
Keesokan harinya lea kesiangan bangun nya, karena tadi malam ia menonton hingga larut malam.
"Sayang, sementara lea masih tidur aku mau cuci pakaian dulu. kamu tidur saja dulu sambil tunggu lea bangun, tapi sekarang shalat dulu baru lanjut tidurnya." ucap sindy ketika selesai shalat subuh.
"Iya sayang." jack bergegas bangun untuk melaksanakan shalat subuh.
Sambil menunggu jack selesai shalat, sindy memainkan HP nya, belum lama membuka HP, ternyata najwa mengirimkan pesan whatsapp kepada nya.
"Maklong nanti pulang ke sini jam berapa?." tanya najwa di perintahkan okeh nenek nya.
"Setelah sarapan, sekarang lea masih tidur. mungkin tidak seawal pergi kemarin Naj. Ada apa?." tanya sindy penasaran karena tidak biasa najwa chat di saat ia selesai shalat subuh.
"Tidak, nenek tanya jam berapa pulang nya, kata nenek awal-awal biar ngak kehujanan. Kasihan lea." jawab najwa menyampaikan pesan nenek nya.
"Oh iya, InsyaAllah di usahakan, selesai semua nya nanti langsung berangkat. Kami sudah siap-siap kok, tinggal mandi dan sarapan saja." ucap sindy lagi.
"Oke maklong nanti najwa bilang nenek." najwa mengakhiri chat nya karena sudah mendapat jawaban dari sindy.
"Oke." saat itu juga jack selesai shalat dan memberikan tangan kanan nya untuk salaman.
"Chat siapa sepagi ini?." tanya jack penasaran ketika melihat sindy sibuk membalas chat.
"Najwa. Dia tanya jam berapa kita berangkat. Ya aku bilang kalau sudah selesai sarapan langsung berangkat." jawab Sindy lagi.
__ADS_1
"Oh." saut jack singkat.
"Aku mau cuci pakaian dulu ya." pamit sindy mau ke belakang.
"Iya, jangan banyak-banyak cuci nya, nanti kesiangan." pinta jack.
"Bagaimana tidak banyak, kan sesuai pakaian kotor berapa banyak. kita mau tinggalin rumah ini, masa' mau tinggalin kotoran pakaian nya juga. Ngak lucu dong?." ucap sindy sambil membawa pakaian kotor mereka bertiga.
"Iya iya." jack malas mendengar ocehan sindy yang panjang lebar.
Sindy memasang wajah kesal, ketika keluar dari kamar sambil membawa keranjang pakaian kotor mereka.
Tetapi itu hanya lah sementara, ia tidak kesal sungguhan, sambil mencuci ia sangat menikmatinya sehingga cepat selesai nya.
Sindy segera mengambil air untuk di panaskan dan membuatkan segelas kopi untuk jack.
Sambil menunggu air nya mendidih, sindy melanjutkan cuciannya kembali.
Beberapa menit kemudian air yang di panaskan sindy pun mendidih tetapi ia tidak menyadarinya karena terlalu asyik mencuci pakaian.
"Sin, panaskan air untuk apa itu?." tanya ibu nya saat ke dapur.
"Oh iya, sudah mendidih ya bu?." tanya sindy.
__ADS_1
"Sudah." ibunya langsung mematikan kompor nya.
"Ini untuk buat air kopi bu, biar nanti ayah lea bangun sudah ada kopi nya." jawab sindy.
"Oh, sampai mau kering air nya kelamaan di tinggal." ucap Ibu sindy melihat airnya yang sudah mengering.
"Keasyikan cuci pakaian bu hehe." jawab sindy cengengesan.
"Sudah selesai apa belum cuci nya?." tanya ibunyaa lagi.
"Hampir selesai bu, tinggal beberapa pakaian saja. Emang nya kenapa bu?." tanya sindy kembali.
"Hm, ini mau sarapan apa jack?." tanya ibu juga.
"Masak yang ada saja bu, ayah lea tidak akan menolak jika ibu yang masak hehe." jawab sindy menggoda.
"Ah bilang saja kamu malas masak, iya kan?." ucap Ibu nya.
"Hehe ibu tahu saja😁." jawab sindy.
Sebagai seorang ibu, ia tidak ingin anak dan menantunya kelaparan di jalan, dengan cepat ia masak seadanya, nasi goreng dan telur mata sapi.
Kebetulan itu adalah salah satu makanan favorit jack sejak ia belum menikah.
__ADS_1
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰