
Faraz melepaskan pelukannya dan mencium kening Alia dengan lembut.
Cukup lama kecupan itu menempel di kening sebelum akhirnya Faraz menyatukan bibirnya.
Faraz melu matnya dengan lembut menikmati kenyalnya bibir Allia.
Tidak mau kalah, Alia juga membalas lum atan Faraz dengan sedikit desa han yang begitu menggoda telinga Faraz hingga membuat bira hinya meningkat.
Faraz langsung membopong tubuh Alia dan membaringkannya di ranjang besarnya.
Faraz kembali melu mat bibir Alia dan terus memperdalam ciumannya dengan penuh ga irah, Faraz memegang ceruk leher Alia untuk mengangkat sedikit kepalanya, Sedangkan tangan lainnya mulai meraba kedua benda itu.
Mereka terus bergantian melilit kan lidah nya satu sama lain.
Sementara tangan Faraz mulai membuka resleting belakang pakaian Alia. Kemudian menurunkannya dan menciumi pundaknya.
Aroma tubuh Alia benar-benar membuat Faraz begitu candu hingga Ia kembali meninggalkan banyak bekas merah disana.
Alia mulai merasakan seperti ada aliran listrik yang mengalir dalam tubuhnya saat Faraz memainkan jarinya di bawah sana.
"AHHH.." desa han itu ta bisa lagi Alia tahan saat Faraz juga menge sap da da nya.
Faraz terseyum dan membuka seluruh pakaiannya dengan penuh gaya.
Kemudian Faraz kembali naik di atas tubuh Alia dan bersiap menyatukan yang di bawah sana.
Alia menggigit bawahnya saat benda tumpul itu menerobos masuk miliknya.
Tidak mau berlama-lama, Faraz menghentakan panggulnya, semakin lama semakin cepat, Hingga membuat Alia merasakan getaran hebat dalam tubuhnya.
"AAHH..." Alia yang telah melakukan pelepasan mencengkeram punggung Faraz hingga meninggalkan bekas kukunya disana
"Aghhh.." di ikuti oleh Faraz yang mengerang panjang saat menyembur kan cairan panas miliknya.
Faraz mengatur nafasnya dan mencium kening Alia sebelum akhirnya Ia menjatuhkan diri ke samping Alia.
Alia mendekat dan meletakkan kepalanya di dada Faraz.
Faraz terseyum memeluk punggung Alia dan mulai memejamkan matanya.
~~
"Sepertinya Faraz sudah pulang," ucap Zeenat yang baru memasuki garasi rumahnya.
"Ya sepertinya begitu, Sepertinya usahamu tidak berhasil," ucap Shehzad tersenyum sembari membuka seat belt.
"Aku masih ada cara lain," ucap Zeenat terseyum penuh arti.
"Apa?" tanya Shehzad penasaran.
"Kau akan tau nanti," ucap Zeenat terseyum.
__ADS_1
Mereka masuk kedalam dan langsung di sambut oleh dua orang pelayanannya.
"Apa Faraz sudah pulang?" tanya Zeenat.
"Sudah Nyonya, Tapi sejak datang Mereka belum turun lagi,"
"Baiklah, Biarkan saja," ucap Zeenat lalu pergi ke kamarnya.
Di tengah malam Faraz terbangun dari tidurnya.
Ia melihat jam di ponselnya yang menunjukan pukul 01.48 WIB.
Kemudian Ia menoleh ke Alia yang terlihat tidur dengan pulas di bawah selimutnya.
Faraz mengusap lembut kepala Alia dan mengecupnya.
"Aku sudah melepaskan semua beban di hatiku, Tidak akan ada lagi bayang-bayangnya, Aku janji padamu," bisik Faraz di telinga Alia.
Alia yang merasakan ada nafas yang menyapu telinganya perlahan membuka matanya.
Ia melihat Faraz yang tengah menatapnya dengan lekat.
Dan mengulas senyum saat Alia benar-benar membuka mata sepenuhnya.
"Kau tidak tidur?" tanya Alia.
"Aku sudah puas tidur, Kali ini Aku hanya ingin memandang wajah istriku," ucap Faraz mencubit lembut pipi Alia.
"Maafkan Aku, Jika seringkali menyakitimu baik itu sengaja maupun tidak ku sengaja, Aku benar-benar minta maaf," ucap Faraz dengar pandangan sendu.
"Faraz apa yang Kau katakan, Kenapa di jam segini Kau mengatakan hal seperti itu," ucap Alia yang langsung beranjak duduk.
"Aku telah merenungi semua kesalahanku Dan Aku merasa sangat lemah menjadi seorang laki-laki, Aku terlalu lemah dalam cinta, Seharusnya Aku tidak seperti itu,"
"Faraz, Kau mengalami semua itu di usiamu yang masih begitu muda, Tentu hal itu sangat sulit untuk di lupakan," Alia mengusap lembut pipi Faraz.
Faraz memegang tangan Alia yang berada di pipinya kemudian mengecupnya.
~~
"Selamat pagi Ibu," sapa Alia pada Ibu Mertuanya yang sedang sibuk menyiapkan sarapan.
"Maaf Aku bangun terlambat, Maaf juga semalam kami pulang tidak menemui Ibu,"
"Tidak masalah Sayang," ucap Ibu tersenyum.
"Ibu, Aku juga minta maaf karena tidak bisa memenuhi permintaan Ibu supaya Aku terus menahan Faraz di rumahku,"
"Tapi apa Dia masih terpengaruh oleh kehadiran mantan istrinya?" selidik Ibu.
"Hanya sesaat, Dan Dia langsung menyesalinya," ucap Alia terseyum.
__ADS_1
"Terimakasih Alia, Terimakasih telah bersabar dan membantu Faraz bangkit dari masa lalunya,"
"Selamat pagi.." sapa Shehzad.
"Selamat pagi Ayah," Saut Alia.
"Faraz belum bangun?"
"Sudah, Dia sedang..."
"Aku disini Ayah," sambung Faraz yang terlihat begitu bersemangat.
"Jagoan Ayah." Ayah menepuk punggung Faraz dengan bangga.
"Baiklah, Sebelum sarapan, Ibu ingin memberikan sesuatu pada kalian," ucap Ibu memberikan sebuah amplop pada Faraz.
"Apa ini," ucap Faraz sembari membuka amplop tersebut.
Ibu hanya tersenyum menunggu Faraz melihatnya.
"Paket bulan madu?"
"Ya," ucap Ibu tersenyum.
"Ibu tau Ibu terlambat memberikan ini pada kalian, Itu karena hubungan kalian sebelumnya kurang baik, Tapi sekarang Ibu lihat kalian sudah saling menerima satu sama lain, Jadi menurut Ibu ini waktu yang tepat untuk Kalian bulan madu agar kalian bisa lebih mempererat hubungan pernikahan Kalian,"
"Tapi kenapa harus Lombok Ibu, Maldives Kek, atau setidaknya Bali," tawar Faraz.
"Lombok juga memiliki banyak sekali tempat wisata yang luar biasa, Mulai dari pantai, Bukit, Bahkan hingga gunung. Semuanya hadir dengan eksotisme dan pesona alam yang begitu sempurna.
Berbagai lokasi wisata itu juga terkenal indah dan romantis.
Bahkan suasana yang romantis tersebut menjadikan Lombok sebagai tujuan bulan madu yang cukup populer," jelas Ibu.
"Tapi kan kasian Alia gak pernah ke luar Negeri," ucap Faraz tertawa.
"Ke Lombok Aku juga belum pernah," saut Alia.
"Jadi Kau ingin mengunjunginya?" tanya Faraz menatap Alia dengan senyumnya.
"Tentu, Selama ini Aku hanya melihat keindahannya di televisi, Sepertinya akan sangat menyenangkan jika bisa melihatnya secara langsung," ucap Alia bersemangat.
"Baiklah Ibu, Istriku telah menerimanya, Jadi apa boleh buat," ucap Faraz terseyum.
Bersambung...
💯 BAB 🥳♥️
TERIMAKASIH YANG SUDAH BACA,
LIKE, KOMEN DAN SUPORT KALIAN MENENTUKAN SEBERAPA PANJANG CERITA "PERJALANAN CINTA SANG DUDA" KEDEPANNYA 😂
__ADS_1