadi Lea masih belum tidur.


"Ayah sampai Nak." ucap Sindy, saat itu juga Lea berlari menghampiri jack.


"Ayyah." ucap Lea.


"Ya ampun Lea, sampai segitu nya ekspresi nya sambut ayah." ucap wiwit ketika melihat kea berlari ke ayah pintu.


"Ayyah." ucap Lea sekali lagi ketika jack masuk ke dalam.


"Iya sayang sebentar, ayah cuci tangan dulu ya." jack bergegas mencuci tangan dan kaki nya.


"Sabar ya sayang, ayah cuci tangan dulu." ucap Sindy mengulangi.


Meskipun begitu, Lea masih saja menangis sebelum jack menggendong nya.


"Sini-sini!." jack lalu menghampiri Lea dan menggendong nya.


"Kenapa menangis sayang, ayah kan sudah pulang sekarang, besok saja kita pergi ya. Maksud ayah besok kita pulang hehe." ucap jack masih saja bercanda padahal Lea masih meneteskan air matanya.


"Iya, besok pergi. Pulang maksudnya." ucap Sindy lagi.


"Eh kenapa cepat sekali mau pulang, nginap lagi lah, kakak belum puas main sama Lea." Saut wiwit kakak sepupunya.


"Lain kali lagi lah nginap nya kak, besok kami mau siap-siap kemaskan semua barang yang mau di bawa pulang. Nenek dan kakek Lea di sana sudah rindu dengan lea." jawab Jack kepada kakak sepupunya.


"Ih kalian ini, nginap lagi lah!." pinta wiwit.


"Ngak bisa kak, besok harus pulang, lagian ayah di sana kurang sehat, jadi ibu sendirian sedangkan Najwa kuliah belum bisa pulang." Jawab jack lagi.

__ADS_1


"O ya, ngak sehat ya. Ya sudah lah kalau begitu, lain kali saja ajak pak long dan mak long." ucap wiwit setelah mendengar alasan jack &Sindy.


"Tenang kak. Setiap kami ke sini kami usahakan tetap singgah di rumah kakak." saut Sindy.


"Harus dong, kangen nya kakak sama Lea ini. Belum puas loh kakak main nya sama Lea." jawab wiwit.


"Nanti lah kak, kami ke sini lagi bersama ibu." saut jack juga.


"Iya kak, tenang saja." ucap Sindy juga.


"Apa belum ngantuk Lea?." ucap jack sambil memandang Lea.


"Sudah, tapi ia menahan matanya, masih ingin main sayang, coba deh lihat!." ucap Sindy.


"Biar saja dulu Lea main, ntar kalau ia ngantuk pandai kok bilang ke mak nya." saut wiwit.


"Iya, pandai nanti Lea bilang, kan lumayan aku bisa nonton TV Yang, sudah lama sekali tidak nonton semenjak ada Lea nih." ucap Sindy.


"Ya sudah, nonton saja dulu. Tapi jangan larut-larut Lea tidurnya, besok kita kan mau pulang awal, lagian kak wiwit juga berangkat kerja awal kan?." tanya jack sekalian.


"Iya, besok pasti kakak sibuk." ucap jack lagi.


"Mak, Nyamen." ucap Lea di tengah pembicaraan jack dan wiwit.


"Belum sayang, Kita sikat gigi nya dulu ya, sebelum tidur sikat gigi dulu." ucap Sindy dan langsung mengambil keperluan untuk sikat gigi Lea anak nya.


Ketika gigi Lea di sikat, ia sama sekali tidak menangis, membuat wiwit semakin gemes denga Lea.


"iiiii ngak menangis ya Lea, pintar sekali. Sayang makngah dulu sayang." ucap wiwit lalu Lea mencium wiwit karena ia bilang sayang, Lea pasti mencium, siapa pun orang nya termasuk ayah dan ibunya.


"Pintar sekali Lea, sini gantian makngah yang sayang Lea ya."


"Babaci aaa." ucap Lea sambil memandang ke arah depan.


"mulai keluar bahasa planet nya kak." saut Sindy sambil menyiapkan kasur tidur untuk mereka.

__ADS_1


"Sin, selimut ada di situ ya, ambil saja." ucap wiwit kepada Sindy.


"iya kak."


"Ih gemes banget kakak sama Lea jack. Tinggal sama makngah saja ya Lea!." pinta wiwit karena ia belum dikaruniai anak.


Ia hanya mempunyai anak kucing yang lucu-lucu dan menggemaskan.


"Aaa, makngah tanya tu, Lea mau ngak tinggal bareng makngah wiwit. makngah banyak memeng nak." saut Sindy kepada Lea, Lea menyebut kucing sebagai memeng.


Tetapi Lea tidak menjawab ia masih sibuk dengan mainannya.


Setelah selang beberapa menit ia baru bicara dengan mengatakan "up, up, up."


Entah apa yang dimaksud oleh Lea, Sindy dan jack sebagai orang tuanya saja tidak mengerti apalagi orang lain.


"Apa arti nya Ap, ap, ap?." tanya wiwit.


"Ngak tahu kak, suka begitu memang, Lea ikut masha and the bear itu loh kak." jawab Sindy.


"Ih nonton youtube ya, ngak baik untuk anak kecil." ucap wiwit lagi.


"Mau bagaimana lagi kak, kalau ngak ya aku ngak bisa kerja bantu ibu di sana." jawab Sindy.


"iya benar juga sih, kapan Lea mau tidur nih?." tanya wiwit.


"Iya sayang, tidurkan lah Lea sekarang!." pinta jack.


"Iya sayang."


"Ayo Lea kita tidur." Sindy langsung menggendong kea dan membawa nya ke kamar.


"Dada makngah." ucap Sindy seolah Lea yang bicara.


"Dada." saut wiwit.

__ADS_1


Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰


__ADS_2