Perjalanan Cinta Sang Duda

Perjalanan Cinta Sang Duda
EXTRA GAGAL


__ADS_3

Faraz sampai di rumah orang tuanya.


Dengan cepat Zayn dan Zayd turun dari mobilnya dan berlarian masuk ke dalam rumah Oma nya. Di ikuti oleh Nindi dan Ratna yang mengejar Mereka. Sementara Faraz dengan penuh perhatian membukakan pintu mobil untuk Alia yang menggendong Baby Zya.


Bu Risma yang melihat dari sebrang rumahnya merasa sedih mengingat Kavita yang sudah lama tidak pulang ke rumah.


Apa lagi melihat kebahagiaan Faraz yang begitu sempurna membuat Bu Risma yang pernah menjadi Ibu Mertuanya merasa menyesal karena Kavita menghianati Faraz hingga Mereka bercerai.


Bu Risma menarik nafas panjang dan kembali masuk ke rumahnya.


"Hai Cucu Oma..." sambut Bu Zeenat pada kedua cucunya yang berlari ke arahnya.


"Kemarilah jagoan Opa." sambung Ayah Shehzad kepada Zayn yang langsung lompat ke gendongan Opanya.


"Bagaimana kabarnya Ibu?" tanya Alia memeluk Ibu mertuanya.


"Baik Sayang, Masuklah."


"Ibu..." Faraz juga memeluk Ibunya sesaat.


"Uuhh Anak Ibu udah jadi Papa tiga Anak aja, Padahal Ibu masih inget saat di suruh menikah udah mau kabur gak mau menikah, Tapi sekarang bucinnya bukan main," ucap Ibu mencubit pipi Faraz.


"Ibu jangan di ingat-ingat lagi." protes Faraz melirik Alia.


Alia hanya tersenyum melihat suaminya.


"Baiklah, Kalian istirahat nanti Ibu siapin makanan untuk Kalian."


"Baiklah, Aku juga sangat merindukan kamar ku." ucap Faraz bersemangat.


"Baiklah Ayah, Aku ke atas dulu."

__ADS_1


"Pergilah biar Zayn bersama Ayah."


"Nindi, Ratna, Jaga Mereka, Kami istirahat dulu," ucap Faraz.


Nindi dan Ratna menganggukkan kepalanya.


Sementara Faraz merangkul Alia pergi ke kamar yang sudah lama Ia tinggalkan.


Faraz membuka pintu dan melihag kamarnya yang masih tertata seperti dulu, Tidak ada perubahan yang berarti, Malah lebih rapi daripada di tinggali olehnya.


"Mas merindukan kamar ini?" tanya Alia.


"Sangat, Mas merindukan malam pertama Kita."


Alia tertawa mendengarnya. Kemudian masuk dan menidurkan Zya di ranjang besarnya.


"Malam pertama apa, Malam pertama kan Kamu mabuk."


"Ya dan pada pagi harinya Kamu ngerjain Mas dengan mengatakan Kita sudah melakukan malam pertama Kita." Faraz meraih lengan Alia agar menghadapnya.


"Dan Mas sangat marah padaku sampai mencengkeram lenganku sampai memar."


Faraz menggelengkan kepalanya dan mengusap kasar wajahnya.


"Maafkan Mas Sayang, Dulu Mas begitu kasar padamu." Faraz mengusap lembut pipi Alia.


"Tidak, Saat itu Mas sedang terluka, Tapi Aku bukannya membantu mengobati luka di hati Mas, Malah selalu membuat Mas kesal."


"Sudahlah, Itu masa lalu Kita, Proses Kita untuk menuju kebahagiaan, Sekarang Mas benar-benar bahagia memiliki istri sepertimu, Apa lagi Kamu telah memberiku tiga Anak yang sempurna." Faraz menangkup wajah Alia dan menyatukan hidungnya.


"Itu hasil kerjasama Kita."

__ADS_1


Faraz tertawa terbahak mendengar jawaban Alia.


"Mari Kita kerjasama kembali."


"No."


"Ayolah..."


"Mas, Ini masih sore, Bagaimana jika tiba-tiba Anak-anak atau Ibu datang memanggil?"


"Sebentar saja." Faraz langsung menciumi wajah Alia bertubi-tubi.


"Mas..." Alia mencoba menepisnya namun Faraz terus menangkup wajah Alia dengan kedua tangannya hingga Alia sulit bergerak.


Kini Faraz mengesap bibirnya menikmati kenyalnya bibir Alia.


"Eummm Eummhhh..."


Alia yang terus mendapat serangan tanpa henti, Mulai mengikuti permainan Faraz dan membalas esapannya.


"Eummhhh... Eummmccchhh..."


Faraz mencengkeram kedua buah dada Alia dari luar pakaiannya sambil menyesapkan lidahnya masuk menyentuh setiap inci rongga mulutnya.


"Eummm Eummm..." Faraz yang tidak puas meremad hanya dari luar pakaian, Melepaskan pag'utannya dan membuka kancing pakaiannya. Namun baru dua kancing yang terbuka, Pintu kamar di ketuk dari luar.


"Faraz..."


"Huft." Faraz menjatuhkan kepalanya di bahu Alia.


"Di bilangin gak percaya." Alia tertawa dan mendorong kepala Faraz menjauh dari bahunya.

__ADS_1


📌 BACA NOVEL TERBARU AUTOR YANG BERJUDUL "SUAMI YANG KU BELI" ASLI NGESELINNYA 11 12 KAYA MAS BUCIN GRAGAS 🤣


__ADS_2