
Saat di perjalanan menuju toko perbelanjaan, Sindy sempat bercerita tentang sikap najwa kepada nya.
"Sayang, aku sudah tidak kuat dengan sikap najwa kepada ku, beberapa hari ini dia sudah tidak menegurku, lewat hanya lewat dan tidak pernah lagi mengajak lea bercanda. Biasanya kalau bangun tidur ketemu lea, pasti tu ganggu-ganggu lea." ucap Sindy singkat bercerita.
"Memang nya kenapa kok begitu?." tanya Jack.
"Ya mana aku tahu sayang, kalau aku tahu ya ngak mungkin aku tanya hal ini ke ibu dan ke kamu." jawab Sindy
"Loh kok kamu emosi sih sayang, aku kan hanya bertanya." ucap Jack.
"Ya aku ngak tahu sayang, terus nih ya, tadi najwa kan mau antar buket nya sama marsa, sebelum pergi tu marsa tanya ke aku, mau berangkat antar jam berapa, dan itu pertanyaan najwa yang minta tolong marsa tanya ke aku. Aneh ngak tu, kalau bukan marah ngak mungkin, biasa nya juga kalau dia malas keluar kamar, mau tanya chat dulu. ini tidak, malah minta marsa yang chat." ucap Sindy.
"Iya juga ya, kenapa sih najwa itu, belum pernah kena marah dia tu, kita lihat besok saja dulu bagaimana sikap nya, dan kalau masih begitu, kita akak dia bicara. Kebiasaan najwa tu." jawab Jack mulai kesal mendengar sikap najwa kepada istri nya.
"Biarin saja dulu sayang, ntar juga kembali seperti semula mood nya, kalau memang ngak ada yang di marahkan sih. tapi sayang, kalau misalnya nanti najwa ngak mau antar buket lagi, kita aja ya yang antar, biar malam deh, ngak apa ya." pinta Sindy agar Jack mau menjalankan bisnis nya agar berjalan lancar.
__ADS_1
"Iya, malam saja antar nya tunggu aku selesai kerja." jawab Jack.
" tapi sebelum antar tetap harus tanya najwa dulu, kalau mau tetap gabung bisnis sama aku, atau ia mau yang lain saja." ucap Sindy lagi.
"Kalau itu harus yang, bagaimana pun , najwa kan sudah lama bisnis dengan kamu." jawab Jack lagi
"Sayang, satu lagi, nanti kalau sudah di rumah, kamu jangan bahas-bahas soal najwa ya, aku mau lihat bagaimana reaksinya kepada aku." ucap Sindy lagi.
"Iya kamu tenang saja." jawab Jack dengan santai.
Setiba nya di rumah, Jack dan Sindy tidak melihat najwa keluar kamar, dan ia menuju dapur, ternyata Najwa sudah memasak menu kesukaan nya sendiri.
"Ya begitu lah, masih sama, keluar sih tdi bentar, tapi hanya ke kamar mandi saja." jawab Ibu mertuanya.
"Heran juga aku, kenapa sampai hari ini, sikap nya tetap sama. seperti sebelum nya." ucap Ibu mertuanya.
__ADS_1
"Biarkan saja lah bu, semoga besok sudah kembali seperti semula." jawab Sindy.
***
Keesokan harinya sikap najwa masih tidak ingin menegur sindy.
"Tuh kan masih sama." ucap Sindy sendirian.
Sambil membuat beberapa buket yang di pesan oleh pelanggannya, sindy kembali bertanya kepada ibu mertuanya.
" Bu, najwa masih seperti kemarin kah.
"Masih sin Ada apa?." tanya ibu mertuanya yang sudah terbiasa dengan sikap Sindy.
"Ngak enak aku nya bu, kalau saja ada rumah sendiri, aku yang akan pergi dari sini.
__ADS_1
" Sudah, jangan ! biarkan saja si!.
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰