My Sweet Baby

My Sweet Baby
Episode 45


__ADS_3

Dalam perjalanan pulang lea bergerak seolah ingin melepaskan diri dari delapan Sindy ketika menggendongnya.


"Aduh lea kenapa?." ucap Sindy ketika di gonceng oleh suaminya.


"Ada apa sayang? Lea kenapa?." tanya jack penasaran mendengar Sindy berbicara sendiri di belakangnya.


"Ngak tahu sayang, seperti nya Lea capek di gendong terus, makanya Lea begini, ingin turun Lea nya sayang." ucap Sindy.


"Bentar ya Lea, bentar lagi kita sampai sayang, sabar sebentar lagi." namun Lea tidak berhenti bergerak.


"Aduh sayang, jangan begini dong." ucap Sindy karena kewalahan mengendalikan Lea yang tidak berhenti bergerak.


"aaa mak, aa mak." ucap Lea beberapa kali sambil memandang Sindy.


"Iya sayang, kenapa? Lea capek ya. Tunggu sebentar ya sayang, kita sebentar lagi sampai kok." jawab Sindy.


Lea kelihatan sangat lelah, selama dalam perjalanan ia selalu gelisah sampai akhirnya ia tertidur karena belum juga ia turun dari dekapan ibunya.


Setelah Sindy menyadari ternyata Lea sudah nyenyak tertidur.


"Lea ketiduran Yang, dari tadi minta di turunkan tapi tidak juga turun, akhirnya tertidur." ucap Sindy mengatakan kepada jack yang sedang mengendarai sepeda motor mereka.

__ADS_1


"Biarkan saja dia tertidur sayang, kasihan ia kecapekan karena mengikuti kemauan ibunya ini." jawab jack.


"Kok gitu sih ngomong nya Yang, kamu ngak ikhlas ya bawa aku liburan." Sindy mulai terbawa perasaan.


"Loh kok ngomong ikhlas ngak nya? ya aku ikhlas lah sayang, tapi aku kasihan Lea nya kecapekan begitu." jack mencoba menenangkan perasaan Sindy.


"Kamu sih ngomong nya seperti ngak ikhlas saja." dengan nada yang tidak biasa Sindy memandang jack dari kaca spion motor mereka.


"Ikhlas." jawab jack singkat dan berusaha tidak memperpanjang masalahnya, melihat wajah Sindy yang mulai cemberut.


Mereka terdiam, terutama Sindy yang merasa bahwa jack juga lelah seharian mengendarai sepeda motor jauh-jauh hanya untuk mengikuti keinginan nya.


***


Sesampainya mereka di rumah kakak sepupu dari jack, mereka langsung shalat tetapi mereka bergantian karena harus mengawasi Lea.


Ketika Sindy turun dari sepeda motornya, Lea juga terbangun dari tidurnya dan menyadari bahwa ia sudah di dalam rumah.


Ketika Lea sadar, Tiba-tiba seseorang menghampirinya dan ingin menggendongnya sangat gemes melihat Lea.


"Lea... " panggil kakak sepupu jack dan langsung menghampiri Lea.

__ADS_1


Lea heran dan ketika di gendong ia malah menangis.


"uuuaaaa... uuuaaa." baru berapa detik Lea di gendong orang lain, ia langsung saja menangis.


"Kenapa nangis, itu mak ngah sayang, jangan nangis." ucap Sindy kepada Lea.


Lea mengulurkan tangan nya di depan Sindy, pertanda ia minta di ambil dari sepupu jack.


"Sini lah nyemen dulu ya?, mungkin habis nyemen ia baru mau di ajak main kak." ucap Sindy kepada kakak sepupu jack.


"Apa nyemen tu?." tanya sepupunya bingung.


"Nyusu maksud nya kak, haha. Aneh ya kan kak." ucap Sindy kepada kakak sepupu jack.


"Haha, ada-ada saja kamu lea, nyusu kok jadi nyemen sih. aneh." jawab sepupunya sambil tertawa mendengar bahasa Lea.


"Iya, kemarin atta yang paling mudah ia ucapkan, kami di rumah jadi heran, atta itu kan orang yang kurang waras yang ada di kampung kami kak. Tapi kok mudah sekali Lea mengucapkannya." Ucap Sindy.


"umur segitu emang asal bicara, ntah apa saja bahasa ny itu." jawab kakak sepupu nya.


Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰

__ADS_1


__ADS_2