
Setiap kali meniup lilin lea selalu bilang hbd, saking senang nya ia selalu menari setiap meniup lilin.
"Mak agik." ucap lea ingin meniup lilin nya kembali.
"aduh sayang, tambah lama pekerjaan mak nak, jangan di tiup dulu ya, mak mau ngelem ini dulu oke." ucap sindy meminta agar lea tidak meniup lilin nya berkali-kali.
"Ndak." jawab lea.
"alahai, tambah lama pekerjaan mak selesai nih sayang, nonton saja ya. mau?." tanya sindy mencoba merayu lea agar tidak mengganggu mu.
"Oton. upin umana." ucap lea menerima tawaran ibu nya untuk menonton youtube di HP sindy.
"Oke nonton upin umana ya!." ucap sindy sekali lagi.
"Oke." jawab lea sambil menggerakan telunjuk nya sebagai tanda kalau ia menyetujui nya.
"Oke, anak pintar." dengan cepat sindy memberikan HP yang sudah ia nyalakan, ia terpaksa memberikan HP nya agar lea tidak mengganggu pekerjaan nya.
Setelah memberikan kepuasan lea menonton, sindy dengan cepat menyelesaikan perbuketannya.
Tidak lama setelah itu, najwa keluar dari kamarnya dan melihat sindy sudah membuat semua kerangka buket nya, kemudian ia menghampiri sindy karena penasaran.
"Pesanan semua ya maklong?." tanya najwa ketika menghampiri sindy.
__ADS_1
"Ia, kamu sibuk ya naj?." tanya sindy kepada najwa.
"Tidak.hari ini najwa ngak pengen kerjakan tugas, mumet." jawab najwa .
"Oh kalau ngak sibuk, tolong maklong selesaikan perbuketan ini ya! karena nanti mau di ambil sekitar jam 5 sore begitu." ucap sindy memberitahu kepada najwa.
"Oh iya bisa, tapi najwa mau keluar sebentar, nanti pulang najwa bantuin." jawab najwa kepada sindy.
"Oke."
Sambil menunggu najwa pulang, sindy sudah menyelesaikan 4 buah buket tetapi belum di pasang tali pita nya.
Ketika najwa sampai rumah, ia langsung membantu sindy, dan melepas pakaian juga sesempat-sempatnya.
"Terserah saja, asal jangan warna hitam ya. takut nanti ada yang pesen minta warna hitam kertas nya. lagi pula tadi mereka ngak request kertas kok." jawab sindy.
"Oke deh, terserah ya." ucap najwa sekali lagi.
"Iya. maklong mau makan dulu ya. nanti kalau bagian finish nya susah, biar maklong yang selesai kan." ucap sindy.
"Iya maklong, nanti maklong bagian finish nya saja, najwa bagian awal nya saja ya." pinta najwa setelah sindy mengatakannya.
"Iya iya."
__ADS_1
Sindy merasa antara lapar dan tidak lapar, tetapi ia harus makan agar tidak masuk angin.
Saat ia makan, ia merasa khawatir jika ia makan terlalu lama, makan akan membuang waktu nya untuk menyelesaikan pesanan nya.
Dengan cepat ia menelan makanan nya, dan saat itu ia merasa keselek.
"Aduh." ucap sindy dan beranjak mengambil minuman.
Setelah selesai, sindy langsung duduk di posisi awal ia duduk saat menyelesaikan perbuketannya.
"Sudah selesai ya maklong makan?." tanya Najwa.
"Sudah. kenapa memangnya?." tanya sindy kembali.
"Sudah kenyang, sebenarnya maklong makan itu antara lapar dan tidak sih makanya cepat dari biasa nya hee." jawab sindy.
"Pantesan, tidak seperti biasanya, biasa nya juga lama makannya. beda dengan hari ini, yang sangat cepat dari biasa nya." ucap najwa menyadari kebiasaan sindy.
"Memang biasa nya lama ya?." tanya sindy penasaran, karena ia sendiri merasa biasa-biasa saja.
"Iya lah." jawab najwa spontan.
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰
__ADS_1