
Keesokan harinya Sindy memperlihatkan wajah yang biasa-biasa saja, tidak terlihat kalau ia kecewa dengan sikat suami dan mertua nya.
Saat sedang bersantai, ia mendapatkan pesan dari mesenger nya.
"Halo kak, saya mau pesen buket yang seperti ini, apa bisa kak?." tanya pelanggan buket yang kesekian kalinya.
Sambil melihat foto yang di kirim oleh pelanggannya, ia memeriksa persediaan kertas buket yang mereka punya.
"Bisa kakak, kertas nya mau sama seperti yang di foto ya kak?." tanya Sindy ketika membalas chat mesenger nya.
"Iya di sama kan saja kak. nanti saya ambil di tanggal 10 ya kak." jawab pelanggan nya.
"Oke kak siap. Nanti kalau sudah selesai saya kabarin lagi ya kak." ucap Sindy dan langsung mencatat di buku yang sudah ia siapkan khusus untuk buket.
"Oke kak. Oh iya kak untuk harga nya yang seperti ini berapa ya?." tanya pelanggan nya lagi.
"Karena ini buket uang, dan uang nya dari saya, harga nya Rp. 235.000 ya kak. itu di foto uang nya 20 lembar ya kak, saya sama kan saja." ucap Sindy kepada pelanggannya.
__ADS_1
"Iya kak. sesuai yang di foto ya kak." pinta pelanggan.
"Iya siap kak." jawab Sindy.
Setelah selesai membalas chat di mesenger nya. Sindy memberitahu Najwa tentang orderan yang ia dapatkan.
"Najwa." panggil Sindy ketika menghampiri najwa di kamar nya.
"Iya ada apa maklong?." tanya Najwa ketika sindy menghampirinya.
"Ini ada orderan buket uang, kamu bisa bantu ngak, soal nya besar buket nya, susah kalau sendiri, takut kurang rapi." pinta Sindy kepada Najwa.
"Oke, santai, nanti sore juga ngak papa, masih lama juga kok mau di ambil, tanggal 10 katanya." ucap Sindy juga.
"Oh masih lama, besok juga bisa ya kan?." tanya Najwa.
"Hm. besok seperti nya maklong yang sibuk. Kalau bisa nanti sore saja, biar cepat selesai, takut nya besok ada orderan yang baru lagi." ucap Sindy, sesuai pengalaman, jika tidak cepat di selesaikan pasti ada pesanan yang baru lagi.
__ADS_1
"Oh oke lah, Najwa selesai kan tugas dulu, setelah itu baru bantu maklong buat buket nya ya." pinta Najwa.
"Oke, nanti kalau sudah selesai tugasnya, kamu langsung ke depan ya. Maklong mau membuat yang perlu di buat untuk melengkapi buket nya nanti." ucap Sindy meminta Najwa menyusul dirinya jika sudah menyelesaikan tugasnya.
"Iya, siap." jawab Najwa.
Sindy langsung meninggalkan kamar Najwa dan menggendong Lea ke depan rumah nya.
Sambil menyiapkan perlengkapannya.
Karena mereka masih menggunakan bunga kertas dan membuat sendiri, sementara menunggu Najwa selesai, Sindy memanfaatkan waktu nya untuk membuat bunga untuk mempercantik buket yang akan mereka buat.
Ketika Sindy sedang menyelesaikan pembuatan bunga nya, Tiba-tiba Najwa datang dan membantu untuk menyusun rangkaian tusuk plastik yang akan mereka isi nanti dengan uang.
"Sini Najwa bantu maklong!." pinta Najwa ketika datang menghampiri Sindy dan lea.
"Baik lah najwa. kamu sudah selesai ya tugas nya Najwa." tanya Sindy .
__ADS_1
"Sudah dong."
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰