Prajurit ! I Love You

Prajurit ! I Love You
#Tugas Negara


__ADS_3

Sesampainya di Gramedia, Felisa menuju rak buku, ia akan mencari buku yang ingin di belinya.


"Fel, mau cari buku apa" Tanya Tania.


"Ini aku mau beli buku bank soal MIPA" Jawab Felisa.


"Eh bukannya yang kamu ajarkan itu Kimia dan Matematika, kenapa tidak membeli buku bank soal masing-masing aja" Kini Tania yang banyak berbicara.


"Kalo beli satu-satu takutnya duit aku ga cukup, kan aku belum gajian Tan, jadi beli apa adanya dulu, lagian di bank soal MIPA kan juga termuat semua di dalamnya, hitung-hitung berhemat, beli satu untuk semua" Ujar Felisa sambil tersenyum.😁


"Hahaha, duh lagaknya, udah kayak BA stasiun TV, itu kan slogan mereka" Ucap Tania yang ikut tertawa mendengarkan perkataan sahabatnya itu.


"Memangnya harganya berapa, kalo kurang nanti aku tambahin gimana" Tawar Tania.


"Ih jangan dong Tan" Tolak Felisa.


"Kamu simpan aja duit kamu itu, lagian ini aja udah cukup, harganya Rp.156 ribu, uang aku cukup kok buat beli, aku beli yang MIPA aja kan tadi aku bilang bisa buat semua" Ucap Felisa menjelaskan.


"Iya - iya Bu guru cantik, yuk bayar sekalian kita keluar cari cemilan" Ajak Tania.


"Yuk" Ucap Felisa.


Mereka pun duduk di sebuah kedai dekat Gramedia, kedai Tahu milik mbak Tari, sepupu jauh Tania, kebetulan di situ ada jual berbagai minumannya juga, ada pop es dengan aneka rasa.


Hitung - hitung biar tidak muter lagi kalo haus, satu tempat aja bisa makan dan langsung minum.


"Mau pesan apa Tan, Fel ? Tanya si empunya kedai.

__ADS_1


"Aku batagor bumbu kacang lima ribu sama pop es coklat satu mbak" Ucap Felisa.


"Kalo Tania mau tahu goreng lima ribu pakai mayones sama pop es cappucino satu mbak" Ucap Felisa


"Okey siap" Jawab mbak Tari.


Kemudian mulai menyiapkan pesanan tersebut.


Sambil menunggu makanan mereka, Felisa mulai melihat ponselnya, ada beberapa panggilan tak terjawab dari nomor yang tak di kenalnya 0812xxxxxx, dia tak terlalu suka nomor tanpa nama, baginya itu hanya orang iseng yang punya niat buruk.


Tanpa memperdulikannya dan berniat menelpon balik, Felisa memasukan ponselnya ke dalam saku tasnya kemudian menatap area sekitar.


Hal yang berbeda di lakukan Tania, sahabatnya itu kini sedang menggeser layar pada Ig nya dari atas hingga ke bawah, tidak ada tanda - tanda kehidupan si pemilik Ig yang ia cari, Romi Setiawan tidak memposting apapun, terakhir kali postingannya adalah seminggu yang lalu, kini berandanya sunyi, bahkan story’ nya pun tidak ada.


"Aduh gawat Fel" Gumam Tania.


"Apanya yang gawat Tan" Tanya Felisa.


Tania kini ikut makan sambil tetap memainkan ponselnya, dengan cemas ia berusaha mencari tau keberadaan pria yang sudah membuatnya jatuh hati itu.


"Aduh di tanya bukannya jawab malah melamun,Tania,Tan, hello" Kesal Felisa karna panggilannya tak di gubris Tania. 


"Kenapa Fel, Berisik deh" Ucap Tania.


"Kamu kenapa, Tania" Ucap Felisa.


"Calon imam aku hilang Fel" 😭 Ucap Tania dengan wajah sedih, ia mencoba menjelaskan kepada Felisa.

__ADS_1


"Kenapa ? Kok bisa" Beo Feli masih belom faham.


"Ihh Felisa, bang Romi, calon imam aku hilang, dia ga aktif di Ig, mana aku ga tau nomornya lagi, gimana cara hubungi nya yah" Pikir Tania. 🤔


"Aku kira apa, gitu aja repot, sapa tau dia sibuk atau sedang berduaan sama makmumnya yang lain" Goda Felisa.


Ia ingin melihat reaksi sahabatnya itu. Tentu saja godaannya berhasil, terbukti Tania tidak menerima apa yang di katakan Felisa, baginya Romi calon imamnya tidak mungkin punya makmum yang lain, hanya dia calon makmum buat Romi.


Namun tak menutup kemungkinan, sebenarnya ia pun juga khawatir takut apa yang di bilang sahabatnya itu benar adanya, hari gini pria setia, hanya  satu berbanding seribu.


"Duh gimana dong" Cemas Tania dalam diamnya.


"Udah jangan pikir yang macam-macam dulu tadi aku hanya menggoda mu, coba lihat berandanya sapa tau ada petunjuk" Ucap Felisa memberi saran.


"Ya ampun Fel, doi ternyata Lagi tugas negara, kok aku bisa lupa yah" 😁 Ucap Tania setelah melihat postingan terakhir Romi.


Ia pun juga ingat, sebelum perpisahan mereka tempo hari, Romi sempat menjelaskan kepada Tania bahwa ia akan pergi selama sebulan ke luar kota untuk menjalankan sebuah misi, begitupun dengan Fendi.


Dari instagram Romi, Tania mengetahui bahwa Romi dan Fendi adalah seorang prajurit, hanya saja dia tidak mengetahui bahwa jabatan Fendi lebih tinggi di bandingkan pujaan hatinya itu.


Romi dan Tania belum jadian, hanya saja dari sikapnya Romi saat bertemu bisa menunjukan bahwa ia menaruh hati pada wanita manis itu, begitupun sebaliknya.


Semua hanya tentang masalah waktu, sehingga bisa di ketahui apakah perasaan Tania atau Romi bertepuk sebelah tangan atau tidak ?


Hanya Tuhan yang tahu.


Jangan lupa dukung terus karya Author yah 🥰

__ADS_1


 


__ADS_2