My Sweet Baby

My Sweet Baby
Episode 117


__ADS_3

"Aku yakin mereka hanya bercanda sayang." ucap Jack sekali lagi


"Tidak. Kalau benar itu terjadi, mending kita kontrak rumah saja dulu sayang, aku tahu kamu pasti ngak mau tuh tinggal di rumah ibu ku. Ya kan?." jawab dan tanya Sindy.


"Kontrak lagi yang di sebut, aku ngak mungkin meninggalkan orang tua ku jauh-jauh lagi, karena mereka sudah sangat tua sayang." ucap Jack.


"Ya kan kalau hamil lagi, intinya kalau hamil jangan ngerepotin ibu sini lah. kalau mau tinggal di rumah ibu ku juga boleh, kamar kita di sana juga kosong ngak ada yang mau tidur di sana. Itu pun kalau kamu mau." pinta Sindy.


"Sayang, bukannya aku ngak mau tinggal di sana, aku tidak leluasa melakukan apapun jika nanti kamu melahirkan, kalau di sini kan aku lebih cepat gerak kalau kamu perlu bantuan." jawab Jack.


"Ya kan di sana ada ibu ku." ucap sindy kembali.


"Masa' aku diam saja kalau istri ku perlu bantuan." Jack masih beralasan.


"Makanya kita kontrak saja, kamu bebas melakukan apa pun, dan aku juga bebas melakukan apa pun. adil kan?." tanya Sindy dengan permintaannya.


"Mau kontrak pake apa sayang, uang belanja kita saja pas-pasan, bagaimana mau menyisihkan uang untuk bayar kontrakan." Jack mencoba memberi pengertian kepada Sindy.

__ADS_1


"Pasti ada rezeki nya kok sayang, Allah itu tidak pernah tidur dan pasti semua sudah di atur kok sayang." ucap Sindy lagi.


"Iya aku tahu itu, tapi sayang, auntuk saat ini memang kita harus tinggal dengan orang tua ku, cobalah untuk mengerti tentang yang satu ini." pinta Jack.


"Kenapa selalu aku yang harus mengerti? apa pernah kamu mengerti dengan perasaan ku selama aku tinggal di sini." jawab Sindy mencoba membuat Jack mengerti dengan perasaan nya.


"Apa lagi yang harus aku mengerti? Apa belum cukup selama ini yang ku beri untuk mu." ucap Jack sedikit dengan nada tinggi.


"Cukup. Tapi kalau urusan orang tua aku belum bisa Terima jika kamu hanya menyalahkan diriku." Sindy merasa sangat kesal karena Jack selalu memandang 1 kesalahan Sindy.


"Ya sudah maafkan Aku, aku tidak bermaksud untuk melukai mereka." jawab Jack.


Jack lagi lagi harus mengalah demi membahagiakan perasaaen Sindy dan mencoba menghindari pertengkaran hanya karena masalah kecil.


"Mamak." ucap Lea yang tiba-tiba menghampirinya.


"Iya sayang kenapa?." jawab Sindy mencoba menghibur hatinya.

__ADS_1


"Nyamen." ucap lea sambil menyentuh buah dada ibu nya.


"Iya iya sayang, sebentar ya, mak mau cuci tangan dulu ya." Pamit Sindy untuk ke kamar mandi .


"Uuuaaa." Lea menangis khawatir ibunya akan lama meninggalkan dirinya.


"Sabar ya sayang!." teriak Sindy sambil berlari penghampiri anak nya Lea.


Lea tetap menangis, sebelum melihat ibu ny tepat di depan wajah nya.


"Uuuaaa." tangis Lea lagi.


"Mak datang sayang." teriak Sindy lagi sambil berlari menghampiri Lea yang sedang menangis itu.


Setelah melihat Sindy, Lea langsung terdiam melihat Sindy menghampirinya.


"Memang ibu nya yang membuat ia langsung terdiam, nyemen dah situ!." Ucap ibu mertua nya.

__ADS_1


Lea langsung mengambil posisi yang paling nyaman untuk menyusu kepada ibunya.


Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰


__ADS_2