Pacarku Mantannya Temanku

Pacarku Mantannya Temanku
BAB 7


__ADS_3

setiap hari minggu, rutinitas nisha dan yuni membersihkan rumah.ibu nya setelah selesai masak pagi, pergi bekerja sebagai supervisor di salah satu supermarket.sedangkan bapak nya seorang mandor di sebuah proyek.


nisha mencuci baju dan beberea rumah...sedangka yuni mengepel dan cuci piring.sorenya menggosok baju, tapi gantian antara yuni dan nisha.saling kerja sama. setelah selesai mereka bersantai sampai malam atau bermain di luar rumah dengan teman di lingkungan rumah.


hari menjelang malam, nisha duduk santai di lantai atas depan kamarnya sambil bermain hp atau membalas chat grup miliknya.


(sing musik lagu anji-menunggumu)


ngapain sih dia telpon lagi


nisha memajukan bibirnya seraya melihat siapa yang ada di panggilan telponnya.


" hallo...salamualaikm" sapa ardi yang ada di ujung telpon setelah panggilannya di terima.


" waalaikum salam...ada apa lagi!" jawab nisha.


" gi pain?"


"lagi nerima telpon..."


" itu mah gw juga tau, kan lagi nelpon gw!"


" dah tau nanya!! mau apa lagi nelpon? kan dah ga ada urusan lagi!!"


" emangnya ga boleh jadi temen lo??" tanya ardi


nisha mendengar itu jadi tersenyum kecil di sudut pipinya.


"hhmmmm...boleh sih!"


" lo itu masih sekolah taw kuliah?"


" gw masih sekolah kok" mengubah posisi duduk menjadi tiduran di sofa merasa mulai menerima obrolan ardi.


" lo sendiri?" tanya nisha


" gw kuliah di Binus semstr 2...lo kelas berapa sekarang?"


" kelas 2 smk di BMA.."


smk BMA...itu kan sekolahnya.... jangan jangan...


pikir sejenak ardi yang sedang tiduran di atas kasurnya.


" lo temenya imel yaa?" tanya ardi curiga


"hahhhh..." nisha terkejut langsung terbangun duduk,


duuhhhh...lupa gw.keceplosan.


" iya kan...lo temennya imel?" tanya ardi lagi


" imel siapa yaa?" nisha coba berbohong

__ADS_1


" lo jangan bohong deh!! ga usah pura pura ga tau klw lo ga kenal imel.dia kan anggota osis di BMA, ga mungkin lo ga kenal.pa lagi sama sama kelas 2...jujur deh!!"


" eeehhhhmmmm...ituuuu"


" iya kan lo temennya imel??"


akhirnya nisha tak bisa mengelak lagi, karna ia keceplosan nama sekolahnya.


" iiiii...iiyaaa.gw temennya imel"


" tuh kan...dri awal w dah curiga. gak mungkin cuma asal nomor doang. nih nomor baru soalnya gw beli." tutur ardi sambil tertawa kecil.


nisha yang mendengarnya hanya menggaruk kepalanya yang tak gatal dan memejamkan matanya


" imel yang ngasih nomor gw ke lo?"


" gak!!" jawab nisha tegas " dia gak tau... waktu dia nunjukin kertas yang tulisannya nomor lo, w ga sengaja.kehapaaalll.


trus gw coba miscol...eehh nyambung!!" jelas nisha dengan nnada rendah


" jadi imel ga tau "


" iyaa..."


" lo temen sekelas imel?"


" iyaaaa....eehh tapi jangan kasih tau imel ya klw w telpon lo" pinta nisha


" lah kok...emang kenapa?"


" lo tau??"


akhirnya nisha mulai bercerita yang ia tau tentang imel.kecuali klw imel tidak begitu suka pada ardi. mereka asik terbuai oleh obrolan yang membuat mereka berdua bisa tertawa dan berbagi kisah mereka. hingga sudah memakan waktu 1 jam lebih mereka bicara.


" nisha...udah jam berapa ini?" tanya ibu yang sudah berdiri tak jauh dari sofa nisha duduk.


" udah tidur...besok kamu sekolah lho!!"


" eehh...iya bu.bentar lagi." jawab nisha sambil menutup bagian bawah hp yang ia pegang.


" jangan lama lama!..." sambil berjalan menuruni tangga.


" iyaa...." lalu bangkit dari sofa berjalan menuju kamarnya dengan tetap sambil menelpon.


" kenapa?" tanya ardi yang masih di ujung panggilan hp


" udah dulu yaa...dah mlm juga.nyokap dah nyuruh tidur.nanti kita cerita lagi" kata nisha


" oohh..ya udah.met malam ya. bye "


"bye..." panggilan pun terputus.


nisha masuk ke kamarnya dan mendapati yuni yang masih asik di meja belajar dengan buku sekolah.

__ADS_1


"telponan ma siapa sih kak?? tumbenn lama beeuudd nelpon nya?" tanya yuni dengan tangan yang masih terus menulis.


" kepoooo..." jawab nisha singkat yang sudah mendarat cantik di atas kasur kebesarannya.masih dengan hp


di tangannya.


" pasti yang telpon cowo... ya kan?" tebak yuni


" sok tau lo..." xibir nisha


" klw bukan cowo, gak mungkin nelpon selama itu. temen kak nisha tuh cewe smua, jarang nelpon juga. jadi ...."


yuni terdiam setelah melihat kakaknya ternyata tak serius mendengar ucapanya tadi, malah tersenyum sendiri melihat layar hpnya.


yuni berjalan ke kasur meninggalkan meja belajarnya, tiduran di samping kakaknya dan ikut melihat layar hp kakanya.


nisha yang melirik mendapatkan kepala adiknya ada di samping wajahnya.replek menurunkan hp di dadanya dengan kedua tangannya.


" mau ngapai lo?"


" mau liat apaan sih yang bikin kak nisha senyum?"


" mau tau ja sih lo...sono ahkk!! belajar lagi gih!" usir nisha sambil mendorong badan yuni


" pelit amat sih cuma liat doang. pasti dari


cowo kak nisha yaa??"


" bukannn...sok tau lo! anak kecil diem ja, ga boleh tau." tambah nisha sambil mengusir dengan lambaian tangan.


menatap kembali isi pesan yang di terima


📥 Malam ini, disaat engkau sedang menatap bulan yang bersinar terang,


yakinlah, bahwa KITA sedang menatap bulan yang SAMA 😊😊😊


met malam


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


TBC


__ADS_2