
Keesokan harinya, kesedihan datang kepada Sindy.
"Awal nya Nenek mandi Nak." ucap Sindy.
"Iya lah, Nenek kan mau pulang, sini gendong Nenek dulu ya." saut ibunya dan mengangkat Lea di kasur tidur.
Sindy tersentuh melihat ibunya menggendong Lea, untungnya ia masih bisa menahan air matanya.
Dan ini adalah kali terakhir mandi dan di pasangkan pempers untuk nya bersama ibu sendiri.
"Cium dulu lah, kan Nenek mau pulang sekarang." pamit ibunya.
"Nanti ke sini lagi ya bu, jenguk kami di sini." Pinta Sindy.
"Nanti lah kalau sudah saat nya potong rambut, nanti kakek juga ke sini lihat Lea ya." ucap Ibu sambil memandang Lea cucunya.
"Sudah siap ya bu?." tanya Jack yang baru selesai mandi.
"Sudah, he." jawab Ibu sambil tersenyum.
"Bentar ya bu, saya ganti pakaian dulu." ucap Jack.
Kemudian mertuanya datang, dan meminta besannya untuk sarapan terlebih dahulu, sebelum ia berangkat.
"Mak Long, sarapan dulu ya, biar perut ngak kosong." pinta Besan nya.
"Oh iya bu, sebentar." jawab Ibu Sindy yang masih memagang Lea.
"Sin, Ibu sarapan dulu ya sebentar." pamit ibu dan langsung menuju dapur.
"Iya bu, ibu kan belum sarapan, jadi sarapan dulu lah, biar ngak masik angin.
Ibu Sindy langsung kedapur untuk sarapan pagi.
Setelah selesai ibu Sindy bersiap dan mengeluarkan tas pakaiannya ke depan pintu rumah.
" Jangan jera ke sini ya bu, nanti datang lagi." pinta Mertua Sindy.
"Iya, tidak jera, ayo lah main ke rumah juga!." ajak ibu Sindy kepada mertuanya.
"Nantilah kalau ada kesempatan kami main nya." jawab Mertua.
"Iya bu, di tunggu kedatangan nya nanti bu." ucap Ibu Sindy dan langsung berangkat.
Kemudian setelah mengantar Ibu Sindi, mertuanya masuk dan menghampiri Sindy yang sedang berkaca-kaca.
"Kenapa Sin?." tanya Ibu Mertuanya.
"Tidak bu." jawab Sindy.
"Seperti nya sedang menangis, jangan sedih. kami kan ada di sini." ucap Mertuanya sambil tersenyum.
__ADS_1
"Tidak bu, hanya kelilipan." jawab Sindy beralasan.
"Sudah jangan sedih." semakin Mertua nya bicara begitu, semakin terasa menyedihkan bagi Sindy.
Kemudian mertuanya pergi meninggalkan kamar Sindy, dan memberinya ruang untuk menenangkan perasaannya yang sedang sedih di tinggal Ibu nya dalam keadaan setelah melahirkan.
Beberapa jam kemudian, jack datang setelah mengantar ibunya di dermaga dan melihat mata Sindy sudah sembab.
"Ada apa sayang, kamu nangis?." tanya jack.
Baru di tanya begitu, Sindy sudah meneteskan air mata.
"Ada apa sayang? apa yang membuat mu sedih begini? apa karena Ibu pulang hari ini?." tanya nya lagi.
"Aku sedih." jawab Sindy sambil menangis lagi karena di tanya.
"Iya, sedih kenapa? cerita saja sayang jangan di pendam, ngak bagus untuk asi nya nanti." ucap jack mengingatkan.
"Ibu ku pulang, nanti kalau mau bantu mandi dan sebagai nya siapa?." sambil menangis lagi tanpa sadar ia sudah bersuami dan yang akan selalu di samping nya.
"Ya ampun sayang, aku kan ada, aku yang akan membantu semua kebutuhanmu, jadi jangan sedih lagi ya! kamu tinggal bilang mau apa, akan aku lakukan." jawab jack sambil tersenyum untuk menyemangati Sindy.
Jack merangkul Sindy untuk menenangkan nya, Sindy masih meneteskan air mata ketika di rangkul jack.
"Sudahlah." sambil mengusap kepalanya.
Seketika Sindy terdiam dan merasa lega, ia memandang wajah Azalea kembali.
2 bulan kemudian...
Tibalah acara potong rambut yang di selenggarakan di rumah mertuanya.
"Bu nanti ketika acara, ibu nginap ya bu." pinta Sindy via telpon.
"Insya Allah ibu akan nginap, kalau tidak ada halangan." jawab ibunya via telpon.
"Harus pokoknya bu, apa ibu tidak ingin memandikan Azalea lagi?." tanya Sindy.
Karena sebelum nya di saat umur 4 hari sampai 7 hari, si ibu yang memandikan Azalea, tetapi setelah itu mertuanya yang melanjutkan untuk memandikan nya.
Sindy sendiri tidak berani untuk mandikan bayinya, karena baru anak pertama dan badan si bayi masih sangat lembut sekali, itu yang membuat Sindy tidak memandikan nya.
Sampai saatnya acara potong rambut bayi, Ibu, ayah, kakak dan adik adik Sindy datang di acara tersebut.
Sindy sangat bergembira karena keluarga kandungnya semua hadir di acara tersebut.
H-1 ibu Sindy di jemput jack lagi di dermaga dengan membawa 20kg beras dan membawa 2 ekor ayam yang sudah di bersihkan.
"banyak sekali bu bawa berasnya?." tanya jack ketika melihat ibu keluar dari motor air tersebut.
"Ngak apa, mungkin nanti di perlukan." jawab Mertua jack itu.
__ADS_1
"Lalu ini Kantong apa lagi bu?." tanya jack lagi karena melihat Mertua nya menjinjing kantong kresek berukuran 5 kg.
"Ini ayam, ada titipan dari kakek mu juga ni." jawab nya.
"Ya ampun bu, ngapain bawa lagi sih, padahal tidak perlu bawa juga ngak masalah." ucap jack tidak enak.
"Ngak apa lah, sekali-kali kan ada acara seperti ini, mumpung ibu bisa pergi juga ni." jawab Mertua nya.
"Tapi makasih ya bu." jack sangat berterimakasih karena mertua nya bisa hadir dan membawakan begitu banyak beras.
"Iya sama-sama."
Merekapun segera pulang dan ketika sampai rumah, ibu jack juga kaget karena besannya membawa beras yang sangat banyak.
Beberapa jam kemudian....
"Assalamualaikum." Sambil menyerahkan sekantong ayam dan beras yang di angkat jack.
"Waalaikum salam. Apa ini?." tanya mertua Sindy
"Ayam." jawabnya.
"Ya ampun banyak nya. Tidak perlu bawa juga tidak apa bu." ucap Mertua Sindy.
"Tidak apa bu." jawab besannya lagi.
"Terimakasih. Sindy ada di kamar bu, langsung simpan tas nya di kamar saja bu." ucap mertuanya lagi.
"iya sama-sama bu." Ibu Sindy langsung menghampiri Sindy.
Sreeekk... . Ibu Sindy membuka pintu kamar.
"Eh ibu sudah sampai. Sini bu duduk dulu." ucap Sindy.
"Sudah mulai berubah wajah nya Lea ya, dulu waktu ibu ke sini beda." ucap Ibunya.
"Iya ya bu, beda dari waktu ia lahir. mirip siapa ya kira-kira Lea nanti." pikir Sindy.
"Mirip dua-dua nya lah ya." saut ibunya.
"Eh ibu keluar dulu ya, bantu-bantu orang di luar."
"Oh iya bu, tapi kan ibu baru sampai sekarang. apa sebaiknya ibu istirahat dulu. nanti baru bantu bu." saran Sindy.
"Eh jangan, ini kan masih pagi, masih terlalu pagi untuk istirahat Sin." jawab Ibu Sindy.
"Baiklah kalau ibu bilang begitu." ucap Sindy.
Ibunya pun pergi ke dapur untuk bantu orang-orang yang sudah di rumah Sondy untuk bantu-bantu untuk acara besok.
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰
__ADS_1