My Sweet Baby

My Sweet Baby
Episode 49


__ADS_3

Keesokan harinya, pulang lah mereka ke rumah ibu mertua jack, dan menginap dalam waktu satu malam lagi.


Setelah itu mereka baru pulang ke rumah jack kembali dan seperti biasanya Sindy melakukan pekerjaan yang setiap hari ia kerjakan.


Batin Sindy, " Saat nya bekerja dan bangun lebih awal."


Sesampainya mereka di rumah mertua Sindy, mereka di sambut hangat oleh mertua dan ponakan nya yang saat itu sudah menunggu kedatangan Sindy, jack dan Lea.


Yang paling di rindukan diantara mereka bertiga tentu saja Lea si anak manis yang menggemaskan.


"Assalamualaikum." salam Sindy ketika baru sampai di depan pintu garasi dan masih duduk di atas sepeda motor.


"Waalaikum salam. Tidur ya Lea?." tanya ibu mertua nya.


"Iya bu." jawab Sindy dan mencoba turun dari sepeda motor dan sedikit kesulitan karena posisi Lea saat itu sedang tertidur.


"Sini biar ibu bantu." ibu mertua Sindy menggendong Lea, dan ketika baru menyentuh tubuh Lea, Tiba-tiba Lea sadar dan langsung melihat di sekeliling nya.


"Eh bangun lea." ucap Sindy ketika ibu mertuanya baru saja menggendong nya.

__ADS_1


"Lea ini ya, baru saja lepas dari ibunya langsung sadar. padahal tidur nya tampak lelap sekali." ucap Ibu mertuanya.


"Bangun dah tu." saut ayah mertuanya juga.


"Itulah, lepas bentar saja sudah bangun dia. lama ngak Lea tidur tadi Sin." tanya ibu mertua yang super duper perfect.


"Lumayan bu, pintar banget tadi Lea, liat orang ramai tidak menangis sama sekali loh. " jawab Sindy langsung kepada ibu mertuanya.


"Syukurlah. Kemarin pernah ikut ibu main ke rumah tetangga juga senang Lea, kebetulan sangat ramai di rumah nya, kebanyakan anak kecil yang jarang keluar rumah kalau melihat terlalu banyak orang pasti menangis. Tetapi Lea tidak. memang pinter dia nih." ucap Ibu mertua ny lagi.


"Iya pintar tapi agak sedikit manja. Ya kan kek." ucap Sindy kepada ayah mertuanta, seakan Lea yang bertanya.


"Nyemen. Haha iya iya, mak simpan tas ke kamar dulu ya." pinta Sindy agar Lea lebih bersabar.


"Aaaa mak. uuuaaa." Lea berusaha mengejar Sindy menuju kamar, karena tidak sabaran untuk menyusu.


"Sabar lah Lea, mak simpan tas dulu." setelah selesai menyimpan taa, Sindy mengangkat Lea dan langsung menyusui nya.


"Nah sekarang sudah boleh nyemen." Sindy membuka kancing baju yang digunakannya satu per satu.

__ADS_1


Tanpa menunggu lama lea langsung menyusu selama 30 menit.


"Sayang, nanti bikinkan kopi satu gelas ya!." pinta Jack saat lea masih menyusu dengan Sindy.


"Iya sebentar ya, setelah lea selesai menyusu." jawab Sindy.


"Mak, baki buyaaa." lea bicara smbil memandang Sindy.


"Apa sayang?, ngak ngerti mak bahasa kamu ini. ntah apa artinya. sudah selesai ya nyemen nya?." tanya Sindy tetapi lea masih saja memegang tubuh Sindy dan kembali menyusu kepada Sindy.


"kirain sudah selesai, ternyata masih ya? ayah sudah menunggu tuh sayang, ayah mau minum kopi." ucap Sindy lagi kepada lea.


"Ayyah." jawab lea dan langsung melepaskan ibunya.


"Iya, ayah sudah menunggu, ayo keluar , nenek dan kakek sudah menunggu lea di luar." ucap Sindy


Lea pun berlari keluar, seolah mengerti dengan yang di katakan Sindy, tetapi ia tidak bisa berbisa dengan fasih saat ini.


Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰

__ADS_1


__ADS_2