My Sweet Baby

My Sweet Baby
Episode 119


__ADS_3

Ketika Lea menolak ingin masuk ke dalam rumah kakek nya, adik dari nenek lea keluar untuk mengajak nya masuk.


"Masuk dulu lah cu, panas di luar, kakek ada kue loh di dalam!." Kakek nya mencoba mengajak lea.


"Ndak, ndak ndak." dengan jawaban yang sama lea masih menolak nya.


"Kenapa tidak mau cu. Masuk dulu lah, kakek ada kue tu, yuk masuk!." ajak nya sekali lagi.


"Biar saja lah pakning, Lea nya ngak mau masuk, Sindy temankan Lea dulu. nanti Lea mungkin mau masuk ke dalam." ucap Sindy agar adik dari ibu mertua nya mengerti.


"Oke, nanti kalau kamu mau minum, masuk saja di rumah." ucap Adik ibu mertua nya.


"Iya pakning." jawab Sindy dengan lembut.


Kemudian adik ibu mertua nya masuk bersama dengan Jack, dan mengobrol dengan bebas tanpa gangguan Lea.


Sedangkan Sindy dan Lea masih sibuk di luar sambil menikmati pemandangan tepi sungai tepat di depan rumah adik mertua nya,


"A mak. ikan." ucap Lea yang kebetulan melihat ikan yang berenang tepat di hadapannya.


"o iya ada ikan nya Lea, Lea mau makan ikan?." tanya Sindy ketika Lea menyebut ikan.


"Ndak, ndak, ndak." jawab Lea menolak kembali.

__ADS_1


"Kenapa tidak mau, ikan kan enak sayang, apa Lea ngak bosan setiap hari makan telur terus?." ucap Sindy dan bertanya.


"Ndak." jawab Lea kembali.


"Oke lah kalau ngak mau. Lea mau makan telur. Ini?." tanya Sindy sekali lagi sambil menunjukkan 1 biji telur yang ia pegang.


Lea mengangguk melihat telur yang di pegang oleh Sindy.


"Mamam." ucap Lea tidak sabar setelah melihat telur yang Sindy tunjukkan.


"Iya sebentar Lea, sabar ya. Mak masak telur nya dulu." pinta Sindy agar Lea sabar menunggu telur nya di masak.


"Ambek." ucap Lea sambil merengek ingin menangis.


"Sini sama kakak ya!." Najwa menawarkan kepada Lea, tetapi Lea menolak.


"Ndak. Ndak ndak." jawab Lea.


"Ya sudah lah Lea kalau ngak mau." ucap Sindy sambil menggendong nya untuk ikut masak bersamanya.


Sindy mengambil Telur dan wajan untuk memasak, ketika Sindy ingin mengocok telur nya, Sindy kesulitan karena sambil menggendong Lea.


"Lea turun dulu ya, mak mau masak telur nya ni." pinta Sindy.

__ADS_1


"Ndak, ndak ndak." jawab Lea.


Tidak ada kata lain selain ndak yang di tuturkan Lea.


"Aduh Lea, mak susah nih masak nya. ntar kena minyak loh." ucap Sindy lagi.


"Sini sama nenek yok, kita lihat burung yuk." ajak ibu mertua nya agar Lea menjauhi ibu nya yang sedang masak.


"Ndak ndak ndak." jawab Lea tetap sama, menolak ajakan ibu mertua nya.


"Nanti kena minyak Lea. ayo lihat burung yok. " ajak ibu mertua nya sekali lagi.


"Ndak." jawab Lea sekali lagi.


"Sudah lah bu, ini juga sudah selesai kok bu." ucap Sindy sambil mengangkat telur nya ke dalam piring makan Lea.


"Mari kita mamam!." ucap Sindy kepada Lea.


"Mamam." jawab Lea sambil tersenyum kelaparan.


Sindy meniup nasi dan telur nya yang panas, dan ketika dingin ia menyuapkan nya kepada Lea, dengan lahap Lea makan telur dan nasi saja, karena yang lain ia tidak mau.


Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰

__ADS_1


__ADS_2