My Sweet Baby

My Sweet Baby
Episode 158


__ADS_3

Jack sempat meragukan sindy tentang kemampuannya untuk membuat buket sebanyak itu, dalam waktu yang sangat singkat itu.


"Sayang, memangnya ada berapa pesanan sih yang mau di kerjakan?." tanya Jack mulai ragu.


"Ada 12 pesanan sayang, kalau aku tidak salah dengar juga sih hehe.' jawab sindy terdengar ragu, karena baru pertama kali ia mendapat pesanan di hari itu juga dengan jumlah yang tak biasa.


" Waduh, emang bisa? apa ngak keburu." ucap Jack ragu karena ia tahu kalau sindy pasti akan di ganggu oleh lea saat bekerja.


"InsyaAllah bisa kok sayang, Allah akan membantu kita. kalau tidak selesai, ya gampang, tinggal di tawarin yang ready saja ke mereka, kalau mereka mau kan bisa mengurangi stok yang lama sayang." jawab sindy dengan mudah.


"Iya juga sih, tapi kalau ngak sanggup jangan Terima banyak-banyak sayang, atau nanti minta bantu najwa saja." pinta Jack.


"Bisa kok sayang, mereka pesan juga harga yang standar pasti mudah selesaikan nya, kalak yang besar memng ngak bisa sampai 12 buket dalam waktu setengah hari saja sayang, hm nanti deh, urusan najwa kalau dia ngak sibuk saja, pandai lah nanti dia keluar kamar melihat aku banyak kerjaan, kalau mau bantu ya silahkan, kalau tidak juga ngak masalah, aku bisa selesaikan nya pelan-pelan." jawab sindy keberatan saat Jack bilang meminta bantuan najwa.


Karena merasa sedikit tersinggung di hari-hari sebelumnya dengan sikap najwa. tapi ia tidak melarang jika nanti ia akan di bantu najwa.


"Baiklah kalau begitu." jawab Jack .


Sesampainya mereka di rumah, sindy sama sekali tidak membuang waktu untuk mengerjakan pesanan secara pelan-pelan tanpa di bantu najwa.

__ADS_1


Tetapi Jack yang melihat kerja keras sindy sendirian, merasa ingin membantu sindy.


"Sayang, ini mau di apakan?." tanya Jack sambil memegang tusuk sate yang sudah sindy siapkan.


"Kamu mau bantu aku ya sayang?." tanya sindy melihat Jack sudah memegang tusuk sate.


"Iya, mumpung aku belum berangkat kerja sayang, kalau ngak begitu nanti ngak keburu kamu nya." jawab Jack.


"Baiklah lah. Terimakasih ya sayang bantuannya." ucap sindy.


"iya sama-sama."


Di saat sedang asyik bersemedi dengan kerangka perbuketan, Tiba-tiba lea terbangun dari tidur nya.


"Iya-iya, tingalkan saja, ini aku bantu kerjakan yang aku bisa saja yang sayang." ucap jack sambil membantu pekerjaan sindy.


"Iya sayang, terimakasih ya sudah bersedia membantu pekerjaan ku." ucap sindy.


"Iya sama-sama."

__ADS_1


Setelah kurang dari 1 jam Jack membantu, tibalah saat nya ia akan masuk kerja kembali.


"Sayang, aku siap-siap kerja dulu ya, semoga nanti pekerjaan mu bisa selesai sesuai waktu yang diinginkan." harapan Jack untuk sindy.


"Iya aamiin. kamu hati-hati di jalan ya." ucap sindy yang baru saja selesai menyusui lea.


Dengan cepat ia melanjutkan pekerjaan nya, agar cepat selesai, saat itu sindy sengaja menunda makan siang nya, karena ia sedang terburu-buru untuk menyelesaikan perbuketannya.


"Sayang, jangan lupa makan ya, aku berangkat dulu!." pamit Jack dan tidak lupa mengingatkan sindy untuk makan siang.


"Iya sayang. Hati-hati di jalan." jawab nya sekali lagi.


Setelah beberapa menit Jack pergi, Tiba-tiba lea terbangun, dan untuk nya ia tidak rewel.


Tetapi ia hanya ingin mengganggu sindy bekerja.


Karena listrik di tempat sindy saat itu sedang mati, ia terpaksa menggunakan lilin untuk mengelem beberapa kotak untuk steropom nya.


"Yey.... Habede." ucap lea setelah meniup lilin yang sudah di nyalakan oleh sindy.

__ADS_1


"Haha. mulai ganggu mak ya, HBd ya sayang haha." ucap sindy sambil tertawa melihat tingkah lea yang baru saja bangun dari tidurnya.


Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰


__ADS_2