Pacarku Mantannya Temanku

Pacarku Mantannya Temanku
BAB 12


__ADS_3

Kantin sekolah sudah di penuhi oleh siswi siswi yang sedang menikmati makanan di saat istirahat. Begitu pula dengan teman kelas Nisha yang ada di satu meja panjang dengan makanan masing masing.


" Rin, si Imel dah tiga hari gak masuk , sakit apaan ? " Tanya Lali salah satu teman sekelas.


" Waktu gw telpon, katanya sakit gejala tipes dia. " jawab Arin.


" Kita gak ada yang mau jenguk Imel nih? " tanya Yani.


" Gw sih ayo ayo aja, mau nya kapan? " Tanya Arin


" Entar aja abis pulang sekolah, pada mau


gak ? " ucap Isti.


" Yaahh...klw hari ini gw gak bisa ikut ahhk! "


" Gw ga ahk..."


" Sama...gw gak bisa juga ! "


" Yaahh...entar sore ada kumpul osis ! " seru Dian dan Lia menganggukkan kepala.


" Va, ikut yok jenguk Imel ? " ajak Nisha dengan suara pelan sambil tersenyum dan Eva mengiyakan.


Karena banyak yang tidak ikut karena ada urusan masing masing, hanya Iren , Isti , Arin, Nisha dan Eva yang pergi menjenguk Imel di rumahnya.


*****


Sudah dua hari Ardi tidak melihat Imel keluar rumahnya. Biasanya dia melihat cewek pujaan hatinya itu saat Imel pulang sekolah. Tapi kemarin dan hari ini tidak. Ardi duduk sebentar saat kerjaannya sedikit senggang, ia memegang benda pipih miliknya berniat menghubungj Imel.Tapi Ardi ragu, berkali kali dia coba memencet tombol hijau itu namun ia urungkan lagi. Ardi kadang heran, kenapa dia selalu ragu untuk menghubungi atau sekedar sms pacarnya itu. Akhirnya Ardi pun memberanikan diri menghubungi Imel.


Tuuutttt....Ttuuutttt


Cukup lama panggilan itu tak terjawab.


Sedangkan Imel yang berada di kamar saat itu sedang tidur istirahat di temani adiknya Dewi, mendengar hpnya berbunyi, saat dilihatnya siapa yang menghubunginya, Imel menyatukan alisnya dan menbungkam bibirnya. Lalu menyuruh dewi untuk mengangkat panggilan itu.


" hallo...." seru dewi


" eehhhh...hallo " jawab Ardi saat mendengar suara cewek itu seperti bukan suara Imel.


" Imelnya ada ? " tanya Ardi


" Kak Imel lagi sakit, dia lagi tidur " ucap dewi


" Sakiiit!!! " Ardi kaget " Sakit apa ? "


" Semalam berobat, katanya dokter gejala tipes " jelas Dewi

__ADS_1


" Oohhh...ya udah deh "


" Nanti kalau dia udah bangun bilang aja ak telpon ya. " ucap Ardi


" Iyaa..."


" Ini Dewi kan, adiknya Imel ? " tanya Ardi


" Iyaa..." jawab dewi


" Nanti bisa minta tolong gak ? " pinta Ardi


" Apa ? "


" Nanti ke warung ya kalau aku sms, mau nitip sesuatu wat Imel. " ucap Ardi


" oohh iyaa...ok!! " jawab Dewi sambil menyatukan alis menutup panggilan.


Dewi pun memberitahu kepada Imel apa yang tadi di bicarakan. Termasuk menyuruhnya Bertemu Ardi sebentar. Tak lama, ada sms masuk dari Ardi, Dewi pun lalu pergi ke warung seberang jalan bertemu Ardi.


Saat bertemu, Ardi memberikan bungkusan plastik berlogo apotik ke Dewi. Tanpa banyak tanya Dewi mengambilnya dan kembali kerumahnya.Tak lupa juga dia berterima


kasih pada Ardi saat sempat melirik isi didalam kantong plastik tersebut. Sesampainya didepan kamar, Dewi membuka pintu kamar dan melihat kakaknya itu asik bermain benda pipih berlayar datar itu sambil menggelengkan kepalanya.


" Tuuhhh..." ucap Dewi sambil melempar kantong plastik pemberian Ardi ke atas badan Imel yang bersender dikepala kasur.


" Apaan ini ? " tanya Imel mengambil kantong tersebut


" Haahh...vitamiinn " jawab Imel menyautkan alisnya


" Ardi tuh dah perhatian sama kakak! Sampe beliin vitamin segala. Kenapa kak Imel kayaknya cuek banget sama dia sih? "


" Yaaa...abis mau gimana. Emang gak ada rasa apa apa ke dia Wi.." jawab Imel agak melas


" Padahal kak Ardi baik dan perhatian lho!! " gumam Dewi " Lumayan cakep juga lagi ".


" Iaa emang. Mungkin nanti kali,baru ada rasa ke dianya " jawab Imel santai.


" Jangan sampe nyesel belakangan lho kak!! " ucap Dewi dan Imel hanya mengangkat kedua bahunya.


*****


Sepulang sekolah pun, mereka berlima berangkat menuju rumah Imel menaiki mobil Angkot. Yang tau rumah Imel itu hanya Arin dan Iren. Karena mereka bertiga itu teman masa satu sekolah tingkat pertama dulu. Jadi Nisha, Eva dan Isti hanya mengikuti saja.


Dua kali naik angkot yang berbeda, akhirnya sampai juga. Angkot berhenti di depan sebuah warung klontong dan di sampingnya adalah bengkel Ardi. Nisha memang sengaja ikut jenguk Imel sekaligus ingin tau tempat tinggal Ardi. Saat turun dari angkot pun, Nisha sempat melirik ke arah bengkel yang agak ramai dan mencari sesuatu.


itu kali yaa bengkelnya!! gumam Nisha dalam hati. Lalu mereka menyebrang jalan menuju rumah Imel.

__ADS_1


ning nooonggg


Arin memencet bel samping pagar rumah. Tak lama seorang wanita paruh baya keluar dari pintu depan berpakaian santai ibu rumah tangga tapi tetap terlihat modis. Dia itu ibunya Imelda.


" Eehh...Arin. Sama temennya Imel ya? " tanya Ibu Imel sambil membuka pintu gerbang


" Ia bu, Imelnya sudah sehat bu? " tanya Arin yang sudah masuk berjalan dengan empat temannya yang lain ke teras rumah.


" Sudah sehat kok...ayo masuk. Imel nya di kamar " jawab Ibu Imel sambil sambik bejalan menunjukka kamar imel.


Sampai depan kamar Imel, Ibunya pergi meninggalkan kamar ke arah dapur.


" Haiii...." Sapa bersamaan Arin, Nisha, Iren, eva dan Isti mellihat Imel masih tiduran di atas kasur seorang diri.


" Haaiii...kalian! " seru Imel dengan wajah senang penuh senyum melihat teman temannya datang menjengukknya.


Mereka bebincang di dalam kamar dengan ceria dan penuh tawa. Padahal sebenarnya keadaan Imel sudah agak membaik stelah istirahat beberap hari ini. Imel berbicara pun bahwa besok juga dia sudah masuk ke sekolah lagi. Ibu Imel pun tak lupa membawakan minum dan makanan kecil ke dalam kamar untuk teman teman Imel. Sedangkan Dewi , memang sedang tidak ada di rumah.


Sampai tak terasa, waktu pun semakin berlalu karena mereka asik dengan canda gurau. Langit pun makin redup dan sudah mulai menenggelamkan matahari.


Nisha dan yang lain pun berpamitan untuk pulang. Imel pun mengantar teman temannya itu sampai depan gerbang.


Nisha dan Eva sempat melirik ke arah bengkel depan rumah Imel. Dia juga melihat seorang cowok yang sedang mengotak atik motor, tapi tidak terlihat jelas karena memang agak jauh jaraknya.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


TBC


Jangan lupa untuk 🖒 dan 🌟 rate nya yaa


❤ nya juga boleh untuk up selanjutnya

__ADS_1


Komen berupa saran dan kritik juga saya butuhkan bila readers berkenan🤗


Terima kasih sudah membaca🤗🤗😘


__ADS_2