Prajurit ! I Love You

Prajurit ! I Love You
#Menyusul Ke Rumah Sakit


__ADS_3

Keesokan harinya, tekad Fendi sudah bulat, ia akan pergi ke rumah sakit, ia akan terang - terangan menemui Felisa


"Broh mau kemana" Ucap Romi yang baru datang ke rumahnya


"Ke rumah sakit broh, aku mau nemuin Feli" Ucap Fendi


"Broh tapi bang Dio" Ucap Romi


"Aku akan ngomong ke bang Dio" Ucap Fendi


Fendi pun bergegas masuk ke mobilnya tanpa peduli dengan keberadaan Romi


"Broh tunggu" Ucap Romi


Ia pun mengejar Fendi dengan motornya, padahal barusan ia ingin pergi bersama dengan sahabatnya itu namun Fendi sudah lebih duluan, alhasil ia harus kembali lagi ke rumahnya untuk mengambil motornya, sengaja ia tak memakai mobilnya


Romi melaju mengejar Fendi yang nampak sudah duluan lebih jauh, hampir saja ia kehilangan jejak sahabatnya itu


Di tengah perjalanan, ia harus menepikan motornya sebab ada panggilan dari kekasihnya Tania


"Halo, assalamu Alaikum sayang" Ucap Romi


"Walaikumsalam bang, lagi dimana" Ucap Tania


"Lagi di jalan sayang, ada apa" Ucap Romi


"Aku mau ngasih tau kalo Feli pulang hari ini bang, sekarang kita lagi dalam perjalanan ke rumah" Ucap Tania


"Apa" Ucap Romi kaget


"Ada apa bang" Tanya Tania


"Tadi kamu bilang apa sayang, Feli udah pulang" Ucap Romi


"Iya bang, kita lagi dalam perjalanan ke rumah" Ucap Tania


"Memangnya Feli udah sembuh" Tanya Romi


"Iya bang, udah mendingan" Ucap Tania


"Oh syukurlah kalau begitu" Ucap Romi


"Iya bang, btw udah dulu yah bang, nanti aku kabarin lagi" Ucap Tania


"Iya sayang, hati - hati di jalan yah, salam buat semuanya" Ucap Romi


"Iya bang, Abang juga yah, walaikumsalam" Ucap Tania


"Iya sayang" Ucap Romi


Panggilan pun berakhir


"****, Fendi ke rumah sakit lagi" Ucap Romi


Ia berusaha menelpon sahabatnya namun tidak bisa di hubungi, ia menjadi kesal lantas memacu motornya kembali mengikuti Fendi ke rumah sakit


Di dalam mobil, Fendi asyik menyetir, ia bahkan belum mengaktifkan ponselnya semenjak habis charger, bahkan ia belum melihat ponselnya dari bangun tidur, benda itu sedang berada di dalam tas kerjanya


"Aku harus mulai ngomong dari mana yah" Gumam Fendi


"Kalau bang Dio gak terima, apa yang harus ku lakukan" Ucapnya


Ia nampak khawatir, dan memikirkan hal apa yang harus ia katakan pertama kali saat bertemu dengan Diora


Ia nampak menyusun kata - katanya di dalam mobil sambil terus menyetir, hingga tak terasa telah sampai di rumah sakit, ia pun memarkirkan mobilnya di parkiran kemudian keluar dan menuju kamar rawat Felisa


Di perjalanan Romi terus memacu motornya dengan kecepatan cepat, hingga ia dapat menyusul ke rumah sakit, setelah memarkirkan motornya, ia melihat mobilnya Fendi sedang terparkir, lantas ia pun turun dari motornya dan berlari ke arah dalam rumah sakit


"Sus, kemana pasien di ruangan ini" Tanya Fendi

__ADS_1


"Oh Bu Feli sudah pulang pak" Ucap seorang suster yang sedang membereskan kamar Felisa


"Oh gitu, terima kasih" Ucap Fendi


"Sama - sama pak" Ucap suster tersebut


Setelah sampai Romi pun meneriaki sahabatnya


"Broh" Ucap Romi


Fendi pun melihat ke arah dimana sahabatnya berada


"Kok kamu disini" Tanya Fendi


"Aku ngikutin kamu, kamu orang telepon malah gak aktif" Ucap Romi


"Hape ku di tas, ada apa" Ucap Fendi


"Tadi Tania telepon bilang kalau Feli udah keluar dari rumah sakit" Ucap Romi


"Iya, tadi barusan suster udah ngasih tau" Ucap Fendi


"Terus gimana" Tanya Romi


"Aku akan ke rumahnya" Jawab Fendi


"Sekarang" Tanya Romi


"Nanti malam" Ucap Fendi


"Oh baiklah" Ucap Romi


"Yuk berangkat" Ucap Fendi


"Yuk" Ucap Romi


Mereka berdua pun berjalan keluar rumah sakit


"Iya, tadi rencana mau nebeng, tapi kamunya keburu pergi, ya sudah aku ambil kesayanganku aja" Ucap Romi


"Bagus kalau begitu, dia udah nganggur lama gak kamu naikkin" Ucap Fendi


"Ih tapi aku setia merawatnya kali" Ucap Romi


"Hum" Ucap Fendi


Kemudian masuk ke dalam mobilnya


"Kita ke markas" Ucap Fendi


Ia melakukan mobilnya, di susul Romi yang ikut dari belakang


Mereka berdua terus melaju kemudian masuk ke dalam area markas kesatuan mereka


"Selamat pagi Dan" Ucap prajurit yang jaga memberi hormat


Fendi pun tersenyum kepada mereka kemudian melajukan mobilnya


"Kamu giliran jaga" Ucap Romi pada salah satu prajurit


"Siap Dan" Ucap prajurit tersebut


Romi pun menjalankan motornya kemudian mengikuti mobil Fendi


Sesampainya di parkiran, Romi segera membuka pintu mobil Fendi, jika di kesatuan, Fendi tetaplah senior Romi, sudah sepatutnya ia menghargainya


"Serka Romi, nanti malam kau temani saya" Ucap Fendi sebelum beranjak


"Siap Dan" Ucap Romi

__ADS_1


Ia tak lagi mengikuti Fendi sebab sudah ada dua anak buah yang mengikuti komandannya itu


Romi pun pergi latihan bergabung dengan rekan - rekannya, Minggu depan mereka akan berangkat BKO di negri orang, untuk itu harus dipersiapkan dengan matang


Ia harus tetap berlatih, sebab sebagai prajurit negara, ia harus bersiap melawan siapapun yang berani macam - macam dengan negaranya, ia harus melindungi tanah air dengan jiwa raganya


"Serka Romi" Panggil Sertu Nyoman


"Iya, ada apa" Ucap Romi


"Saya mau ngasih undangan acara tunangan saya" Ucap Nyoman


"Terima kasih sudah mengundang saya" Ucap Romi


"Siap" Ucap Nyoman


"Nanti saya akan datang" Ucap Romi


"Siap jangan lupa ajak Tania" Ucap Nyoman


"Pasti" Ucap Romi


"Kamu juga mengundang Danyon" Tanya Romi


"Itu sudah pasti, saya tadi sudah kasih undangannya" Jawab Nyoman


"Baiklah kalau begitu, saya kesana dulu" Ucap Romi


"Siap" Ucap Nyoman


Kemudian kembali ke lapangan, sedangkan Romi ia sedang menuju komandannya karena di panggil


Di rumah Felisa, semua sedang berkumpul


"Aku ke belakang dulu mau masak" Ucap Ela


"Maaf yah mbak belum bisa bantuin" Ucap Felisa


"Iya gak papa, kamu istirahat aja biar cepat sembuh" Ucap Ela


"Kalian ngobrol dulu, mbak mau bantuin Ela di belakang" Ucap Melati


Suaminya Diora sudah berangkat kerja


"Beb" Panggil Tania


"Hum" Ucap Felisa


"Mau pinjam hp aku gak buat nelpon pak Fendi" Ucap Tania


"Gak hafal nomornya" Ucap Felisa


"Kalo gitu hubungi bang Romi aja" Ucap Tania


"Mereka pasti sibuk beb" Ucap Felisa


"Gak juga pasti" Ucap Tania


Ia lantas menghubungi kekasihnya itu namun tidak ada jawaban sama sekali


"Kemana sih bang Romi, ko ga angkat" Ucap Tania


"Sibuk beb, kan masih jam kerja" Ucap Felisa


"Iya yah, hehehe" Ucap Tania


"Btw nanti aku minta nomornya pak Fendi dari bang Romi, biar kamu bisa pinjam hape aku buat komunikasi, tapi kita diam - diam aja biar gak ketahuan sama yang lainnya, bang Dio kalau ngamuk sadis, hahaha" Ucap Tania tertawa


"Hahahah" Felisa pun juga ikut tertawa

__ADS_1


Memang benar - benar dua sahabat ini, mereka terus aja bercerita dan tertawa, Ela dan Melati di buat bingung dengan candaan mereka, namun mereka bersyukur, rumahnya kini ramai kembali.


Bersambung_


__ADS_2