Pacarku Mantannya Temanku

Pacarku Mantannya Temanku
BAB 69


__ADS_3

Aku ingin mencintaimu dengan caraku


Dengan senyum senyun kecil


Setiap mengingatmu


Dengan dengin sedingin salju


Yang membuatmu membeku


Dengan permainan ingatan


Tentang lagu lagumu.


* * * * *


" Emang mau keacara nikahan siapa kak?" Ucap Nisha saat dia merasa jalan yang sedang dilalui mengarah ke arah daerah rumah Eva.


Tadi saat dirumah Nisha, Ardi sudah berpamitan dengan kedua orang tua Nisha untuk mengajak Nisha pergi keluar dan menceritakan yang sebenarnya pada ibu dan papa Nisha, sehingga mereka mengijinkan Ardi untuk membawa Nisha pergi keluar malam ini.


" Udah diem aja! Kamu tinggal duduk manis aja juga. Nanti juga tau" Seru Ardi yang membuat Nisha semakin memajukan bibirnya. Mereka memang sejak tadi berangkat dari rumah Nisha tak ada obrolan sama sekali. Nisha masih merasa kesal atas kelakuan Ardi akhir akhir ini, apalagi sekarang yang memaksanya ikut kondangan yang tak jelas dia tau itu. Ditambah lagi Ardi yang juga ikutan dalam diamnya.


Beberapa tak lama, Nisha semakin mengerutkan dahinya saat mereka masuk kedalam gang yang menuju rumah Eva. Sebenarnya acara nikahan siapa sih? Dan, kok lewat rumah Eva?


Dan rasa penasaran itu semakin membesar saat Ardi menghentikan motornya tepat didepan rumah Eva. Bahkan diteras rumah Eva sudah ada Rini dan Lia beserta cowok mereka masing masing. Juga tak lupa ada si pemilik rumahnya juga. Nisha membulatkan matanya dan berkedip berkali kali melihat teman temannya itu.


" Ayo turun! Mau duduk dimotor sampai kapan kamu?" Tanya Ardi yang membuyarkan lamunan Nisha sesaat itu. " Katanya mau keacara nikahan temen kamu? kok malah berenti dirumah Eva?" Tanya masih bingung.


" Iya...tapi turun dulu. Nanti kesananya!" Ucap Ardi yang masih duduk pula diatas motor.


" Sha, nurun napa? betah amat dua duaan dimotor?" Ucap Rini yang duduk jauh disana.


" Iya..romannya ogah bener pisah dari cowoknya! Hahaha..." Ucap Eva menggoda yang membuat Nisha disana langsung turun dari motor.


" Apaan sih lo semua." Berjalan menuju Rini, Eva da Lia meninggalkan Ardi sendiri yang memarkirkan motornya disana. " Lah lo lo pada kenapa bisa kebetulan ada disini juga semua?" Lanjutnya lagi bertanya pada teman temannya.


" Ya lagi main lah. Ngapin emangnya? gak boleh?" Jawab Lia dan Rini yang hampir bersamaan. Eva dan para cowok hanya tersenyum saja. Sedangkan Nisha semakin mengerutkan dahinya saat berdiri. Dibelakang Nisha, Ardi melirik ke Eva sekilas dan mendapat anggukan dan kedipan mata dari Eva saat merasa Nisha tak melihatnya, Ardi pun mengangguk.


" Sha, kamu tunggu sini dulu ya bentar!" Ucap Ardi merangkul pundak Nisha dari sampingnya. " Lah Kok! Katanya mau kondangan ke temen kamu?" Tanyanya memandang Ardi.


" Iya. Aku jemput temen aku dulu yang lain. Nanti kita barengan. Mereka gak tau tempatnya. Kamu disini aja dulu sama Eva dan yang lain. Ya?" jelas Ardi. " Kenapa gak sekalian aja aku ikut biar gak bolak balik !" Tanya Nisha memberi saran.


" Ya udah sih, Sha. Sini aja dulu sama kita bentar. Jarang jarang kan kita kumpul malam gini." Ucap Lia mengajak Nisha untuk duduk disampingnya. Mendengar ucapan Lia yang sedikit ada benarnya, Nisha membuang napasnya kasar. Walau sebenarnya, dia masih ingin bersama Ardi karena dua hari tak berjumpa dengannya. Tapi ini juga suatu kebetulan yang baik bisa bertemu temannya disini yang buka saat malam minggu seperti biasanya. Akhirnya Nisha pun mengangguk mengiyakan semuanya. Ardi pun pergi dari rumah Eva. Nisha bergabung bersama temannya yang lain.


Tak selang beberapa lama, saat mereka sedang asik berbincang. Alan cowok Lia dan Hendra cowok Rini, pamitan untuk pergi keluar dengan alasan ingin membeli rokok dimakanan kecil. Lia, Rini dam Eva pun membiarkan. Nisha pun tak keberetan mereka pergi dan tak perpikiran apapun.


Setelah agak lama Eva mendapat pesan online dari Dian yang ternyata sedang menyiapkan sesuatu disuatu tempat denagn Lutfi dan yang lainnya bersama Ardi. Ya... sebuah kejutan untuk Nisha yang berulang tahun yang tempatnya tak jauh dari rumah Eva.


" Ehh...anterin gw bentar yuk kedepan sana!" ajak Eva menunjuk kearah keluar rumahnya.


" Emang mau kemana?" Tanya Nisha. " Hhmmm... Itu. mau ketemu sama Abi. Yuk bentar " Ucapnya sambil berdiri.


" Ya udah ayoo " Ucap Rini dan Lia bersamaan. " Ehh...tapi ntar kalau Kak Ardi balik gimana?" Ucap Nisha khawatir jika Ardi kembali. Karena memang sudah cukup lama Ardi pergi.


" Gak bakal dia balik kasini " Rini langsung menutup mulutnya karena merasa salah bicara didepan Nisha yang membuat Lia dan Eva membulatkan matanya. " Eehh... maksudnya ya lom tentu dia cepet balik. lagian kita cuma bentar kok! Yaaa?" Nisha mengerutkan dahinya melihat gelagak aneh teman temannya. Tapi tak berpikir jauh itu kenapa. Dia pun akhirnya mengiyakan. Dan mereka pun mulai berjalan keluar rumah Eva menuju tempat yang dimaksud Eva. Berjalan disisi jalan raya yang memang cukup sepi tak banyak kendaraan lalu lalang.


Saat dirasa mereka hampir sampai ketempat tujuan, Eva, Lia dan Rini berhenti berjalan bersamaan. Nisha pun jadi jalan duluan dan berhenti kemudian berbalik kearah teman temannya itu.


" Kok berenti! " Tanya Nisha heran melihat teman temannya itu. " Tunggu bentar sha!" Rini dan Eva memegangi kedua tangan Nisha. " Ehh...Kenapa sih? " Tanya Nisha yang merasa sedikit heran . " Diem beeenntarrrr aja ya!" Ucap Lia sambil memasang sebuah sapu tangan menutupi mata Nisha.

__ADS_1


" Kok! Apa apaan ini heii! kalian mau ngapain gw sih? Jangan macam macam deh!" Ucap Nisha yang merasa ada yang tak beres dengan kelakuan temannya ini. " Udah ikut aja! gak kita apa apain kok" Seru Rini.


" Ada sesuatu yang mau kita kasih liat ke lo?" tambah Lia. " Apaan? " Tanya Nisha lagi


" Ya udah makanya diem aja. Ntar juga lo tau" ucap Eva menggandeng tangan Nisha bersama Rini. Lia pun berjalan didepan mendahului mereka.


Mereka pun masuk kedalam sebuah cafe yang sudah sengaja disewa Ardi dan teman teman lainnya yang ikut dalam rencananya ini. Yaa..cafenya Widji yang biasa didatangi Ardi dan yang lain itu. Rini dan Eva melangkah masuk kedalam cafe yang sudah gelap gulita itu, karena semua lampu dimatikan saat Nisha dan yang lain tadi berhenti didepan.


Nisha pun hanya diam mengikuti keinginan teman temannya itu, yang sebenarnya dia pun penasaran apa yang ingin ditunjukkan oleh temannya itu. Bahkan dia berpikir, apakah Ardi sudah kembali kerumah Eva atau belum?


" Heii...masih jauh kah ini? Nanti Kak Ar keburu balik lagi!" Ucapnya gelisah. " Bentar lagi.Udah diem aja sih!" Ucap Lia.


Saat sudah sampai dititik tujuan. Lia, Rini dan Eva terkejut pula akan hasil kejutan yang dibuat Ardi yang bahkan Nisha pun belum melihatnya. Waaahhhhhh......


Tapi dengan cepat para pacar mereka menarik tangan Lia Rini dan Eva perlahan, agar meninggalkan Nisha sendiri disana.


" Heii..kalian kemana? Jangan mainin gw deh!" ucap Nisha saat merasa kedua temannya itu sudah tak memegangi tangannya lagi. Tapi tak ada suara yang didengarnya.


Nisha menundukkan kepalanya dan perlahan membuka ikatan yang menutup matanya. Pandangannya masih kebawah kakinya. Dari bawah dia melihat cahaya redup dan gelap disekeliling. Lalu dia menaikan pandangannya kedepan.


Betapa terkejutnya dia saat melihat hamparan lilin yang tertata rapi didepannya. Dengan taburan kelopak bunga mawar merah disekitarnya. Nisha membulatkan matanya dan menutup mulutnya tak percaya apa yang dia lihat dihadapannya itu. Di ujung hamparan lilin itu, Seorang cowok yang berdiri ditengah hamparan lilin yang tertata berbentuk love dan diujungnya bertuliskan I LoVu U.


Ini hanya gambaran bentuk hamparan lilinnya ya🤗



Ardi yang berdiri disana tersenyum, dengan memegang sebuah gitar sambil berdiri. Mulai memaikan tangannya diatas senar gitar itu. Nisha hanya mematung ditempatnya semula, masih menutup muluynya dengan dua tangan. Pandangannya tertuju pada cowok yang dari tadi ditunggunya itu. Ardi pun mulai membacakan sebuah puisi yang dibuatnya sambil diiringi petikan gitar.


*Gemerlap bintang semakin terang


tak sedetikpun mampu terlukiskan


meskipun dalam nyanyian penghujung malam


namun aku tetap tak mampu merangkainya


dalam cerita


meskipun dalam cerita pendek yang penuh kiasan tak nyata


Namun ku terus mencoba


mencoba menulis semua keindaha itu...


Meski ku tau


ku tak mampu membuatnya sempurna


meski ku tau


sesempurna bahasaku pun tak mampu memandingi,


Betap indah dan tiada cacatnya dia...


namun sungguh,


ingin kuperlihatkan semua keindahan itu


Dalam tiap tutur kata sederhanaku

__ADS_1


Dalam tiap kemampuanku merangkainya


menjadi satu...


Bukan UNTUKKU


Bukan UNTUKNYA


Bukan untuk SIAPA


Tapi untukMU...KHANISHA


Karena ini kado manis dihari yang indah...


UNTUKMU SAYANGKU


I MISS U SO MUCH


KHANISHA PUTRI*


Ardi mengakhiri permainan gitarnya. Lalu meletakkan gitar itu dibelakangnya yang sudah tersedia sebuah tiang besi penyanggah gitar disana. Nisha masih berdiri ditempatnya, masih tak percaya apa yang dilihat dan didengarnya. Matanya mulai berkaca kaca. Inikah Ardi yang, cowok yang dua hari ini membuatnya kesal? Cowok yang selalu mengisi hatinya dan dirindukannya?


Ardi merentangkan kedua tangannya kedepan dan menganyunkan telapak tangannya, seraya memanggil Nisha agar berjalan mendekat. Nisha melangkahlan kakinya perlahan, memperhatikan kakinya yang berjalan diatas taburan kelopak bunga mawar yang begitu indah. Memandang kesisi kanan dan kirinya lilin lilin yang berjajar. Melihat kembali kearah Ardi yang berdiri disana yang sudah menunggunya.


Ini seperti mimpi yang sangat indah. Jangan sampai aku terbangun oh Tuhan. Aku tak ingin ini cepat berlalu dan mendapati ini hanya mimpi tidurku.


Ardi pun mengulurkan tangannya pada Nisha, dan menuntunnya perlahan agar melompati lilin dihapannya dan berdiri dihadapan Ardi ditengah jejeran lilin berbentuk hati itu.


" Kak Ardi..." Nisha memanggil cowok dihadapnya itu dengan lirih saat Ardi berlutuk dihadapan Nisha dan memegang satu tangan kanannya.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


**MAAF KAN AUTHOR YANG BELUM SEMPAT UNTUK UP🤗🤗Karena banyak kerjaan rumah yang menghambat. Author cuma bisa up satu bab dulu ya. semoga nanti abis lebaran bisa crazi up.


TAPI JANGAN LUPA UNTUK SELALU VOTE karya ku ini ya🤗 LIKE JUGA KOMENNYA.

__ADS_1


makasih untuk readers yang selalu setia nunggu Nisha dan Ardi. Maafkan segala kekurangan karyaku ini🤗😘


MOHON DUKUNGANNYA🤗😘**


__ADS_2