Pacarku Mantannya Temanku

Pacarku Mantannya Temanku
BAB 25


__ADS_3

Ku pikir pisau itu tajam


tapi ucapanmu ternyata


lebih menghujam


Ku pikir bau bangkai itu busuk


Ternyata Penolakanmu


Lebih menusuk


* * * * *


Malam ini Nisha tidak bisa tertidur dengan lelap. Hatinya merasa resah saat mengigat ucapan Ardi yang mengajaknya menjalin hubungan.


Jawaban apa yang harus gw kasih ke dia?


gw terima aja githu yaa. Tapii...


Apa yang bakal temen temen yang lain bilang kalau tau dia mantan Imel.


Gw gak mau....


Batin Nisha terus saja bergulat dengan hatinya. Hati nya menginginnkan tapi batinnya tidak.


Keesokan malam nya, setelah memikirkan seharian itu. Dia sudah mengambil keputusan.


Malam ini, Nisha memberanikan diri untuk menghubungi Ardi duluan.


Jantungnya berdegub kencang saat memegang benda pipih perseginya, dengan tulisan kontak masih dengan nama SECRET.


" Hallo.. " ucap Nisha yang panggilannya sudah diterima Ardi.


Ardi yang ada diseberang sana, saat melihat nama dipanggilan hp nya tersenyum dengan hati gembira.


" Hallo, Ni. Tumben telpon ? "


" Hhhmm...iya "


" Ada apa? Mau ada yang diomongin? " Tnya Ardi, berharap jawaban yang dia tunggu akan terjawab sekarang.


" kamu lagi sibuk sekarang ?"


" Gak kok! Ini lagi santai di depan bengkel. Lagi sepi, cuma sama temen aja. Ada apa?"


" Itu...yang semalam." ucap Nisha ragu


" Gak usah jawab buru buru, Nisha " Ucap Ardi


" Aku bisa jawab sekarang kok! Akuu....."


" Maaf, kak Ardi. Nisha lebih nyaman hubungan kayak sekarang. "


Degggg


Dada Ardi tiba tiba terasa ada yang menusuk saat mendengarnya.


" Nisha gak bisa terima permjntaan kak Ardi, " Nisha yang mengucapkan itu pun terasa sesak menyerang dadanya.

__ADS_1


" Ooohh...gthu! Hahhh...." ucap Ardi tersenyum tapi ada kecewa dihatinya


" Kita jadi sahabat aja ya kak " ucap Nisha dengan suara lemah. Tak ada jawaban dari Ardi. Hening.


" Kak Ar,..." Panggil Nisha


" Iyaa...ya udah kalau itu keputusan kamu. Aku ga bisa apa apa " ucap Ardi pasrah. Walau hatinya sedikit terpukul


" Kita kan masih bisa ketemuan, jalan bareng, sms atau telponan. Tanpa harus ada status "


Ardi memijat pelipisnya


" Aku gak tau Sha !"


" Maksudnya kak Ardi ?"


" Ya udah. Nanti aku talpon lagi ya. Aku ada urusan bentar. " ucap Ardi mencoba untuk menghindari Nisha.


Tuuutttt tuuuuttttt..


Nisha terdiam di sofa ruang santai. Tangannya yang memegang hp perlahan turun dan jatuh dipahanya. Tatapan matanya kosong lurus ketembok depannya, sudut matanya mulai berkaca kaca. Dadanya mulai terasa sesak.


maaf kak Ardi...bukan karna aku tak suka padamu. Cinta ini buatku jadi penakut.


Aku takut terbang kelangit, nanti dihempaskan tanpa pamit. Aku takut berangan, jika nantiny dibuang tanpa kenangan.


Kau terlalu mudah untuk ku dapat


Kau terlalu sempurna untuk ku cinta


Sementar aku...


Gumam Nisha dalam hatinya.


* * *


Dua Hari ini, sekolah masih memasukkan murid muridnya tapi tidak melakukan kegiatan belajar. Hanya menunggu informasi selanjutnya setelah nanti kenaikan tingkat. Tidak semua murid pun masuk sekolah. Tapi hari ini Nisha tetap masuk, karena memang sudah janjian dengan temannya yang lain yaitu Lia, Eva, Dian dan ditambah satu lagi yang ikut yaitu Rima.


Saat sudah selesai dengan urusan sekolah, mereka memutuskan untuk bermain ke sebuah mall yang tak jauh dari sekolah. Nisha pun berkesempatan untuk melupakan sejenak yang yerjadi semalam dengan Ardi.


Mereka berlima asik berkeliling masuk kesatu toko lalu ketoko lain, tanpa membeli apapun. Hanya melilihat lihat. Cuci mata anak sekolah jaman itu. wkwkwk


Setelah lelah berjalan dimall yang cukup luas, mereka pun memutuskan untuk makan disalah satu foodcounter yang cukup ternama. setelah memesan makanan,dan pesanan datang, mereka mulai makan.Dan mereka pun berbincang bincang. Dan Eva pun bertanya soal hubungannya Nisha dan Ardi.


" Sha, Kak Ardi ngajak lo jalan lagi ?" Tanya Eva memulai obrolan dan Nisha mengangguk


" Iya, malam minggu kemaren " jawabnya santai


" Gak kerumah gw lagi?"


" Ngapain gw kerumah lo mulu !" Yang lain hanya mendengarkan sambil bermain hp masing masing. Eva manyun " Awas lo nanti main kerumah gw lagi! " Nisha menjulurkan lidahnya didepan Eva.


" Kok kayaknya muka lo lesu, Nisha saat ngomongin Ardi ?" tanya Lia yang miring melihat wajah Nisha.


" Kak Ardi nembak gw "


" HAAHHHH..." mereka terkejut bersamaan


" Siapa sih yang kalian omongin? pacarnya Nisha ya?" Tanya Rima yang belum nyambung.

__ADS_1


" Terus lo terima ?" Tany Eva yang tak menghiraukan pertanyaan Rima. Begitu juga yang lain. Rima dicuekin.


Nisha menggelengkan kepala


" Enggak..." menunduk sambil memakan makanannya


" Kok gak lo terima? " tanya Dian


" Bukannya lo suka dia " Ucap Lia


" Ya kali masa gw terima dia. Sedangkan dia mantan Imel. Apa kata dunia. Kayak pagar makan tanaman gw !"


" Heeehhhh...Gomongin apain sih. kok ada Imel nya segala. Jelasin apa?" Seru Rima sudah kesal. dan mendapat tatapan dari empat temannya itu. Dian pun menjelaskan permasalahan yang terjadi antara Nisha, Imel dan Kak Ardi. Rima yang mendengar hanya ber oh dan gangguk gangguk saja.


" lo gak usah mikirin itu kali Sha. Lagian Imel kan yang mutusin Ardi. Dan bukan salah lo juga " ujar Dian


" Tapi masa secepet itu dia lupain Imel dan milih gw "


" Sha, emang gak mudah buat lupain orang yang pernah jadian sama kita. tapi gw rasa Ardi itu mau mulai move on dari Imel dan dia pengen lo bantuin dia kali biar bisa bangkit. Kan lo lumayan deket sama dia karena hubungan lo sebelumnya sama dia walau cuma lewat twlpon. Makanya dia ngajak lo pacaran. lagian juga mungkin dia rasain cinta pandangan pertaman sama lo. Bisa jadi kan ?" tutur Lia


" Lagian lo suka dia juga kan ?" tambahnya.


Nisha hanya menundukkan kepalanya. Dan yang lain pun setuju dengan ucapan Lia. Semua temannya mendukung Nisha untuk menjalin hubungan dengan Ardi.


* * * * *


Ini aku kasih visual sesuai imajinasiku ya. Kalau kurang berkenan, mohon maaf.


Khanisha Puti



Imelda Jeliinistia



.


.


.


.


.


.


.


.


TBC


Jangan lupa ya untuk 👍 dan 🌟 ratenya


❤nya juga boleh untuk up selanjutnya


Komen berupa kritik dan saran juga saya butuhka jika readers berkenan

__ADS_1


Terima kasih sudah membaca🤗😘


__ADS_2