
Pada saat itu Sindy bertekad untuk mengantar buket bersama dengan marsa, dan terburu-buru mengerjakan buket orderannya sendirian.
Sebelum memulai nya, ia harus mencari uang untuk buket dengan jumlah yang lumayan banyak sesuai pesanan.
Kebetulan Sindy takut ingin mengendarai sepeda motor untuk keluar, terpaksa ia harus menunggu Jack pulang istirahat kerja untuk pergi menukar uang.
Karena ia sendiri sangat paham dengan keadaan Najwa yang sedang sibuk dengan tugas nya.
Dulu sewaktu kuliah, Sindy juga merasakan apa yang di rasakan Najwa. Capek nya, pusing nya, lapar nya, mager nya, sulit nya selagi bekerja.
Itu sebabnya sebelum mengambil keputusan ia selalu bertanya dengan Najwa jika berhubungan dengan pengantaran.
"Sayang, nanti pulang istirahat kerja, tolong tukar uang dulu ya ke pasar dekat toko biasa kita belanja, soalnya ada yang pesan buket tapi Najwa sedang sibuk dan ngak bisa di ganggu dan kebetulan buket nya minta di antar sore ini." pinta Sindy mengatakan dengan jujur.
"Sibuk kenapa?." Jack tidak mengetahui kalau Najwa banyak mengerjakan tugas teman-temannya juga, itu sebab nya ia sangat sibuk dan tidak bisa keluar kamar.
"Sibuk mengerjakan tugas nya lah sayang." jawab Sindy.
"Jadi siapa yang antar sayang?." tanya Jack karena biasanya yang selalu antar itu adalah Najwa.
__ADS_1
"Aku dong sayang, sama lea sama Marsa juga nanti." jawab Sindy yang sudah bertekat untuk pergi antar untuk pertama kalinya karena ia selalu bagian yg buat.
"Yakin bisa?." Jack sangat meragukan hal itu, karena ia tahu Sindy tidak pernah ikut antar buket meskipun alamat nya dekat.
"Yakin dong, harus yakin dalam mengerjakan sesuai. jangan setengah-setengah, ntar hasil nya juga setengah." ucap Sindy dengan PD nya.
Setengah jam berlalu, Sambil menunggu Jack pulang bekerja, Sindy menidurkan lea yang kebetulan jam tidur nya.
"Aaa mak. eee eee eee." Lea mulai merengek menangis karena sudah merasa ngantuk.
"Mau bobo ya Nak?." tanya Sindy.
Lea mengangguk ketika Sindy bertanya apakah ia sedang ngantuk.
"Oke." jawab Lea sambil mengangkat tangan telunjuk nya.
Tidak lama setelah itu, Lea pun tertidur sambil menyusu kepada ibunya.
Setelah Lea melepaskan mulut nya dari tubuh ibu nya, barulah Sindy keluar kamar untuk mengambil perlengkapan dalam pembuatan buket nya.
__ADS_1
Saat mengambil barang di kios, Tiba-tiba Jack datang dan langsung menghampiri acara nya.
"Sudah di tukar apa belum sayang?." tanya Jack ketika baru saja sampai rumah.
"Belum lah sayang, kan mau tunggu kamu pulang dulu, kamu saja yang pergi, kamu kan laju bawa motornya.
" Baiklah, aku ganti pakaian dulu ya." Jack bergegas mengganti pakaiannya.
"Mana uang nya sayang?." tanya Jack yang sudah selesai mengganti pakaian nya.
"Bentar ya, aku ambil dulu." ucap Sindy dan langsung ke kamar mengambil uang nya.
Sindy sangat terburu-buru karena ia takut jika Lea akan bangun sebelum semua nya selesai.
"Ini sayang uang nya." ucap Jack sambil menyerahkan nya kepada Sindy.
"Terimakasih ya sayang." ucap Sindy kepada Jack.
"Sama-sama sayang."
__ADS_1
Tanpa menunggu lama, Sindy langsung mengerjakan pesanan buket nya.
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰