
Sebelum memikirkan pulang ke rumah mertua, alangkah lebih baik nya untuk menghibur diri sendiri dengan cara berlibur meskipun hanya ke pantai.
Membuat otak lebih fresh ketika kembali dengan aktivitas nya.
"Selamat datang pantai, aduh.. air nya biru banget. Rindu nya. Rasanya sudah lama banget ngak ke pantai yang." sungguh sangat senang Sindy saat itu ketika baru melihat pantai dari jarak jauh.
"Iya, kan sekarang sudah sampai sayang, nikmati lah sepuas nya." ucap jack memberi ruang kepada Sindy untuk lebih bahagia dengan berlibur.
"Harus itu, karena ini moment yang sangat susah di dapatkan." jawab Sindy.
Sindy mengepangkan kedua tangan nya ke arah kiri dan kanan pertanda kalau sindy sangat menikmatinya.
"Mau santai di mana kita sekarang? semua tempat penuh oleh pengunjung nih?." jack kebingungan mencari tempat berteduh.
"Kita keliling dulu saja sayang, sambil cari, mungkin ada yang kosong." jawab Sindy sambil mengajak jack keliling lokasi pantai terlebih dahulu.
"Oke siap." sambil melihat kiri dan kanan, jack mengelilingi bukit yang ada di sekitaran pantai.
"Sayang, semua penuh, cuma ada 1 warung saja yang tersisa, lagi ngak ada orang sih, apa kita ke situ saja sayang?." tanya Sindy.
"Oh ya sudah, di situ saja, kita makan di situ saja nanti." jawab jack dan langsung menghampiri warung tersebut.
"Tapi ngak ada tempat parkir nya, tidak apa lah sepeda motor berjemur bentar sayang." ucap jack lagi.
"Iya tidak apa." jawab Sindy santai.
Setelah memarkirkan sepeda motor mereka izin duduk di warung tersebut dan memesan minuman agar tidak terlalu menyakiti perasaan si penjual jika untuk berteduh saja.
"Kak, kami duduk di sini ya." ucap jack meminta izin kepada penjualnya.
__ADS_1
"Iya iya silahkan." jawab kakak penjual sambil tersenyum.
"Sayang, pesan minum lah." ucap Sindy dengan pelan.
"Iya, mau minum apa?." tanya jack sebelum memesan.
"Es teh sama es kelapa Yang, kamu mau es kelapa Yang?." tanya Sindy kembali.
"Mau dong."
"Kak, es kelapa 2, es teh nya 1 dan mineral botol nya 1 ya kak." ucap jack kepada kakak yang menjual di warung tersebut.
"Oke." jawab kakak itu.
Sambil menunggu sebentar, jack memandangi pengunjung yang sangat ramai ke pantai tersebut pada hari itu, yang memang hari weekend nya orang kantoran.
"Iya terimakasih." jawab Sindy tersenyum.
"Kak." panggil Sindy yang ingin izin makan di warung itu tetapi ia tidak membeli makanan di warung nya.
"iya." jawab kakak penjual itu.
"Apa kami boleh makan bekalan kami di sini?." tanya Sindy kepada kakak itu.
"Oh iya boleh boleh kak, silahkan." jawab nya tersenyum mengizin kan Sindy dan suami makan di warung nya meskipun mereka hanya pesan minuman saja.
"Terimakasih ya kak." saut jack menyusul.
"Iya sama-sama."
__ADS_1
Kemudian kakak itu meninggalkan Sindy dan jack ke dalam ruangan khusus, dan membiarkan Sindy makan di tempat nya.
"Sayang, kamu duluan saja yang makan!." ucap jack kepada Sindy.
"Tidak sayang, kamu saja duluan, soalnya aku mau dahulukan Lea dulu, biar ngak masuk angin." jawab Sindy sambil menyiapkan makan siang untuk suami dan anaknya.
Ketika Sindy mau menyiapkan Lea makan siang, Tiba-tiba Lea menolak dan tidak mau makan saat itu, Sindy berusaha agar Lea makan meskipun hanya sedikit.
Tetapi tetap saja Lea menolak, terpaksa Sindy memberikan nya snack yang ia mau saja.
"Lea ngak mau makan Yang." ucap Sindy kepada jack yang saat itu sedang makan siang.
"Mau gimana lagi sayang, kita ngak mungkin paksa Lea kalau dia tidak mau, biar saja lah yang penting kan Lea masih mau nyusu." jawab jack tidak terlalu memaksakan Lea, karena umur 1 tahun lebih memang kebanyakan anak susah makan.
"Iya sih, mau nyusu, tapi aku nya yang kurang puas kalau belum lihat Lea makan Yang." ucap Sindy kecewa kepada dirinya yang belum berhasil membuat Lea selera makan.
"Tapi kita ngak bisa maksa sayang, ntar juga ada waktunya, di mana Lea selera makan. Mungkin juga sekarang Lea lagi masuk angin, apa ada bekal minyak telon?." tanya jack khawatir kalau Lea masuk angin karena mereka sedang di pantai.
"Ada kok, ntar aku kasih dulu." jawab Sindy sambil mengambil minyak telon bayi yang ada di dalam tas nya.
"Sayang, habis itu kamu makan ya! aku sudah selesai." pinta jack.
"Cepat sekali? apa kamu mau nambah sayang? ambil saja punya ku, nanti sisakan saja." ucap Sindy mencoba menawarkan makanannya mumpung belum ia sentuh.
"Tidak sayang, sudah kenyang banget ini. kamu makan saja." jawab jack langsung menggapai Lea dan menggendongnya.
Karena Sindy juga sangat lapar, tanp menunggu lama ia juga makan ketika jack menggendong Lea dan membawa nya berjalan ke arah pantai tepat di depan Sindy.
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰
__ADS_1