My Sweet Baby

My Sweet Baby
Episode 111


__ADS_3

Keesokan harinya ibu mertuanya membeli ikan tenggiri yang akan ia buat menjadi pentol.


Pada jam 14.00 WIB, Ibu mertua sindy sudah mulai membuat adonan pentol nya. Ketika sindy menghampirinya di dapur, ternyata adonan pentol nya sudah hampir selesai.


Setelah adonan siap, ibu mertuanya meminta sindy untuk mengisi sedikit air di dalam panci kecil.


"Sin, tolong isi kan air di panci kecil itu." pinta ibu mertua nya.


"Yang ini ya?." tanya sindy sambil menunjukkan panci yang ia ambil di gantungan.


"Bukan, yang itu saja yang lebih kecil." jawab mertua nya.


Sambil mengisi air nya ke dalam panci, sekitar setengah panci yang sindy isi.


"Segini cukup bu?." tanya Sindy lagi sambil menunjukkan isi panci tersebut.


"Oh itu kebanyakan Sin." jawab mertua nya sambil memandang sindy membuang air yang kebanyakan itu dengan menyiramkan ke kaki nya karena terasa sangat kering kulit kaki sindy.

__ADS_1


"Kamu tumpahkan ya air nya." tanya mertua nya lagi.


"Iya bu, sindy siram kan ke kaki sindy." jawab Sindy santai.


"Kenapa di buang sih, itu persediaan air hujan kita sudah dikit lagilagi tuh." ucap Ibu mertuanya tetapi Sindy tidak menjawab lagi, ia hanya terdiam dan langsung menyalakan kompor nya untuk memanaskan air tersebut.


Batin Sindy, "Padahal yang di buang hanya sedikit, beda banget dengan di rumah ibu ku, mau air hujannya di pakai untuk cuci sepeda motor juga ngak akan marah."


Sindy teringat di kala masih tinggal di rumah ibu kandung nya, apapun yang di lakukannya tidak akan jadi masalah.


Apalagi jika hanya masalah air, dan yang di buang juga ngak banyak-banyak amat.


Setelah beberapa menit duduk, ibu mertua nya sedang membuat pentol, ia membentuk adonan tersebut bulat-bulat kecil.


Karena merasa lama, ia meminta Sindy yang menggantikan nya, dan kebetulan ia ingin keluar membeli sesuatu.


"Sin, kamu saja ya yang buat pentol nya seperti ini!. aku mau beli sesuatu dulu." pinta ibu mertua nya.

__ADS_1


"Iya bu, Akan Sindy lakukan." jawab Sindy senang karena di beri kesempatan untuk membentuk adonan menjadi bulat-bulat kecil.


Setelah beberapa menit ibu mertua nya meninggalkan Sindy di dapur, dan memberi kesempatan kepada Sindy untuk melanjutkan pekerjaannya.


Namun ketika Ibu mertua nya sudah datang dan langsung menghampiri Sindy.


"Sedikit sekali." ucap ibu mertua Sindy ketika melihat hasil rebusan pentol nya sedikit.


Tetapi Sindy hanya terdiam dan terasa menyakitkan sampai-sampai ia tidak bisa menjawab apa yang di ucapkan ibu mertuanya kepada nya.


Batin Sindy, " Nama nya juga baru belajar, ya lambat dong, takut salah juga, soalnya baru pertama kali seperti ini."


"Ya sudah aku saja yang lanjutkan!. Kamu masak nasi saja ya, dan kupas oyong nya ya." ucap ibu mertua nya.


"Kenapa bu, ibu takut aku salah ya, kalau semakin lama membentuk pentol kecil nya?." tanya Sindy.


"Tidak, sudah, kamu masak nasi dan kupas oyong saja Sin." jawab ibu mertuanya lagi

__ADS_1


"Gagal belajar buat pentol deh aku." Batin Sindy.


Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰


__ADS_2