
Beberapa bulan kemudian, pesanan buket Sindy dan najwa semakin banyak, sampai-sampai ia harus lembur mengerjakan nya di malam hari untuk mengejar target.
"Sayang, apa masih lama selesai nya?." tanya Jack saat melihat Sindy sibuk dengan pekerjaan nya.
Lea ke sana kemari, tidak terlalu Sindy perdulikan karena ia harus selesai sebelum waktu lea tidur.
"Mungkin sebentar lagi sayang, tolong jagain lea dulu ya, agar dia ngak mondar mandir di area ini." pinta Sindy.
"Iya paklong, lea ganggu kami ini, gimana mau cepat selesai kalau begini." saut najwa yang juga membantu Sindy menyelesaikannya.
"Iya, ini sambil paklong lihat nih, ngak ganggu kok lea, iya kan lea." ucap Jack sambil melihat pergerakan lea.
Baru saja Jack bertanya, lea mengambil salah satu perlengkapan buket Sindy dan najwa, dan memainkannya di ruang tengah, sedangkan Sindy dan najwa di ruang tamu.
"Naj, mana gunting maklong tadi, kamu ada pinjam ya?." Sindy mengira najwa mengambil gunting yang di gunakan nya sejak awal.
"ngak ada. Tadi lea ada ke sini. mungkin lea yang pinjam maklong." ucap najwa.
__ADS_1
"Hm. sayang! lea ada ambil gunting ku ngak sih? tadi di sini dekat aku, tapi sekarang kok hilang?." tanya Sindy kepada Jack.
"Apa? gunting? yaa ampun ayah ngak lihat kalau lea main gunting. jangan simpan sembarangan dong sayang, kamu kan tahu lea masih kecil, mana ia tahu kalau gunting benda tajam." Jack malah marah karena Sindy menyimpannya sembarangan.
"Loh, aku kan sedang menggunakannya, ya aku letak di lantai lah, gimana sih?. kamu yang jaga juga ngak lihat-lihat." Jack memecahkan mood Sindy yang sedang bekerja.
Untung nya itu tidak mempengaruhinya dalam bekerja, Sindy masih bisa tetap fokus untuk menyelesaikannya.
"Cepat lah selesai kan, ini lea sudah ngantuk, nanti ngamuk loh kalau bosan dia mainnya. Lanjut besok bisa kan?." pinta Jack agar najwa dan Sindy segera menyelesaikannya.
Jack terdiam mendengar perkataan Sindy.
Tiba-tiba ibu mertua nya keluar dari kamar mendengar cekcokan Sindy dan jack.
"Belum selesai kah buat nya? sudah mengantuk lea itu." ucap Ibu mertua nya karena melihat lea berguling-guling di lantai.
"Hampir selesai Nek, nenek kenapa keluar?." saut Najwa.
__ADS_1
"Mau pipis. lihat Lea aku jadi gemes. mata nya sudah ngantuk tuh Sin." ucap Ibu mertua nya.
"Iya bu sebentar, ini sedikit lagi selesai kok." Saut Sindy.
Setelah menyaut , Sindy dan najwa akhirnya selesai mengerjakan beberapa pesanan itu.
"Naj kamu yang beresin ya! maklong mau ajak lea tidur dulu." pinta Sindy.
"Oke siap maklong.?" jawab Najwa.
Setelah selesai membersihkan sisa perlengkapan, najwa kembali ke dalam kamar nya.
"Maklong Najwa sudah selesai ya. jangan ganggu najwa lagi ya." pinta Najwa karena ia ingin menyelesaikan tugas nya .
"Iya oke, yang penting buket nya sudah selesai, tinggal sedikit lagi yang belum di buat, maklong lanjut besok saja ,jadi maklong bisa selesaikan dengan tenang.
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰
__ADS_1