My Sweet Baby

My Sweet Baby
Episode 12


__ADS_3

Jack sedang asyik mengobrol dengan ayah mertuanya, Tiba-tiba ibu mertuanya pun muncul untuk mengajak makanan siang dengan menu seadanya.


"Jack, pak, Sin, kita makan siang dulu ya, sudah ibu siapkan." ucap ibu mertua Jack.


"Iya bu." jawab Jack,


Sementara ayah mertuanya sudah menuju hidangan yang telah disediakan.


"Ayo sayang makan dulu." Sindy pun menuju ruang makan dan meninggalkan Azalea ketika ia sedang tidur.


"Iya sayang." Jack juga menuju ruang makan untuk makan bersama.


"Din, ayo makan bersama!." ajak Jack ketika sudah di ruang makan.


"Dinda nanti saja, dinda jagain Lea dulu, takut nanti kebangun." jawab Dinda kepada Jack.


"Baiklah." ucap Jack.


Belum lama Jack dan Sindy memulai makan siang nya, eh tiba-tiba ayah mertua sudah selesai aja tu.


"Loh, ayah sudah selesai?." tanya Jack karena melihat ayah nya sudah mencuci tangan nya.


"Iya, ayah kan sudah duluan makan dari kalian. Kalian makan saja, ayah mau melihat Lea dulu." jawab ayah mertuanya yang tidak sabar menunggu cucu nya bangun.


"Lea mungkin masih tidur ayah." ucap Sindy.


Tetapi ayahnya tetap saja berjalan untuk melihat Azalea, tanpa memperdulikan perkataan Sindy.


"Din, kamu makan saja bersama kakak mu, biar ayah yang tunggu lea." ucap Ayahnya.


"Baiklah ayah." jawab Dinda.


Dinda pun meninggalkan Lea yang masih tidur sambil di temani kakek nya, sampai Sindy dan Jack selesai makan.


"Ayah ya yang jaga Lea?." tanya Sindy ketika melihat dinda datang menghampiri mereka.


"Iya kak, ayah yang tunggu Lea." jawab Dinda.


"Ini makan dulu Din." ucap Jack sambil menyerahkan piring makan kepada Dinda.


"Terimakasih bang." ucap Dinda menerima piring dari abang ipar nya.


"Kalian makan yang banyak ya, ibu sudah kenyang." ucap ibu yang juga ikut tidak sabar menanti bangunnya cucu mereka.


"Loh kok sudah selesai bu, cepat sekali?." tanya Jack.


"Ibu emang sedikit kok makan nya, kalian makan yang banyak ya." ucap Ibunya dan langsung menuju kamar Sindy menghampiri Azalea yang masih tertidur.

__ADS_1


"Sssst... jangan berisik!." ucap ayah Sindy melihat kedatangan ibu nya.


"Siapa yang berisik sih." jawab ibu sambil menepuk bahu ayahnya.


"Lama sekali Lea bangun, aku rasa nya pengen gendong Lea." ucap ayahnya yang tidak sabaran.


"Sabar, ntar juga bangun, dia lelah, ini pertama kali perjalanan jauh Lea." jawab ibunya


"Iya juga sih ya." ucap ayah nya lagi dan berdiri untuk ke kursi tamu karena melihat Lea masih lelap tidurnya dan di gantikan oleh ibu Sindy.


"Belum bangun ya bu?." tanya Sindy yang baru saja menyelesaikan makan siang nya dan di susul oleh Jack yang juga selesai makan siang.


"Cepat nya bang?." tanya Dinda yang hanya tinggal sendiri di ruang makan.


"Sudah kenyang abang, sudah lama juga mulainya." jawab Jack kepada Dinda.


"Jadi sendirian deh Dinda makannya." ucap Dinda sendirian.


Jack pun ikut menghampiri Lea tetapi ia melihat Lea masih tertidur dan memutuskan untuk menghampiri ayah mertua nya untuk saling berbicara.


"Itu sampan siapa yah?." tanya Jack yang baru saja duduk di kursi tamu tepat di dekat ayahnya.


"Punya ayah itu. Ayah pengen coba hal baru." jawab ayahnya sambil tersenyum tipis.


"Kapan ayah mau turun untuk mencoba nya ayah?." tanya Jack sambil melihat sampan yang sudah siap meluncur.


"Iya betul yah, perlu di cek dengan teliti, agar nanti tidak terjadi apapun ketika mau turun." ucap Jack lagi.


***


ehek... ehek.. Lea tersadar.


"cup cup cup... anak gadis mak sudah bangun." ucap Sindy.


"Cucu Nenek sudah bangun. Masih lesu coba di susukan dulu Sin." ucap ibunya.


"Mana Lea bawa sini Sin!." pinta ayahnya.


"Bentar ya yah, Sindy kasih Lea susu dulu." ucap Sindy.


"Iya iya." jawab Ayah.


"Eh anak ayah sudah bangun, kakek dan nenek sudah lama menunggu Lea, mau ajak main." ucap Jack menghampiri Lea yang di susui Sindy.


Setelah beberapa menit menyusu, Lea melepaskan susu pada ibunya.


"Sini sama nenek dulu ya Lea." ibunya langsung mengambil Lea dari Sindy.

__ADS_1


"Sudah besar sekali, kemarin nenek gendong masih kecil sekali." ucap Ibu Sindy yang sedang mencoba menggendong Azalea.


"Iya dong nek, dulu kan nenek gendong masih umur mingguan, beda dong dengan sekarang Lea sudah 8 bulan Nek." ucap Sindy seolah Lea menjawab perkataannya neneknya.


"Sudah selesai ya? sini sama kakek yuk." kemudian ayah Sindy menghampiri Lea yang sedang di gendong nenek nya.


"Lea masih ingat kan sama kakek." ayah Sindy mengajak Lea bicara sambil memandangi nya.


"aaaa... aaa... " terdengar Lea mengeluarkan suara.


"Sepertinya Lea menjawab ayah." ucap Jack.


"Ingat kata Lea tu yah." ucap Sindy menyusul.


"Itu sih mak nya yang ngomong." jawab ayah Sindy.


"Haha, habisnya Lea kan belum bisa bicara, jadi biar mak nya yang bantu." ucap Sindy sambil tertawa.


Kemudian kakek nya menyerahkan Lea kembali kepada nenek nya.


"Ini nek, Lea ngak mau bicara dengan kakek." ucap ayahnya bercanda dengan wajah cemberut.


"Kakek ngambek ya Lea. maaf ya kek, Lea belum bisa jawab pertanyaan kakek. Gitu tu jawab nya." Neneknya pun ikut-ikutan berbicara begitu.


Kemudian nenek nya melepaskan Lea, ia meletakkan Lea dengan posisi terbaring.


Ketika ia di baringkan di atas lantas dengan alas seadanya, Lea pun langsung tengkurap sambil mencoba untuk duduk.


"Eh mau ngapain tu Lea?." Sindy panik karena ini kali pertama Lea mencoba untuk duduk.


Setelah ia bisa duduk, tetapi posisi nya tidak tegap, badan nya bergoyang karena baru pertama kali.


"Jaga di belakang nya Sin, nanti terlentang." ucap Ibu Sindy dan dengan cepat Jack yang merespon ucapan mertuanya, karena posisi Jack dan Lea sangat berdekatan.


"Lea tu bosan di pegang terus, ia mau lepas juga agar bisa mencoba hal baru. seperti mau duduk ini lah. tapi jangan lupa di jaga tu." ucap ibunya lagi.


"Gitu ya bu, mungkin itu juga kenapa ia sering merengek, mungkin pengen lepas dari pegangan kita, terasa sakit kali seluruh badan nya ya." jawab Sindy.


"Iya lah, begitu lah dia, sama seperti kita lah, kalau gitu-gitu aja kan bosan juga." ucap ibunya.


"Dadah Lea, kakek pergi dulu ya." pamit kakek nya mau nongkrong dengan temannya.


"Eh mau kemana kek?." tanya Nenek Lea.


"Mau nongkrong bentar, Lea belum bisa di ajak nongkrong." ucap kakek nya.


"Orang belum bisa bicara juga." ucap neneknya pelan.

__ADS_1


Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰


__ADS_2