Prajurit ! I Love You

Prajurit ! I Love You
#Telaga Cinta


__ADS_3

Hari yang cerah untuk memulai aktivitas, Felisa sudah siap untuk berangkat kerja, ia ada tugas piket hari ini


“Beb, aku berangkat dulu yah, kalo bangun nanti sarapan ada di atas meja” Ucap Feli pada sahabatnya Tania yang masih tidur


“Hm, iya mama” Ucap Tania


Felisa menggeleng kepalanya melihat kelakuan sahabatnya itu, sepertinya Tania mengigau mungkin ia lupa sedang berada di mana


Ia pun kemudian beranjak keluar


“Neng Feli mau berangkat yah, ojek neng” Ucap Yusril


Seorang tukang ojek yang juga merupakan tetangganya


“Iya bang, ojek ke tempat biasa yah” Ucap Feli


“Siap neng” Ujar Yusril


Ia pun mengantar Felisa ke sekolahnya, hari ini Tania tidak mengantarnya, Felisa sengaja tidak membangunkan Tania, karna sahabatnya itu masih mengantuk, semalam waktunya dihabiskan untuk nonton drama pavoritnya


Alhasil ia baru sempat tidur jam 03.00 wib, padahal Feli sudah menyuruhnya untuk tidur


Bukan karna Feli tidak suka menonton drama, ia malah sangat suka, hanya saja ia tidak akan menonton ketika hari biasa karna jika ia sudah menonton maka ia akan maraton menonton setiap episodenya sampai habis dan itu bisa semalaman hingga pagi, dan itu akan mengganggu aktifitasnya, ia akan kurang berkonsentrasi dan lebih mengantuk saat bekerja


Makanya ia lebih memilih menontonya di akhir pekan, karna sehabis menonton besoknya ia bisa tidur dan beristirahat sepuasnya


Sesampainya di sekolah,


“Makasih yah bang Yus” Ucapnya sambil membayar ongkos ojek


“Sama – sama neng” Ucap Yusril kemudian berlalu


Felisa pun beranjak masuk ke dalam kantor, saat masuk ia mendapati Laras, Tika dan rekan senior lain yang sedang bercerita


“Assalamualaikum, hai semuanya” Ucap Felisa


“Walaikumsalam Fel” Ucap semuanya


“Ada apa ni, kayaknya asyik banget ngobrolnya” Tanya Felisa


“Oh ini kita lagi ngerumpi aja kok” Ucap Laras


“Oh” Ucap Feli kemudian bergabung dengan yang lainnya


Karna hari ini hari Jumat, tidak ada jam pelajarannya Feli, jadwalnya hanya pada hari senin dan rabu, namun ia tetap datang untuk mengisi absen


Laras dan dua senior lainnya sedang masuk ke dalam kelas untuk mengajar, seniornya yang lain sedang ke kantin untuk sarapan, hanya tersisa ia dan Tika yang masih berada di dalam ruang guru


“Fel” Panggil Tika


“Iya mbak” Ucap Felisa


“Kamu sibuk gak, mbak boleh ngomong sebentar” Tanya Tika


“Sebentar yah mbak, Feli mau antar ini dulu ke pak kepsek nanti Feli balik lagi” Ucapnya


“Oh iya Fel”


Felisa pun berlalu meninggalkan Tika menuju ruangan kepala sekolah untuk mengantarkan berkas yang diminta, kemudian ia kembali menemui seniornya itu


“Sini Fel duduk” Ajak Tika


“Iya mbak, ada apa yah” Tanya Feli


“Mbak sudah menyelesaikan hubungan mbak dengan Revan, ternyata benar apa yang ibu kamu katakan, percuma bertahan jika tak ada kepastian” Ucap Tika menjelaskan


“Lalu perasaan mbak sendiri bagaimana” Tanya Feli


“Awalnya sedih banget, karna kenangan yang udah kita lewatin sangat banyak Fel, tapi mbak coba buat ikhlasin, Alhamdulillah pelan – pelan sudah bisa menerima” Ucap Tika


“Alhamdulillah, iya mbak pelan – pelan aja jangan di paksakan, nanti sembuh sendiri seiring berjalannya waktu” Ucap Felisa bijaksana


“Iya Fel, mbak lega sekarang mbak bisa menjalani semuanya dengan baik, insya Allah ketemu sama yang lebih baik” Ucap seniornya itu


“Aamin semoga dipermudah segalanya yah mbak” Ucap Feli mendoakan


“Iya Fel, makasih yah” Ucap Tika


“Iya mbak, sama – sama” Ujar Felisa


Tak terasa waktu berjalan begitu cepat, bel panjang telah berbunyi menandakan saatnya pulang sekolah, hari ini pulangnya lebih awal di bandingkan hari lainnya


Felisa pun kembali pulang ke rumahnya


Sesampainya di rumah,


“Assalamualaikum” Ucap Felisa


“Walaikumsalam” Ucap Tania


“Sudah pulang beb, makan dulu” Ucap Tania

__ADS_1


“Iya, eh tumben kamu masak” Ucap Felisa


“Hahaha, bukan aku beb, tapi mama, tadi beliau datang ke sini nyariin aku, sekalian bawain makan siang buat kita, tadi beliau ngajak aku pulang, terus aku bilang tunggu Feli pulang dulu” Ucap Tania menjelaskan


“Oh Tante udah balik, cepat amat” Tanya Felisa


“Iya, Alhamdulillah kondisi kakek sudah jauh lebih baik” Ucap Tania


“Oh syukurlah kalau begitu” Ucap Felisa


Ia pun beranjak ke kamar untuk mengganti pakaiannya, dan mereka sama – sama menuju ke ruang makan untuk makan siang, sehabis makan, Tania pun pamit untuk pulang


“Balik dulu yah beb, makasih udah nampung aku beberapa hari ini” Ucap Tania berterima kasih


“Hahaha, iya sama – sama” Ucap Felisa tertawa melihat aksi temannya yang kocak


“Ih orang serius malah tertawa” Ucap Tania cemberut


“Habisnya kamu udah kayak musafir aja, pake acara ditampung, gak sekalian aja beb numpang tinggal di masjid” Ucap Felisa


“Felisa ih parah, hahahaha” Ucap Tania tertawa karna merasa lucu mendengar ucapan sahabatnya itu


Tania pun berlalu pergi ke rumahnya


Dr..dr..dr 📞


“Halo beb” Ucap wanita di seberang


“Halo” Ucap Felisa


“Hari ini sibuk gak Fel” Tanya Nurul, orang yang meneleponnya


“Gak kok, memangnya ada apa beb” Ucap Felisa


“Jalan – jalan yuk” Ucap Nurul


“Kemana” Tanya Feli


“Telaga Cinta” Jawab Nurul


“Oke deh, jam berapa beb” Ucap Felisa


“Ketemu habis ashar di lokasi yah” Ucap Nurul


“Oke siap” Ucap Felisa


“Oke deh, sampai ketemu yah Fel, Bey” Ujar Nurul


Masih ada waktu 4 jam lagi untuk janji bertemu Nurul, ia memilih untuk tidur siang, karna matanya sudah mengantuk


Di rumah Tania, kekasihnya Romi sedang berkunjung, ia mampir setelah mengantar komandannya


“Beb, memangnya Felisa ngomong begitu, dia muji Fendi seperti yang kamu bilang” Tanya Romi


“Hehehe, sebenarnya aku yang nambahin bang” Jawab Tania jujur


“Nambahin bagaimana maksud kamu beb” Ucap Romi


“Sebenarnya Feli cuma bilang pak Fendi ganteng, tapi aku lebih – lebihkan sedikit” Ucap Tania


“Maafin aku bang” Tania mengaku salah


“Hahaha, abang gak marah ko sayang, malah abang suka, gara – gara ucapan kamu si Fendi gak bisa tidur semalam, gelisah melulu dia” Ucap Romi menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi


“Oh yah, masa sih bang” Tanya Tania


“Iya sayang, sepertinya dia menyukai sahabat kamu, cuma belum mau jujur aja” Ucap Romi


“Kenapa bang, kan kalau suka bagusnya diungkapkan kayak abang gitu” Ucap Tania penasaran


“Hm, gini sayang, gak semua hal bisa diungkapkan begitu saja, perlu pertimbangan matang, apalagi seperti sahabat abang, dia tidak mau hanya sekedar pacaran, bukan karna dia tidak menyukai wanita, hanya saja pengalamannya di masa lalu membuat dia lebih berhati – hati dalam melangkah, dan abang yakin, mungkin Fendi punya alasan tertentu mengapa dia bersikap seperti itu” Ucap Romi menjelaskan


“Memangnya masa lalunya seperti apa bang” Tanya Tania penasaran


“Maafin abang dek, abang tidak bisa cerita, biarkan Fendi yang menceritakan sendiri saat dia benar – benar memutuskan untuk bersama sahabatmu itu” Ucap Romi


“Sahabat kamu bagaimana, apa dia juga menyukai Fendi” Tanya Romi pada kekasihnya itu


“Selama ini Feli belum cerita apapun bang, cuma terkadang dari tingkahnya sepertinya dia juga menyukai pak Fendi, cuma sejauh mana belum bisa Tania tebak bang” Ucap Tania


“Jangan asal menebak sayang, perasaan bukan permainan teka – teki, jika suka ia akan mengalir dengan sendirinya, biar waktu yang menjawabnya sayang” Ucap Romi bijaksana


“Iya bang” Ucap Tania


Diam – diam ibu Riana tak sengaja mendengar percakapan dua sejoli tersebut saat ia hendak lewat menuju dapur, ia tak menyangka Tania akan bertemu lelaki yang dewasa seperti Romi, ia bersyukur anaknya itu menemukan pria yang bisa membimbingnya, dari perkataan Romi saja sudah bisa Riana tebak, bahwa pria itu sangat berpikiran luas dan terbuka


Jam menunjukan pukul 16.00 wib waktu ashar, Felisa sudah selesai mandi dan akan menjalankan kewajibannya, setelah memanjatkan doa pada sang Kuasa, ia pun menyudahinya dan melipat mukenahnya menaruhnya ke tempat semula


Ia pun memoles wajahnya dengan bedak bayi dan sedikit mengoles bibirnya dengan lip tin


“Sudah siap” Gumamnya

__ADS_1


Ia pun mengambil ponselnya dan mengetik pesan kepada Nurul


“Beb aku otw”


“Okey beb, ketemu disana” Balasan dari Nurul


 


Sesampainya disana, nampaknya Nurul sudah duluan sampai, ia pun menghampiri temannya tersebut


“Dari tadi yah beb” Tanya Felisa


“Gak kok baru aja” Ucap Nurul


Mereka pun berjalan memasuki kawasan Telaga Cinta, tempat wisata yang di gemari oleh kaula muda di daerahnya


Lihat saja pemandangan di sekitarnya hamparan bukit sabana yang indah dan mengitari telaga tersebut, sebenarnya telaga ini dulu digunakan untuk area latihan para prajurit tentara, karna di sebelah depan area telaga adalah area Rindam (Resimen Induk Daerah Militer), hanya saja dikembangkan untuk menjadi objek wisata oleh masyarakat yang tinggal di area sekitar, sehingga fungsinya lebih menguntungkan, mengingat areanya yang sangat luas maka untuk latihan tentara dipakai area paling belakang, sedangkan di bagian depannya yang menjadi objek wisata dibuat semenarik mungkin untuk menarik minat pengunjung


Misalnya dengan membuat pahatan – pahatan dengan aneka gambar dan bentuk seperti contoh pahatan kayu yang membentuk love atau lambang cinta yang ada di bagian pintu masuk di dekat papan nama yang bertuliskan Telaga Cinta, disini juga dibangun sebuah jembatan kayu yang estetik, dan bahkan ada sepeda bebek – bebek dan rakit yang disediakan jika pengunjung ingin mengitari sepanjang telaga


Tempat ini juga sering digunakan untuk spot foto prewed bagi pasangan - pasangan yang ingin menikah, biaya masuknya pun murah, hanya 5k per orang


Felisa dan Nurul pun mencari tempat yang bagus untuk bersantai


“Fel, kamu bawa tikarnya gak” Tanya Nurul


“Iya bawa” Ucap Feli mengeluarkan tikar dari tas dan menggelarnya di rumput


Setelah itu, giliran Nurul yang menyusun semua makanan ringan dan minuman yang ia bawa ke atas tikar tersebut, seperti sedang peknik


“Okey siap, Fel foto yuk” Ajak Nurul


“Okey” Feli pun bergabung untuk berfoto


Mereka berdua saling bergantian mengambil gambar mereka masing – masing, tidak ada jasa tukang foto di kawasan ini, mau minta tolong orang lain pun, keduanya tidak enak hati


Banyak sekali pengunjung yang datang, mereka berdua pun kini sedang duduk menikmati pemandangan sambil memakan cemilan yang mereka bawa dari rumah


“Fel, lihat pasangan disamping kita” Ucap Nurul memberi kode kepada Felisa


Feli pun melihat ke arah pasangan yang dimaksud Nurul


“Mereka pacaran atau sekedar temanan Fel” Tanya Nurul


“Kayaknya mereka pacaran deh” Jawab Felisa memberikan hipotesis berdasarkan apa yang diamatinya


“Kayaknya rekan kerja deh beb” Ucap Nurul mengambil hipotesanya


Mereka berdua terus mengamati pasangan tersebut, dan mereka terus berargumen


“Mereka pacaran kayaknya deh, si cewek kayaknya capek dan si cowok sedang memegang tas cewek itu” Ucap Felisa


“Iya juga yah” Ucap Nurul 🤔


“Tuh lihat beb, si cowo pegang tangan si cewe, mereka berangkulan, wah fix ini pacaran” Ucap Felisa mengambil kesimpulan


Nurul pun pasrah karna hipotesanya salah, kalau dilihat dari segala tingkah pasangan yang mereka amati semuanya menunjukan bahwa mereka mungkin punya hubungan serius dan bukan hanya sekedar berteman


Banyak sekali pasangan yang datang ke area ini, hanya Nurul dan Felisa saja yang berteman, namun mereka berdua tidak ambil pusing mereka tetap bersantai sambil tetap menikmati senja yang ada sambil memakan cemilan mereka yang tersisa , Nurul pun mengambil foto dan beralih merekam siaran langsung , begitupun Felisa, mereka berdua mengambil gambar yang estetik


“Kayaknya besok – besok harus datang sama ayang deh, Hahaha” Ucap Nurul terus merekam


“Ayang mana ayang, hahaha” Ucap Felisa


Banyak sekali yang berkomentar di video yang diambil Nurul, beberapa komentar juga menyarankan hal yang sama, sepertinya mereka sedang merana karna datang di area yang bernama Telaga cinta namun tidak dengan cintanya


“Huf, pulang yuk beb” Ucap Nurul dan menyudahi rekamannya


“Yuk” Ucap Felisa


Karna hari sudah mulai malam, mereka pun memutuskan untuk pulang.


 


 


 


Ke Telaga cinta tapi tidak membawa cintanya 🤭Author juga mau ah kesana, tapi apa harus juga dengan pasangan 🤔


Hm.... nanti di pikirkan 😁


Kalo Readers bagaimana ?


Mau kesana atau tidak ?


Terus pantengin karya Author yah, jangan lupa like dan komen, serta bantu share karya Author yah biar yang lainnya juga bisa membaca ☺️ Terima kasih 🙏 Saranghae semua 🥰


 


 

__ADS_1


__ADS_2