My Sweet Baby

My Sweet Baby
Episode 165


__ADS_3

Sindy heran kenapa ayah mertuanya menyesal memarahi najwa, padahal semua itu wajar terjadi, tidak selama nya seseorang akan bisa menahan emosi nya.


"Kenapa menyesal yah? ." tanya sindy ketika mendengar pernyataan ibu nya yang saat itu juga ada ayah nya.


"Iya, ayah merasa menyesal, karena ayah sendiri tidak pernah marah dan semarah ini kepada nya." ucap ayah mertua nya.


"Sebenar nya itu sih wajar menurut sindy, itu semua untuk memberi peringatan kepada nya, untuk kedepan nya jangan seperti itu lagi, dan sesekali pun ayah dan ibu yang dari kecil menjaga nya boleh marah kalau ia salah, dengan tujuan membuat dia jera. ya kan bu, yah?." tanya sindy setelah memberi pendapat kepada ibu dan ayah mertua nya.


"Iya sebenarnya sih wajar, karena memang dia salah. tapi ayah saja yang merasa menyesal karena telah marah kepada nya." jawab ayah mertua sindy.


"Jangan terlalu khawatir yah, najwa bersikap seperti itu karena dia belum bisa menyesuaikan kondisi yang dia alami, apa lagi ia selalu di sibukan dengan tugas dan komputer, otak nya najwa itu sedang lelah tetapi ia selalu memaksakan bahwa ia bisa. ia memang bisa tapi ia sebenarnya butuh istirahat juga." ucap sindy.

__ADS_1


"Iya kamu benar, najwa memang lelah dan otak nya stres karena tugas yang ia terima." jawab ayah mertua nya.


"Itu lah, terlalu pintar, sampai-sampai membagi waktu istirahat saja tidak bisa." ucap nenek nya.


"Mungkin ia butuh uang banyak untuk keperluannya bu, biarkan saja dulu. kita melarang juga percuma kalau dia masih dengan pendiriannya." saut sindy lagi.


"Iya biarkan saja." jawab kakeknya lagi.


Kemudian kakek najwa meninggalkan sindy dan nenek nya di dapur, ia sempat merenungi bagaimana perasaan nya dan najwa setelah ia bentak sekeras itu.


"Ada apa ayah, kenapa ayah termenung jauh?." tanya sindy ketika akan ke ruang tamu dan melewati ayah mertua nya di ruang tengah.

__ADS_1


"Tidak, ayah hanya khawatir dengan najwa , ia sampai kabur karena ayah bentak seperti itu." jawab ayah mertua nya.


"Sudahlah ayah, jangan khawatir, ia sudah lebih dari 17 tahun ayah, ia pasti akan mengerti kenapa ayah sampai semarah itu." saut Jack.


"Iya, ayah hanya khawatir karena najwa tidak pernah di marahi seperti itu, apalagi sampai membuat ia pergi dari rumah ini." jawab ayah mertua sindy.


"Mau kemana pun dia lari, pasti tidak akan jauh ayah, pasti sekitaran kampus nya, ke rumah orang tua nya sendiri saja dia tidak mau. Ujung-ujung nya juga pulang ke sini kan?." ucap Jack yang mengerti sifat manja najwa masih melekat meskipun saat itu ia sedang marah kepada kakek dan neneknya.


"Kita lihat saja nanti, beberapa hari lagi ayah dan ibu nya mau ke sini kan? mau tidak mau dia juga pulang lagi ke sini." ucap Ibu mertua sindy.


"Iya, kalau tidak pulang bagaimana bu?." tanya sindy.

__ADS_1


"Kalau tidak pulang, memang keterlaluan najwa itu, dan pasti habis ia di marah oleh ayah nya, tapi nanti kita jangan ada yang membahas soal kejadian ini. biar kan saja semua berlalu. anggap tidak terjadi apa-apa." pinta ibu mertua sindy.


"Baiklah bu." jawab sindy dan juga Jack.


__ADS_2