
Keesokan harinya sindy meminta izin kepada suaminya untuk meminjam uang pribadi mereka sebagai modal buket yang di pesan oleh pelanggan baru nya.
"Sayang, hari ini aku dapat orderan buket yang sangat mahal harga nya, tapi uang buket yang ada masih kurang, jadi aku berencana mau pinjam uang kita dulu boleh ngak?." Izin sindy kepada Jack untuk menggunakan usng pribadi mereka.
"Emang nya buket apa sih sayang, kok seperti nya perlu modal besar?." tanya Jack penasaran karena tidak biasa nya mereka meminjam uang yang lain selain uang buket nya.
"Ini kali pertama orang order buket uang dengan jumlah yang sangat besar sayang, dan kalau kamu mengizinkan aku pinjam simpanan kita dulu ya sayang." pinta Sindy sekali lagi.
"Apa kamu yakin itu pesanan yang benar, karena kan banyak yang bohong-bohong." ucap Jack ragu.
"Ya bener lah sayang, masa' iya bohong. Dan kalau pun itu pesanan bohongan, uang nya kan bisa kita ambil lagi, toh buket nya tidak di serahkan duluan." jawab Sindy sambil tersenyum.
"Iya juga sih. Ya sudah kamu pinjam saja, aku ngak keberatan kok." ucap Jack akhirnya menyetujui nya.
"Terimakasih ya sayang, sekarang aku mau ambil dulu, soalnya secepatnya harus di tukar di toko terdekat." jawab Sindy langsung ke kamar untuk mengambil uang yang masih ia simpan di dompet.
__ADS_1
"Iya sama-sama. Aku mau berangkat kerja dulu ya." pamit Jack kepada Sindy.
"Lea, ayah berangkat dulu ya sayang, lea yang pinter ya sama mak di rumah." pamit Jack kepada lea juga sambil mengelus kepada lea.
"Sayang, tunggu dulu sebentar!." ucap Sindy langsung menghampiri Jack.
"Ada apa sayang?." tanya Jack sambil menoleh ke belakang.
Sambil menggapai tangan Jack, Sindy langsung mencium tangan Jack untuk bersalaman.
"Ya biar terlihat romantis aja, dan semoga dosa kamu berguguran ya! kalau setiap hari mau bekerja itu salam sama istri dan satu lagi, jangan lupa tuh di kecup kening istrinya." Jawab Sindy sambil tertawa kepada Jack.
"Uuueeek." ucap Jack berlagak ilfil padahal ia senang, ternyata hal kecil seperti itu membuat sindy sangat bahagia dan Jack baru menyadarinya.
"Ih, sombong sekali, aku bilang nya bener loh, kok kamu jawab nya uuuek sih." jawab Sindy.
__ADS_1
"Iya iya maaf ya sayang." ucap Jack dan langsung pergi bekerja.
Setelah Jack berangkat, sindy langsung mempersiapkan buket yang akan mereka buat.
"Naj, ayo kita tukar uang nya dulu, ini masih banyak yang kotor dan ngak sesuai." ucap Sindy
"Ada pesanan bujet ya maklong?." tanya Najwa yang baru saja melihat sosmed nya.
"Iya ada tuh. kamu pergi tukar uang nya dan kalau bisa jangan lama-lama ya Naj." pinta Sindy kepada Najwa.
"Oke deh." dengan cepat Najwa pergi secara diam-diam dari Lea yang selalu ingin ikut kalau ada yang bepergian.
Setelah selesai menukarkan uang nya, Najwa langsung membantu Sindy dalam pembuatan nya.
"Mari kita buat!." ucap Najwa ketika sudah selesai menukarkan uang nya untuk segera di jadikan buket
__ADS_1
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰