My Sweet Baby

My Sweet Baby
Episode 95


__ADS_3

Setelah mengakhiri pembicaraannya dengan tisa via telpon, Tiba-tiba ibu mertuanya bertanya dengan siapa ia bicara.


"Siapa yang telpon Sin?." tanya ibu mertuanya yang selalu penasaran dengan yang ia lakukan.


"Tisa bu, teman waktu masih sekolah." jawab Sindy.


"Tisa yang mana ya?." tanya ibu mertua Sindy kembali.


"Tisa bestie nya bu, yang sampai sekarang masih komunikasi." saut Jack kepada ibunya.


"Emang yang lain ngak pernah telponan." ucap Ibu nya lagi.


"Pernah, tapi tidak sering dan tidak sedekat itu." saut Sindy juga.


"Oh begitu. Tisa yang rumah nya di seberang rumah ibu mu ya Sin?." jawab ibu mertua nya dan sekaligus bertanya kembali.


"Bukan bu, Tisa rumah nya agak jauh dari rumah ibu. tapi sering main ke rumah." jawab Sindy.


"Oh yang kemarin kamu bilang dia mendadak ya menikah nya, jadi duluan dia dari kalian jadwal nikahnya?." tanya Ibu mertua Sindy mengingatkan.


"Iya, itu dia, ibu masih ingat wajah tisa?." tanya Sindy kepada mertuanya yang selalu kepo setiap Sindy melakukan apapun.

__ADS_1


"Lupa, yang mana ya, ibu ngak ingat." jawab ibu nya ternyata lupa dengan wajah tisa teman Sindy, karena hanya 1 kali bertemu.


"Ini loh bu tisa, sekarang tinggal bersama dengan suami nya, jadi jarang pulang ke rumah ibu nya karena jauh." ucap Sindy sambil menunjukkan wajah tisa yang ada di HP Sindy.


"Oh itu, iya iya, ibu baru ingat, ibu kira tisa yang fotoin kalian ketika nikah kemarin." jawab ibu mertua Sindy.


"Bukan bu, itu beda lagi, kalau itu tampaknya sombong deh, ya kan sayang?." saut Jack mendengar jawaban ibunya.


"O ya, sombong ya?." tanya Sindy pemasaran kenapa javk bisa berkata seperti itu.


"Iya, di lihat dari bicara nya, agak tinggi, kalau di ajak bercanda agak susah ya, beda sama tisa." Jack mengatakan unek-unek nya di depan ibu nya.


"Teman Sindy yang fotokan kami nikah itu bu, kalau bicara agak tinggi, susah juga sih ya kalau berteman dengan orang yang tidak selevel begitu." jawab Jack.


Sindy hanya tersenyum saja, terdiam dan tidak ingin memperpanjang masalah sifat seseorang di depan mertuanya.


"Lea ngapain tuh." Sindy menghampiri lea agar ibu nya berhenti bertanya.


"Nyak." ucap lea sambil menyerahkan beberapa mainan kepada ibunya.


"Terimakasih sayang." ucap Sindy dan mengambil mainan yang di serahkan oleh kea kepada nya.

__ADS_1


"Yey.. " Lea gembira karena ibunya mau mengambil mainan yang di berikan nya.


"Haaa ngapain tuh." ucap Jack juga yang menghampiri Lea dan Sindy.


"Jangan terlalu di ganggu, nanti dia risih sayang." pinta Sindy.


"Ngak nganggu kok." jawab Jack.


"Lea kita sikat giginya dulu ya, biar bisa langsung tidur nantinya." ucap Sindy kepada Lea.


Tetapi Lea berlari keluar kamar, tidak mau di sikatkan oleh Sindy.


"Hey.. mau kemana?." ucap Sindy sambil mengejar Lea.


"Ndak. aamak." ucap Lea mencoba merayu Sindy.


"Kenapa sayang? sini ya sikat dulu giginya." rayu Sindy kepada Lea.


Lea lagi-Lagi menolak dan berlari karena tidak mau di sikat giginya.


Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰

__ADS_1


__ADS_2