Pacarku Mantannya Temanku

Pacarku Mantannya Temanku
BAB 9


__ADS_3

Nisha menceritakan semuanya yang terjadi antara dirinya dan ARDI kepada Lia, Eva dan Dian setelah bel pulang sekolah di area


kantin belakang sekolah.


" Ooohhh...begitu" seru Lia sambil menganggukan kepala dan begitu juga Eva dan Dian.


" Jadi gw minta...jangan ada yang tau yaa selain kita berempat soal ini!" pinta Nisha sambil menyatukan kepalan


kedua tangannya di dagu.


" Iyaa..iyaa" jawab mereka bertiga barengan.


" Tapi lo dah pernah ketemu sama tuh cowok, Sha??" tanya Dian sambil mengaduk minuman di hadapannya.


Sssruuutttttt...


Nisha menyedot jus alpuket yang ada di depannya sambil menggelengka kepalanya.


" Boro boro tau orangnya kayak gimana, foto nya aja gw ga punya??" jelas Nisha " cuma smsan sama telpon ja,, ga lebih!"


" Gak tukeran foto emangnya?" tanya Dian lagi dan Nisha menggelengkan kepalanya.


Eva hanya asik memandangi teman temannya bercerita. Seolah sambil berpikir sesuatu.


" Gw yang gak mau tukeran foto. Gw gak mau leih dari cuma temen curhat dia. Ntar klw punya foto masing masing, takuutt..." Nisha menggantungkan kalimatnya, menundukkan kepala nya ke arah gelas jusnya.


" Takut lo suka dia..." tambah Eva bersuara dan mendapat anggukkan dari Nisha


" Gw gak mau ikut campur labih jauh..."


" Tapi tetep aja lo dah ikut campur kali Sha"


Nisha hanya memajukan bibir bawahnya mendengar kata Lia


" Ya udah lah gak usah di pikirin..ikutin aja dulu jalanNya." kata Dian " Ngomong ngomong, sekolahan dah sepi ini, pulang yuk!!"


Mereka baru tersadar setelah perkataan Dian. Karena asik ngobrol, mereka lupa untuk pulang kerumah. Mereka pun beranjak pergi dari kantin menuju keluar sekolah.


Sekarang, hubungannya dengan Ardi sudah di ketahui oleh Lia, Dian dan Eva. Semua sms dan apa pun yang berkaitan dengan Ardi, Nisha memberitahu juga pada tiga temannya itu. Sebenarnya, Nisha yang memang sudah lama sejak lepas SMP tak pernah berhubungan ataw punya teman cowok. Merasa ada sesuatu yang beda saat berkenalan dengan Ardi walau hanya telpon ataw sms saja. Apa lagi, semua kontak yang ada di hp nya semua hanya teman cewek

__ADS_1


dan keluarga nya saja. Karna dia mendapat hp tesebut baru saat dia memasuki sekolah ini.


Dddrrrrttttt....ddrrttttt


Nisha yang sedang membaca buku novel di kamarnya sendirian, meraih benda pipih miliknya yang ada di atas meja nakas dan menutup buku novelnya. Dia tersenyum melihat siapa yang ada di panggilan itu.


" Hallo salammualaikum " Sapa Nisha duluan setelah panggilan itu masuk


" Walaikum salan...lagi ngapain?" tanya Ardi yang ada diujung telpon


" Lagi nelpon.." jawab Nisha singkat


" Kebiasaan klw gw nanya...jawabannya begitu mulu! " ketus Ardi, Nisha yang mendengarnya hanya tertawa kecil.


" Laahh...emangnya? kan emang lagi nelpon ini..." jawab Nisha yang merasa senang meledek Ardi.


" Aaauuu aahhkk...ya udah terserah lo!"


" Ya udah...mau ngapain nelpon nelpon? mao curhat lagi lo soal Imel? Kenapa lagi


sama dia sekarang?"


" Pelan pelan napa nanya, satu satu!! Enggak...gw ga mau cerita soal dia kok.." Jelas Ardi


" Kepala gw lagi pusing sama pelajaran kuliah ini. Lagi banyak tugas!!" Kata Ardi sambil duduk bersender di sofa di dalam bengkelnya.


" Trrussssss..."


" Ditambah gw kangen ama Imel yang dari kemaren mau gw ajak jalan gak bisa


mulu."


" Truuussss..."


" Lo ngapa cuma ngomong truuusss....truussss. Lo lagi belajar jadi tukang parkir yaa??" kata Ardi dengan nada setengah kesal dan menyatukan alianya.


" Laaahhh...truussss .Gw harus ngomong apa?" tanya Nisha sedikit bingung.


" Tuh kan...truuusss lagi ngomong nya!"

__ADS_1


" Laaahhh...gw kan cuma bisa dengerin lo ngomong. Lo juga kan gak nanya apa apa ke gw? gimana siihh??" heran Nisha


" aaahhhkkk lo Ni...lola amat sih!! Tanya apaan kek gtu pas tadi gw ngomong. Bukan cuma ngomong truuu truuusss ajah..." Kata Ardi menjelaskan.


" ooohhh...lahh gw nanya apaan coba?? kan lo lagi curhat. Yaa gw cuma dengerin aja. Masa harus ada sesi tanya jawabnya juga!""


' Duuuhh nih anak emang rada lola juga yaaa...' gumam Ardi dalam hati sambil memijit pelipisnya.


Obrolan pun trus terjadi dengan pembicaraan masih di sertai debat kecil. Bahkan terus berlangsung sampai malam hingga Nisha harus berbicara di bawah selimut dan bantal agar tak mengganggu yuni yang sudah tertidur di sampingnya dan menghindari terdengar oleh kedua orang tuanya.


📥 Selamat malam


kamu yang terlalu tinggi dan


terlalu jauh kamu berkilauan


di bawah sini aku masih menikmati


syahdu pesonamu


.


.


.


.


.


.


.


.


Jangan lupa yaa untuk 🖒 dan 🌟 ratenya setelah selesai membaca.


❤ nya juga boleh untuk up selanjutnya

__ADS_1


Komen berupa kritik dan saran juga sangat saya butuhkan jika raeders berkenan.


Terima kasih sudah membaca🤗🤗


__ADS_2