
Ketika Sindy sadar dari tidurnya, jack bilang bahwa sore ini ia akan pulang ke rumah mertua nya.
Setelah mengetahui hal itu, ibu mertua sibuk bertanya tentang masakan yang akan mereka masak sebelum jack datang.
"Nanti sore ayah Lea mau pulang bu." ucap Sindy kepada ibu nya.
"Aaapa? sore ini?." tanya nya sedikit kaget.
"Iya sore ini, kenapa ibu kaget begitu?." tanya Sindy heran melihat ekspresi ibunya.
"Iya lah, soalnya di dapur dan di kulkas sudah tidak ada persediaan sayur atau daging dan ikan. Jadi kita akan masak apa nanti?." tanya ibu Sindy lagi.
"Nanti Sindy ke pasar dengan dinda bu, beli ikan dan sayur." jawab Sindy menenangkan ibu nya.
"Baiklah Sin, ibu benar-benar bingung mau masak apa, masa' mau masak kangkung buat jack." ucap ibu nya lagi.
"Loh kenapa memang nya kangkung? Kan itu enak." ucap Sindy.
"Ya ngak mungkin cuma kangkung aja." jawab ibu nya lagi.
__ADS_1
"Ya masak kangkung sama telur lah." ucap Sindy memberi saran.
"Ah tidak, ibu sudah bosan masak kangkung mulu, ini kita ada tamu yang ngak suka sayur loh. Masa' mau di kasih sayur kangkung aja." jawab ibu nya tiba-tiba merasa malu dengan jack jika harus masak seadanya.
"Iya, nanti Sindy dan dinda pergi ke pasar bu, tenang saja." ucap Sindy menenangkan perasaan ibu nya.
Tapi tetap saja ibu nya khawatir dan gelisah, karena jack adalah menantu yang sangat pilih-pilih jika soal makanan, apa lagi kalau bukan masakan ibunya sendiri.
"Iya, tapi kamu yang masak ya, ibu ngak bisa masak buat jack, takut selera nya beda." pinta ibu Sindy.
"Loh kenapa begitu, masakan ibu enak kok, siapa bilang ngak enak, kalau masalah selera, siapa pun orang nya harus bisa beradaptasi di mana ia berada." jawab Sindy yang juga malas-malasan untuk masak meskipun ia bisa.
"Iya iya bu, asal ada yang jagain Lea aja." jawab Sindy menyetujui denga 1 syarat.
"oke."
Setelah shalat dzuhur Sindy tidak menungu lama, ia langsung meminta dinda untuk pergi bersama nya.
"Din, apa kamu sibuk sekarang?." ketika Sindy selesai shalat.
__ADS_1
"Tidak.ada apa kak?." tanya dinda kembali.
"kalau tidak sibuk, sekarang temankan aku k pasar ya. " pinta Sindy kembali kepada dinda.
"Mau beli apa ke pasar?." tanya Dinda ketika Sindy meminta ia ke pasar.
"Mau beli ikan dan sayur saja, soalnya persediaan kita sudah habis Din." ucap Sindy.
"Sekarang ya kak?." tanya Dinda lagi.
"Iya sekarang, nanti ke buru hujan kalau kelamaan pergi nya. Ayo!." ajak Sindy lagi.
"Iya aku siap-siap sekarang kak." Dinda segera ke kamarnya untuk mengganti pakaian dan jilbab nya.
Setelah siap, Sindy sengaja tidak membawa Lea, takut kehujanan ketika dalam perjalanan, karena Sindy melihat langit yang mendung dan seperti nya akan turun hujan.
"Din, lebih cepat ya, aku takut Lea menangis kita tinggal nih." ucap Sindy kepada Dinda.
"Kamu kira aku apa kak, emang kamu ngak sayang nyawa? kalau aku sih sayang." jawab Dinda sedikit emosi mendengar Sindy meminta nya lebih cepat.
__ADS_1
Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰