
Ketika mereka bertengkar, Lea menghampirinya karena ia haus ingin minum.
"A maak. Aa num." ucap Lea ketika menghampiri ayah dan ibu nya yang sedang bertengkar.
"Sayang haus?. Sini ayo mak ambil kan minum untuk lea." ucap Sindy
Setelah di beri air minum, dan benar ia sangat haus.
"wah habis sayang Lea minum nya." ucap Jack juga yang melihat Lea menghabiskan minumannya.
Seketika mereka lupa tentang pembahasan nya yang membuat mereka bertengkar.
"Iya, haus banget Lea sayang."
"Lea mamam, mau?." tanya Sindy kepada Lea.
Lea mengangguk, ingin makan, ia merasa lapar setelah pergi keluar bersama Ayah dan ibu nya.
"Iya, sebentar, mak masak telur dulu ya." ucap Sindy.
Setelah Sindy selesai masak, Lea menghampiri ibunya karena melihat piring yang di bawa ibu ny.
"Ini Nak sudah selesaiselesai, makan dulu ya!." pinta Sindy kepada Lea.
__ADS_1
Lea langsung duduk tepat di samping Sindy dan siap untuk di suapi makanan oleh ibu nya.
"Aaa." Sindy meminta Lea membuka mulutnya ketika di suapi makanan.
Tanpa menolak Lea membuka mulutnya dan mengunyah makanan yang di masak oleh Sindy.
"O pintar sekali anak ayah. Makan lagi sampai habis ya sayang." pinta Jack juga.
"Aaaam." ucap Lea ketika di suapi ibunya.
Setelah Lea menghabiskan makanan nya, Sindy dan Jack mencium Lea sebagai hadiah kecil dari mereka.
" Muach anak pintar." ucap Sindy dan diikuti oleh Jack.
"Sin, kalian kalau mau makan, makan saja, tapi aku hanya masak pindang ikan saja." ucap Ibu mertuanya.
"Oh iya bu, sebentar lagi kami makan." jawab Sindy dan kembali menghampiri Lea dan Jack.
"Sayang, kamu duluan saja lah makan nya, aku yang jagain lea. " pinta Sindy kepada Lea.
"Kamu sayang makan juga lah!." pinta Jack untuk makan bersama.
"Iya kita gantian saja, soalnya Lea mulai mengganggu kalau kita berdua yang makan." ucap Sindy.
__ADS_1
"Baiklah sayang, aku duluan saja lah." saut jack juga.
"Iya iya silahkan, duluan saja." jawab Sindy.
Ketika Sindy sedang menemani Lea, Sindy mendapat telpon dari teman lama nya.
sambil menjaga Lea, Sindy mengangkat telpon nya dan bicara, serta bercerita kepada nya mengenai kelakuan Lea yang selalu menggemaskan.
"Hay besti ku, apa kabar." tanya tisa yang saat ini juga sudah berkeluarga.
"Alhamdulillah baik, kamu apa kabar ?." tanya Sindy kembali.
"Baik juga, mane dedek nya, aku mau lihat dong Sin." pinta Tisa yang ingin sekali melihat Lea putri Sindy.
"Ada, sekarang sudah gede', sudah bisa nonton youtube, dan hanya sedikit bicara. ngak tahu kenapa, mungkin karena malas mau bicara, jadi lambat pandai nya." ucap Sindy.
"O sering-sering ngajak ia bicara lah Sin, nanti dia terbiasa tu bertanya dan sering bicara deh jadi nya." saran tisa kepada Sindy.
"Sudah kok. tapi ngak tahu kenapa malas banget Lea mau bicara. tapi kelakuan nya menjadi-jadi." ucap Sindy kepada Tisa.
"Itu mah biasa, kebanyakan anak-anak memang begitu, rasa ingin tahu nya itu besar makanya ia melakukan hal sesuka nya. Jadi biarkan saja dia berkarya untuk mencari tahu apa yang ingin ia tahu." jawab tisa kepada sindy.
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰
__ADS_1