
"Sedang apa lea?." tanya Jack ketika masuk ke dalam rumah dan seolah tidak ada masalah apa pun dengan Sindy.
"Baru selesai makan, dari mana saja?." jawab Sindy masih terlihat marah, tetapi Jack berusaha santai.
"Dari warung, santai bersama teman. Sudahlah jangan cemberut begitu." ucap Jack.
Terlihat sekali Sindy sedang tidak baik-baik saja.
"Nanti kita jalan sore ya, santai ke cafe atau ke mana saja yang kamu mau sayang." Jack mencoba merayu untuk mengembalikan mood Sindy yang sedang kacau saat itu.
"Tumben, ada apa ini." tanya Sindy judes.
"Ya kita santai lah quality time bertiga." jawab Jack berlagak romantis.
"Iya kalau kamu maksa." ucap Sindy membuat Jack tertawa mendengarnya.
"Haha. kamu ini lucu sekali sayang." ucap Jack sambil tertawa.
"Kenapa? lucu dari mana juga." jawab Sindy masih belum baik-baik saja.
"Iya lah lucu, siapa yang maksa coba, jawab nya aku maksa. kan lucu." ucap Jack.
__ADS_1
"Biarin. ya sudah kalau ngak maksa jangan pergi nanti." jawab Sindy kesal lagi.
"Tidak-tidak, bukan begitu. jangan ngambek begitu dong." pinta Jack kepada Sindy.
Sindy terdiam tanpa menjawab apa yang di katakan Jack.
"Ya kan lea, nanti kita jalan sama mak kan sayang?." Jack mengajak Lea untuk merayu Sindy.
Sayangnya Lea tidak bisa menjawab pertanyaan Jack, karena masih belum pandai bicara.
"Mau pergi jam berapa nanti sayang?." Jack kembali bertanya kepada Sindy.
"Terserah mau jam berapa, kami ikut saja." jawab Sindy membuat Jack bingung.
"Hbis ashar saja lah. Biar nanti ngak bingung mau shalat di mana." jawab Sindy akhirnya memberi kepastian kepada Jack.
"Begitu dong jawab nya. kan aku bisa siap-siap sebelum ashar nantinya." saut Jack lagi.
"Bilang saja mau menyindir aku yang lama siap-siap nya." ucap Sindy merasa bahwa Jack menyindir dirinya.
"Loh kok begitu lagi jawab nya, salah terus nih." jawab Jack sambil menepuk keningnya karena salah bicara di saat Sindy masih kesal kepada nya.
__ADS_1
Sindy terdiam sambil mengotak-atik HP nya.
Batin Sindy, " Mending aku diam saja, dari pada nanti tambah kesal aku nya."
"Ayah. Acikomang." Tiba-tiba Lea bicara kepada ayahnya.
"Ayah." teriak Lea lagi karena ayah nya tidak menjawab.
"Iya. Kenapa sayang." tanya Jack setelah di teriaki Lea.
"Acikomang." jawab Lea sambil memberikan satu mainan kepada Jack.
"Tuh, ambil. Lea memberikannya kepada mu." ucap Sindy memberitahu Jack yang tidak memandang ke arah Lea, sehingga ia tidak tahu apa yang Lea tunjukan kepada Jack.
"Untuk ayah ya sayang?." Jack kemudian menjawab apa yang di katakan Lea.
Ternyata Lea mengajak Jack untuk bermain bersamanya, sambil menyerahkan satu mainan kepada Jack
"Lea ajak main tuh." ucap Sindy.
"Iya-iya, ini ayah akan ikut main sayang." saut Jack dan mendekati Lea yang mengajaknya main.
__ADS_1
Jack mengikuti permintaan Lea, dan ikut bermain bersama nya dalam beberapa menit ke depan sampai Lea benar-benar puas bermainbermain dengan nya.
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰