
Setelah menjawab beberapa pertanyaan Sindy, Jack tiba-tiba tertidur dan ngorok sangat kencang.
"Lah, sudah tidur? padahal baru selesai ngomong. Tau-tau sudah tidur aja." ucap Sindy sendirian sambil memainkan HP nya.
"errrrggg." suara dengkuran jack yang sangat kencang terdengar.
Batin Sindy, " kasihan kamu sayang, pasti lelah sekali, setelah berminggu-minggu bekerja dan tidak pulang ke rumah.
Sambil memandang wajah jack yang terlihat lelah sekali.
"Sebaiknya aku ajak najwa deh untuk mengikuti ku menjadi pengusaha pemula." ucap Sindy sendirian sambil senyum sendiri.
"Ya sudahlah hubungi dulu najwa." ucap Sindy lagi
Drrrt... Drrrt. HP najwa berdering dan mengangkat telpon dari Sindy.
"Ya hallo maklong, ada apa?." jawab najwa.
"Wa, mau ngak kita jualan fashion gitu, maklong pengen punya usaha kecil-kecilan dulu, kamu kan punya banyak teman, jadi sasaran kita ya anak remaja dan dewasa begitu. ucap Sindy ketika jack sedang asyik tidur.
"Boleh maklong, maklong yang modalin ya?." tany najwa yang belum mempunyai pekerjaan.
"Iya, ada juga lah untuk beli barang buat stok nanti. Sip ya?." tanya Sindy.
"Iya siap, nanti najwa posting, ini jual barang ready dan po ya?." tanya najwa lagi.
__ADS_1
"Iya dong, ngak semua ready, untuk barang yang lebih mahal harga nya kita
Po saja." jawab Sindy.
"Oke, mana Lea? sudah tidur ya mak long?." tanya Najwa lagi.
"Iya sudah, ayah nya juga sudah tidur nih." jawab Sindy.
"Oke lah besok saja, sudah dulu ya mak long, najwa juga ngantuk mau tidur." ucap Najwa dan mengakhiri telponnya.
"Iya iya."
Setelah Sindy mengakhiri telpon bersama najwa, Tiba-tiba jack tersadar dan mendengar Sindy bicara, tetapi ia tidak mengetahui dengan siapa Sindy bicara di telpon.
" Siapa?." tanya jack penasaran ketika ia tidur Sindy ternyata telponan.
"Kenapa dia telpon jam segini. Apa terjadi sesuatu dengan ibu atau ayah di sana." jack berprasangka buruk mengenai kesehatan orang tuanya, karena hanya ponakan nya yang tinggal bersama orang tua nya sejak lahir.
"Tidak terjadi apa-apa sayang, aku yang telpon untuk mengajak najwa usaha. Ternyata dia mau sayang, jadi nanti aku di bantu najwa untuk menjalankan usaha ku, dan target nya teman-teman najwa, kami hanya membahas itu kok." jawab Sindy menjelaskan kepada jack.
"Oh, aku kira terjadi sesuatu kepada ibu ku." jack merasa lega.
"Jangan berpikir yang berlebihan, doakan saja kesehatan orang tua kita." Sindy mencoba menenangkan jack.
"Iya. Itu sih pasti sayang, ngomong-ngomong kenapa kamu belum tidur, apa tidak ngantuk?." tanya jack karena melihat mata Sindy yang segar.
__ADS_1
"Belum sayang, aku belum ngantuk, kamu tidur saja duluan." pinta Sindy.
"Iya, maaf ya aku harus tidur sekarang." ucap jack.
"Iya tidur saja!."
Baru beberapa menit Sindy meminta jack tidur, ia pun langsung berdengkur kembali karena kelelahan.
"Eemm." baru beberapa menit disuruh tidur, namun suara dengkuran jack sudah terdengar jelas di telinga Sindy.
Setengah jam setelah jack tidur, Sindy baru bisa tidur dan ketika terlelap 5 menit namun Lea tersadar ingin menyusu kepada Sindy.
Terpaksa ia harus bangun lagi dan berbalik ke arah Lea agar Lea mudah menyusu kepada nya.
"Eeheeeek." suara Lea terdengar sambil meraba tubuh Sindy dan langsung Sindy berbalik arah.
Ketika melihat jam dinding di kamarnya, Sindy baru tidur dalam waktu 5 menit saja.
Lea menyusu sambil terpejam, karena Sindy sudah sangat ngantuk ia pun tertidur dengan baju setengah di angkat keatas karena Lea yang sedang menyusu.
Dalam 1 malam Lea bisa saja tersadar dalam 4 sampai 5 kali untuk di susui meskipun ia dalam keadaan tidur.
Keesokan harinya, Sindy sengaja bangun lebih awal karena harus menyiapkan minuman dan sarapan pagi untuk anak dan suaminya.
Sebelum ia pergi jalan-jalan ia harus mencuci pakaian terlebih dahulu agar pulang nanti tidak terlalu menumpuk pakaian yang di cucinya.
__ADS_1
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰