My Sweet Baby

My Sweet Baby
Episode 28


__ADS_3

"Sayang, aku mau pulang ke rumah ibu. Kapan kamu ada waktu?." tanya Sindy.


Sindy bosan dengan keadaan yang begitu gitu saja, ia ingin refreshing ke rumah orang tuanya.


"Mau pulang ya? Minggu depan saja ya sayang, sekarang aku lagi banyak pekerjaan, jadi harus diselesaikan secepat mungkin." pinta jack kepada Sindy.


"Mm.. baiklah." tanpa berkata banyak Sindy mengiyakan saja apa yang di katakan jack.


"Ada apa sayang kok tiba-tiba mau pulang, apa ada sesuatu yang mengganggu pikiran mu?." tanya jack berprasangka buruk terhadap Sindy.


"Ya iya lah, sudahlah sayang aku tidak mau membahas apa yang mengganggu pikiranku dan aku yakin kamu pun sudah tahu, jadi tidak perlu ku jelaskan, untuk saat ini aku butuh yang fresh saja. " jawab Sindy


"Baiklah sayang, minggu depan kita ke rumah ibu ya." jack memberikan jawaban yang membuat Sindy senang.


"Iya."


Sindy tidak memberitahu mertua nya kalau ia punya rencana mau pulang ke rumah orang tuanya.


Tapi ketika jack video call Lea dan kebetulan Sindy sedang di dapur dan ibu mertua nya yang mengangkat telpon.


"Mana Lea?." tanya jack kepada ibunya


"Ada, ini Lea sedang main sendiri." sambil mengarahkan kamera kepada Lea yang sedang duduk bermain.


"Ayah telpon nih Lea." ucap Ibu jack.


Tetapi Lea masih asyik dengan mainannya dan mengabaikan ucapan nenek dan ayahnya.


"Main apa Lea tu?." tanya jack.


"Main apa saja, habis semua mainan dikeluarkannya, di kemas lagi marah Lea." jawab ibu jack.


"Mak Lea mana bu sama kakeknya?." tanya jack lagi.


"Ada, mak kea lagi di dapur, kakek nya juga ada lagi duduk di depan." jawab ibunya.


"Ngak rewel kan Lea bu? biasa nya kalau mak Lea ngak ada, Lea selalu nangis." ucap jack mengingat semuanya.

__ADS_1


"Iya benar, kalau di dengar nya suara Sindy pasti menangis, mending diam saja mau ke dapur atau ke toilet. Sekarang lagi asyik-asyik nya main, jadi lupa sama ibunya." jawab ibu mertua Sindy.


"Iya bu, semoga Lea ngak rewel, ya sudah bu, lanjut nanti saja kalau sindy selesai." ucap jack mengakhiri video callnya.


"Oh iya, nanti tunggu Sindy saja baru video call." jawab ibu mertua Sindy.


Baru saja mereka mengakhiri video call nya, Sindy pun datang menghampiri Lea dan ibu mertuanya.


"Siapa bu?." tanya Sindy.


"Ayah Lea, barusan video call. nanti lah kalian lanjut lagi, ibu mau nonton juga nih di telpon ayah Lea, Lea aja ngak peduli ayah nya telpon. " jawab ibu mertuanya.


"Lea memang begitu bu, ngak pernah peduli dengan siapa pun tetap sama." ucap Sindy.


"Itu lah."


Sindy tidak menghiraukan untuk telpon kembali, sengaja ia tidak menelpon karena masih kecewa dengan jack tetapi jack tidak mengetahui nya.


"Ayah Lea itu senang sekali menelpon di saat jam makan dan shalat. cobalah selesaikan semua nya baru telpon. setiap hari begitu." ibu mertua Sindy marah karena jack menelpon di saat Sindy atau Lea sedang makan.


"Itulah, Asyik banget begitu." jawab mertuanya.


"Ayah ayah. ayah siapa Lea?." tanya Sindy berbicara kepada Lea.


"ayah." saut Lea.


"Eh sebut ayah lagi." ucap Sindy.


"Ayah yang paling tahu, gitu lea!." ucap Sindy lagi sendirian.


"Itu lah, cobalah sebut juga nenek dan kakek. jangan cuma ayah." saut ibu mertua nya.


"Jangankan mau sebut nenek dan kakek, mak saja tunggu menangis baru di sebut." jawab Sindy.


"Kenapalah lea begitu. Sayang dulu nong." ucap Ibu mertua nya lalu mencium Lea dengan semangat.


Batin Sindy, " mm... kesakitan Lea tu, nenek dan kakak nya sama saja kasar nya mencium Lea. "

__ADS_1


Nenek dan cucu pertamanya sama saja, kalau mencium Lea sama-sama sakit.


"Lea ayok kita sikat gigi dulu." ucap Sindy dan akan membawa Lea ke kamar saja untuk tidur .


Lea di ajak ke ruang cuci pakaian untuk membersihkan giginya sebelum tidur karena di ruang tersebut ada perlengkapan mandi lea.


Setelah selesai membersihkan gigi nya, Sindy langsung mencuci tangan dan kaki Lea.


Ketika dalam perjalanan ke kamar, ibu mertua Lea mendekat dan kembali mencium Lea dengan tekanan yang keras, membuat hati Sindy semakin sakit melihatnya.


"Dada nek." pamit Lea tetapi Sindy yang mengucapkan nya, Lea pun dengan cepat menggerakkan tangan nya seperti orang yang mau pergi.


"Dada Lea." jawab Nenek nya dan juga masuk ke kamarnya. karena si nenek ini sudah tidak bisa tidur lewat dari jam 8 malam.


Ketika sudah di kamar masing-masing tiba-tiba jack menelpon kembali ingin melihat Lea lagi.


Drrrt.. Drrrt.. Drrrt...


"Ya Hallo ayah." ucap Sindy sambil mengarahkan kamera ke arah Lea.


"Oh sudah masuk kamar ya sayang?." tanya jack kepada Sindy.


"Iya sudah, Lea sudah ngantuk, soalnya tadi hanya tidur sebentar." jawab Sindy.


"mana Lea mana?." tanya jack.


"Ayah sayang, bilang ayah gitu Lea." ucap Sindy sambil mengarahkan kamera kembali ke arah Lea, Lea pun memandang ayahnya tetapi ia hanya terdiam.


"Ya sudah tidur saja lah, kasian Lea sudah ngantuk banget." ucap jack


"Iya besok saja baru video call lagi." jawab Sindy.


"Iya, Dada Lea." pamit jack ketika akan mengakhiri video call mereka.


"Dada ayah." ucap Sindy lalu Lea menggerakkan tangan nya kembali.


Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰

__ADS_1


__ADS_2