My Sweet Baby

My Sweet Baby
Episode 81


__ADS_3

Setelah mendapat orderan yang pertama, membuat Sindy merasa bahagia dan akan melanjutkan Bisnis ini.


"Alhamdulillah ini adalah awal yang baik. Besok kita ready kan lagi buket nya." ucap Sondy kepada Najwa.


"Aa siap. Seru juga bisnis ini maklong." jawab Najwa yang juga merasa bahagia mendapat orderan.


"Iya, sepertinya ini sangat menjanjikan di banding kemarin, meskipun banyak saingan, ya tidak apa, semoga rezeki kita di bukakan melalui bisnis ini." ucap Sindy lagi.


"Aamiin." jawab Najwa.


"Sudah ada yang beli ya itu nya?." tanya ibu mertuanya.


"Itu apa nek?." tanya Najwa yang merasa pertanyaan nenek nya kurang jelas.


"Itu yang kalian buat kemarin." jawab Nenek Najwa.


"Oh buket maksudnya? sudah Nek, besok di ambil sendiri ke sini." ucap Najwa kepada ibu mertua Sindy.


"Orang mana yang pesan?." tanya Nenek najwa lagi.


"Katakan orang sini juga, jadi dia yang ambil sendiri." jawab najwa.


"Aa mak, ntak." ucap lea sambil menunjuk ke atas meja yang sangat susah ia gapai.

__ADS_1


"Mau apa lea? mau ini lagi?." tanya sindy sambil melihatkan snack sisa buket mereka.


Lea mengangguk dan berlari ke ruang depan televisi, untuk di bukakan snack yang ia mau itu.


"Lari dia setelah dapat yang ia mau ya, langsung duduk lagi 😄." ucap Nenek nya.


"Pintar lea ya." saut kakek nya juga.


"Pintar memang tapi sedikit manja lea nih." saut Sindy juga.


"Mana dia yang manja, biar nenek pukul ****** nya ya." ucap Ibu mertua Sindy.


"Ni snack nya nih." ucap Sindy sambil menyerahkan snack yang lea mau.


"Maklong." teriak Najwa lagi.


"Ada yang mau pesan nih maklong, seperti ini bisa ngak?." tanya Najwa sambil menunjukkan foto yang pelanggan kedua kirim kepada nya.


"Mana?." tanya Sindy.


"Ini." ucap Najwa sambil menunjukan foto tersebut kepada Sindy.


"Oh bisa-bisa. Untuk kapan?." tanya Sindy lagi.

__ADS_1


"Besok maklong, bisa kan?. soalnya Najwa ngak bisa bantu, Najwa ada tugas." jawab najwa.


"Oke siap, nanti maklong buat." Sindy menyanggupi orderan yang kedua sesuai request dari pelanggan nya.


Seiring berjalannya waktu, hari demi hari mereka selalu di sibukan dengan pesanan buket.


Salah satu yang membuat Sindy senang adalah membuat buket, selain ia bisa berkreasi ia juga bisa menambah ilmu dan wawasan melalui usaha buket ini.


"Haa.. lea pun ikut-ikut berantakin juga." ucap Ibu mertuanya ketika semua keperluan buket berserakan di ruang tamu Ibu mertuanya.


Sindy hanya terdiam mendengar perkataan Ibu mertuanya yang membuatnya tidak enak karena beratakin seisi ruang tamu, meskipun nantinya akan di kemas.


Batin Sindy, "Ya beginilah nasib orang yang hanya numpang makan, tidur dan tinggal. Coba saja aku bisa tinggal di rumah sendiri.


Setelah 1 bulan ke depan, Sindy menghitung pendapan yang mereka peroleh, meskipun tidak banyak tetapi ia mengumpulkan sedikit-sedikit dan berniat uang nya akan ia kumpulkan untuk membeli rumah.


"Najwa, ini penghasilan kita selama 1 bulan, ini untuk najwa." Sindy memberikan hasil kerja mereka berdua agar Najwa lebih semangat membantu usaha nya.


"Wah, segini untuk Najwa ya?." tanya nya tidak percaya.


"Iya, ini ambil." sambil menyerahkan kepada Najwa .


"Terimakasih maklong." ucap nya bergembira.

__ADS_1


"Iya, sama-sama Najwa.


Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰


__ADS_2