
Setelah selesai dengan pekerjaannya Zayn menemui Carissa di tempat biasa Mereka bertemu.
Meskipun Ia mulai merasa ragu dengan apa yang Devita katakan, Namun Zayn ingin dengar langsung dari Carissa.
"Jadi Kau menuduhku?" tanya Carissa yang di cecar pertanyaan oleh Zayn.
"Aku tidak menuduh mu, Aku hanya ingin mendengar penjelasan langsung darimu."
"Lalu jika Aku katakan Itu tidak benar apa Kau akan mempercayainya?"
Zayn menganggukkan Kepalannya meskipun hatinya meras ragu.
"Itu tidak benar Zayn Aku mencintaimu, Aku tidak mungkin menjebakmu apa lagi dengan cara seperti itu." tidak ingin memberikan kesempatan lagi untuk Zayn bertanya, Carissa langsung memeluk Zayn dengan erat. Kemudian mulai memberikan sentuhan-sentuhan yang menggoda untuk membuat Zayn terlena pada dirinya.
Meskipun awalnya Zayn merasa risih. Namun akhirnya Zayn tak kuasa menahan godaannya.
"Kita check-in?" bisik Carissa dengan suara yang terdengar seperti desa'han.
Zayn menganggukkan kepalanya mengikuti Carissa yang menarik tangannya.
•••
Zayd membawa Alea ke tempat favorit nya, Tempat diama Ia menghabiskan waktu untuk menyendiri jika sedang ingin menjauh dari keramaian. Tepatnya di Pulau Tidung Kepulauan seribu.
Di sebuah gubuk kecil menghadap laut Zayd dan Alea menikmati semilirnya angin di pulau itu.
Sampai beberapa menit berlalu, Zayd masih terdiam tidak mengatakan apaun, Padahal Sebelumnya Ia begitu bersemangat untuk membawa Alea pergi bersamanya, Hal ini membuat Alea berinisiatif untuk membuka pembicaraan.
__ADS_1
"Apa Anda menyukai ku?"
"Apa!" Zayd langsung tercengang mendengar pertanyaan Alea.
"Hehehe.. Aku hanya bercanda, Habis dari tadi Anda diam saja katanya mau menghukum ku."
Seperti tertantang, Zayd menarik lengan Alea hingga wajah keduanya menjadi begitu sangat dekat.
Zayd kembali terdiam menatap wajah Alea, Wajah yang begitu menarik hatinya hingga untuk pertama kalinya Zayd meninggalkan pekerjaan untuk bisa berduaan bersamanya.
"Lompat!"
"Hagh!"
"Aku bilang lompat."
BYUUURRR...
"Aleaaaaa..." triak Zayd yang langsung ikut melompat begitu Alea tidak lagi terlihat di permukaan.
Setelah menyelam beberapa meter, Zayd menemukan Alea dan membawanya ke hamparan pasir dengan kehawatiran di hatinya.
"Alea, Buka mata mu!" Zayd terus menekan dada Alea untuk menyadarkannya.
"Dasar gadis bodoh, Kenapa menuruti ucapan ku, Aku hanya asal bicara."
"Alea... Aleaaaaa..." melihat Alea yang tidak meresponnya membuat Zayd semakin khawatir dan mencoba ingin memberinya nafas buatan.
Namun belum sempat Zayd memberinya, Alea membuka mata dan menertawakan Zayd.
__ADS_1
Zayd yang masih begitu panik menatap Alea penuh kemarahan karena telah mempermainkannya.
"Kau mempermainkan ku!" hardik Zayd menggenggam rambut belakang Alea dan menarik ke kerahnya.
Alea yang melihat kemarahan Zayd seketika menjadi takut kepadanya.
Tanpa mengatakan apapun lagi, Zayd langsung menyambar bibir Alea yang terlihat gemetar.
Alea membelalakkan mata mendapat serangan mendadak dari Bosnya.
Sedangkan Zayd melakukan dengan memejamkan mata dan hanya mendiamkan bibirnya menempel di bibir Alea tanpa melakukan lebih dari itu.
Ini pertama kalinya Zayd mencium bibir seorang gadis dan itu membuat jantungnya berdebar-debar dengan sangat kencang.
Setelah beberapa menit Alea mendorong pundak Zayd hingga membuatnya tersentak.
Zayd menatap Alea dengan perasaan canggung.
Namun Alea langsung mencairkan suasana dengan kembali menggoda Bos muda nya tersebut.
"Apa ini ciuman pertama Anda?"
Zayd terhenyak mendengar pertanyaan Alea.
"Ciuman yang payah." lanjut Alea yang kemudian menertawakan Zayd dan melangkah meninggalkannya.
Bersambung...
📌 MAAF YA NUNGGU LAMA TAPI BAB SEDIKIT, AUTHOR MASIH SUPER SIBUK, TAPI AUTHOR USAHAKAN NTAR MALAM UP LAGI, TERIMAKASIH UNTUK YANG SELALU LIKE, KOMEN, VOTE, KASIH BUNGA, KOPI DAN TIPSNYA 🤗❤️
__ADS_1