My Sweet Baby

My Sweet Baby
Episode 123


__ADS_3

Sesampainya mereka di rumah kakak mertua nya, Sindy selalu bertanya apakah kue mau di panas kan kembali.


"Maklong kami sudah sampai di rumah nenek." chat Najwa kepada Sindy.


"Syukur lah, o iya bilang nenek mu ya Naj, kue yang di rumah mau di panaskan atau tidak?." tanya Sindy.


Najwa langsung menanyakan kepada nenek nya mengenai pertanyaan Sindy.


"Nenek bilang jangan maklong, tunggu nenek saja nanti yang panaskan." jawab Najwa.


"Oke deh."


Karena perkiraan mereka hanya menginap 1 malam saja, tetapi tidak di sangka mereka menginap 2 malam di rumah kakak ibu mertuanya.


***


Keesokan harinya ibu mertuanya bilang kepada Jack bahwa mereka menunda akan pulang hari ini.


"Hallo Jack, kami ngak jadi pulang hari ini, besok pagi baru pulang." ucap ibu mertua Sindy kepada Jack.


"Oke bu, nginap saja lagi, biar tidak terlalu capek. Sekali-sekali ibu liburan ke sana dan bisa mengunjungi rumah keluarga juga kan." jawab Jack menyetujui jika ibu nya menginap lagi.


"Apa sayang? ibu ngak jadi pulang ya?." tanya Sindy ketika Jack masih bicara kepada ibu nya.

__ADS_1


"Iya, besok pagi baru pulang ke sini." jawab Jack santai.


"Oh iya, tolong tanya kan dong, bagaimana dengan kue lapis nya, apa mau di panas kan saja? soalnya ud mau keluar lumut gitu." tanya Sindy sebelum terlambat panaskan kue nya.


"Iya sebentar." jawab Jack dan langsung bertanya kepada ibu nya.


Namun jawaban ibu mertua Sindy tetap sama, bahwa ia ingin ia saja yang memanaskannya.


"Bu, Sindy bilang, kue mau di panaskan sekarang apa tidak?" tanya Jack kepada ibu nya.


"Jangan, biar saja dulu. Tunggu aku pulang saja baru di panaskan." jawab ibu nya denga lantang.


" Oke lah bu."


"Yakin? Soalnya mau berubah tu." tanya Sindy lagi, karena ia sendiri saja ragu.


"Iya, ngak usah kata ibu." jawab Jack lagi.


"Ngak usah maklong, nanti salah. Mending tunggu nenek saja besok." saut Najwa yang juga mendengar sindy bertanya dan berkali-kali Sindy menanyakan hal itu.


"Oke lah. tunggu ibu ya." jawab Sindy.


Setelah itu ia masak dan kembali mengecek keadaan kue tersebut. Setelah di pastikan bahwa kue tersebut ternyata tidak aman, dan Sindy terpaksa harus memanaskan kue nya.

__ADS_1


Keesokan harinya Sindy sengaja memanaskan kue nya Selama 45 menit.


Setelah itu ia melakukan pekerjaan lain.


Ia memasak sayur dan lauk lain nya, namun ketika ia mengeluarkan buku catatan untuk memasak, Tiba-tiba ayah mertuanya bilang bahwa masak lauk tunggu ibu mu saja.


"Lauk nya biar ibu mu saja yang masak tunggu ia sampai, ya kan jack." ucap ayah mertua nya.


"Ya kan sayang?." Jack bertanya kembali kepada Sindy karena melihat Sindy membawa sebuah buku milik nya.


"Oh gitu, Oke deh. mana baik nya saja." jawab Sindy sedikit kecewa.


"Ini lah alasan ku kenapa aku tidak pernah merapat untuk masak, karena beberapa orang di rumah ini tidak percaya dengan masakan ku. Berbeda sekali dengan di rumah ibu ku, mereka malah membiarkan aku mau masak apa saja sesuai selera ku." Batin Sindy.


"Iya tunggu ibu saja lah." jawab Ayah mertuanya.


Sindy mengambil pekerjaan lain dan segera menyelesaikan nya dengan wajah sedikit kecewa.


Beberapa menit sindy tidak mengganggu lauk yang katanya mau di masak ibu nya, ia hanya fokus dengan yang lain.


Namun ayah mertuanya menyadari nya, ketika melihat wajah Sindy dan cara bicara Sindy yang berubah, akhirnya ia meminta Sindy yang memasaknya.


Jika masih banyak kesalahan dari Author mohon masukan nya🙏 jangan lupa untuk dukung dengan cara like, komen, dan Vote karya author biar author tambah semangat Up nya🥰

__ADS_1


__ADS_2