My Sweet Baby

My Sweet Baby
Episode 142


__ADS_3

Sindy sempat bingung dengan pertanyaan marsa. meskipun pertanyaannya tidak sulit untuk di jawab, tetapi itu membuat Sindy berpikir aneh tentang najwa yang beberapa hari lalu memang tidak baik-baik saja.


"oh itu, di antar ketika resepsi sudah di mulai, yaitu waktu kedua mempelai sudah berada di pelaminan, pokok nya kamu mandi saja dulu." jawab Sindy.


Batin Sindy, "ini sangat aneh, kenapa harus marsa yang nanya aku, padahal kalau najwa malas keluar kamar, kan ia bisa panggil aku dari kamar, atau mungkin bisa telpon /chat, kan dia punya nomor aku."


Sindy sangat bingung dan bertanya-tanya tentang kemarahan apa yang sedang di pendam najwa kepada nya.


Akhirnya Sindy kembali menghampiri ibu mertua nya, dan bertanya kepada ibu mertua nya.


"Bu, ibu di tegur ngak sih selama beberapa hari ini oleh najwa?." tanya Sindy langsung kepada ibu mertuanya.


"Ngak, emang nya kenapa?." tanya ibu mertuanya.


"tanya saja bu, barang kali ibu ditegur najwa." jawab Sindy kepda ibu mertua nya.


"Tidak, dia itu memang begitu, kalau sudah sibuk di kamar nya, ya pasti karena tugas dan itu memang selalu cemberut dan tidak mau bicara." ucap Ibu mertuanya


" Tapi kok lama sekali ya, dari 2 hari yang lalu loh najwa begitu, pokok nya dari kemarin setelah di minta antar buket nya itu, ya kan?." tanya Sindy lagi.

__ADS_1


Sindy sangat kebingungan dengan sikap najwa kepada nya. yang tidak bisa tersenyum apalagi mengajak Sindy untuk berbicara.


Setelah beberapa jam menunggu Jack pulang, Sindy mencoba mencari cara untuk bicara ketika akan pergi belanja bersama Jack.


"Assalamualaikum." ucap Jack ketika baru sampai di depan pintu.


"Waalaikum salam." jawab Sindy dan menghampirinya lalu Sindy membawakan tas milik Jack untuk di simpan ke dalam kamar.


"Mau pergi jam berapa belanja nya sayang?." tanya Jack ketika di sambut oleh Sindy saat itu.


"Duduk dulu sayang, ini aku ada buat air kopi untuk kamu, di minum dulu ya." pinta Sindy.


"Iya sama-sama." jawab Sindy.


Setelah Jack menikmati segelas kopi yang di buat oleh Sindy, barulah mereka pergi belanja seperti yang Sindy minta kepada nya.


"Sayang, aku sudah selesai minum, ayo kita berangkat sekarang!." ajak Jack langsung tanpa menunggu lama.


"Ayo." jawab Sindy.

__ADS_1


"Ayah.. pagii." saut lea sambil mengejar ayah nya dan berhenti tepat di depan pintu rumah.


"Iya iya sayang, tenang saja, Lea tetap ikut kok." ucap Jack sambil menggendong lea menuju rak sendal dan sepatu.


"Ini pakai sendal dulu sayang." pinta Jack kepada lea.


"Ndak." jawab lea menolak pemintaannya.


"Loh kenapa ngak mau, kan mau pergi. kalau ngak mau pakai, lea tinggal saja ya." ucap Jack berpura-pura tidak akan membawa nya.


"Ndak." jawab lea tetap sama.


"Lea sayang, di pakai dulu sendal nya, tu ada ulat tu kalau ngak pakai sendal." ucap Sindy sambil meletakkan sendal di hadapan lea.


Akhirnya lea mau memakai sendal yang di berikan kepada nya, tetapi lea meminta untuk berdiri saat di bawa pergi.


Posisi berdiri tepat di depan ayah nya. dan untung nya sepeda motor Jack dan Sindy itu metic, jadi nya gampang jika posisi lea berdiri.


Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰

__ADS_1


__ADS_2