Prajurit ! I Love You

Prajurit ! I Love You
#Es Mencair


__ADS_3

Di rumah Melati sedang memainkan ponselnya melihat postingan Tania di Instagram


"Lihat apa sayang" Tanya Diora yang baru saja keluar dari kamarnya


"Oh lagi lihat postingan orang - orang bang" Jawab Melati


"Feli belum pulang" Ucap Diora


"Iya sayang, belum, mungkin sebentar lagi, biarin aja dia main sama Tania" Ucap Melati membela asik iparnya


"Iya" Ucap Diora


"Coba kamu hubungi" Ucap Diora


"Ponselnya kan Abang pegang" Ucap Melati


"Oh iya juga,lupa" Ucap Diora


"Udah aku bilang kasih aja ponselnya, masih aja kekeh mau di pegang" Ucap Melati cemberut


"Sayang jangan cemberut begitu dong" Ucap Diora


"Mama, papa, Meldi mau kue kayak begitu" Ucap Meldia sambil menunjuk gambar kue yang ada di film kartun kesukaannya


"Oh iya sayang nanti mama bikin buat kamu yah" Ucap Melati


"Sayang kamu bisa" Tanya Diora


"Sssttt nanti Mel jelasin bang" Ucap Melati pada suaminya


Memang terkadang Diora kurang fokus, mesti di kasih tau dulu baru faham


"Mama, yang ini juga" Ucap sang anak


"Iya sayang nanti yah" Ucap Melati


Dr...dr ...dr πŸ“ž


"Halo, assalamu Alaikum Dena" Ucap Melati


"Walaikumsalam mbak, apa kabar" Ucap Dena


"Baik sayang,kalo kalian" Tanya Melati


"Baik juga mbak, Alhamdulillah" Ucap Dena


"Syukurlah" Ucap Melati


"Oh yah mbak, ultah Meldia jadi di rayain" Tanya Dena


"Jadi sayang" Ucap Melati


"Oh iya, aku udah tanya sama bang Putra, kita bisa balik mbak" Ucap Dena


"Wah bagus kalau begitu, rame dong kita" Ucap Melati antusias


"Tante, adek Meldi mana" Ucap Reihan sang keponakannya


"Ini sayang lagi nonton" Ucap Melati


"Sayang bang Rei mau ngomong sama kamu" Ucapnya pada sang anak


"Halo bang Rei" Ucap Meldia


"Adek" Ucap Reihan


"Wah Meldi cantik banget, mau hadiah apa dari Tante dan bang Rei" Tanya Dena


"Boneka Tante" Ucap gadis cilik tersebut


"Wah Meldi udah mau 4 tahun yah, cepat banget gedenya" Ucap Dena


"Iya, bang Rei juga ganteng udah kelas 1 yah bang" Ucap Melati

__ADS_1


"Iya Tante" Ucap Reihan


"Btw gimana kabar bang Dio mbak" Tanya Dena


Diora yang baru dari dapur pun, duduk di samping istrinya


"Alhamdulillah udah mendingan dek" Ucapnya


"Alhamdulillah" Ucap Dena


"Feli mana mbak, kok aku telpon gak masuk yah, aku coba berkali - kali gak ada jawaban" Ucapnya


"Hapenya di sita bang Dio" Jawab Melati


Diora hanya bisa terdiam dan menatap istri tercintanya


"Kenapa bang, ko disita" Tanya Dena


"Nanti mbak cerita sayang" Ucap Melati


"Oh yah sudah kalau begitu mbak" Ucap Dena


"Kamu balik kesini kapan dek" Tanya Melati


"Mungkin hari Minggu mbak" Jawab Dena


"Oh iya, berarti nanti kita bertiga Feli bisa nyari - nyari perlengkapan buat ultah Meldi" Ucap Melati


"Iya mbak, kalau gitu udah dulu yah mbak, nanti aku nelpon lagi mbak" Ucap Dena


"Iya sayang" Ucap Melati


"Salam yah mbak buat Feli" Ucap Dena


"Kamu juga sayang, salam buat suami kamu" Ucap Melati


"Iya mbak, walaikumsalam" Ucap Dena


Panggilan pun berakhir


Dan Fendi pun jarang nimbrung di obrolan grup keluarga, sehingga belum ada yang tau informasi apapun


Namun Dena sudah tau bahwa Fendi dan Felisa sedang dekat, namun selebihnya Dena belum bertanya lebih lanjut perihal hubungan mereka


Di sisi lainnya, Ke empat orang pemuda dan pemudi baru saja keluar dari bioskop, mereka sedang saling membahas film yang mereka tonton


"Sayang" Panggil Fendi


"Hum hum" Ucap Romi


Fendi melepar sedotan ke arah Romi, karena kesal di ledekin


"Sorry broh" Ucap Romi


"Iya bang" Ucap Felisa


"Abang akan ngomong serius dengan bang Dio, tapi tunggu keadaan bang Dio sehat dulu" Ucap Fendi serius


Felisa dan pasangan bucin Romi dan Tania sedang mendengarkan dengan seksama omongan Fendi, lelaki tersebut nampak serius dengan ucapannya


"Abang gak takut" Ucap Felisa


"Takut pasti ada, tapi Abang harus berani" Ucap Fendi kekeh dengan keputusannya


"Kalau begitu Feli akan dukung Abang" Ucap Felisa


"Makasih sayang" Ucap Fendi


Dia pun menggenggam erat tangan gadis tersebut


"Wah so sweet" Ucap Tania


Ia nampak kagum terhadap Fendi

__ADS_1


"Fel, aku kagum sama kamu loh" Ucap Romi


"Hum, ngapain kamu kagum sama calon aku" Ucap Fendi kesal dengan sahabatnya, mode cemburunya sedang kambuh


"Gini nih, suka su udzon" Ucap Romi


"Maksud aku, kagum karena Feli bisa lelehkan es yang beku, akhirnya mencair juga, hahahaha" Ucap Romi tertawa


"Hahaha, iya, aku gak nyangka loh pak Fendi bisa romantis juga,kayak geli gimana gitu, hehehe" Ucap Tania spontan


"Hum" Ucap Fendi menatap tajam Tania


"Eh salah maksud aku kak Fendi" Ucap Tania


Ia menunjukan dua jarinya sebagai lambang perdamaian


"Wkwkwkw, eh broh, jangan lihatin pacar aku begitu kan dia jadi takut" Ucap Romi


"Hum" Ucap Fendi


Memutar matanya ke atas tanda malas


"Yuk balik" Ucap Tania


"Abang kita balik dulu yah" Ucap Felisa


"Abang antar aja gimana" Ucap Fendi memberi tawaran


"Gak usah bang, aku pulangnya sama Tania aja, kasihan Abang nanti kelelahan" Ucap Felisa


"Yah sudah kalau begitu, Tan bawa motornya hati - hati yah" Ucap Fendi


"Siap kak" Ucap Tania


"Iya sayang, kamu hati - hati yah, kalau udah di rumah kabarin aku" Ucap Romi


"Siap sayang" Ucap Tania


Mereka pun berpisah di parkiran, Tania mengendarai motornya membawa Feli, sedangkan Romi menyetir mobilnya Fendi, mereka berbeda arah, sehingga Tania pun mengedarak motornya dengan kecepatan cepat


"Tan, pelan - pelan" Ucap Felisa


"Iya beb, kayaknya baru habis hujan deh, jalannya basah" Ucap Tania


"Iya, makanya pelan - pekan aja bawanya" Ucap Felisa


"Okey beb" Ucap Tania


"Oh yah, tadi mbak Mel, DM nanya kita lagi dimana" Ucap Tania


"Terus kamu jawab apa" Tanya Feli


"Yah aku balas kita baru habis nonton" Ucap Tania


"Terus mbak Mel, nyuruh kita biar cepat pulang, soalnya bang Dio nanyain kamu" Ucap Tania


"Oh begitu" Ucap Felisa


"Bang Dio belum ngasih hape kamu beb" Ucap Tania


"Belum masih di tahan" Ucap Felisa


"Oh gitu" Ucap Tania


"Iya" Ucap Felisa


"Sabar beb"Ucap Tania


Kemudian melajukan motornya dengan kecepatan sedang, di perjalanan mereka terus bercerita, Tania menjadi pendengar yang baik untuk sahabatnya itu begitupun sebaliknya, persahabatan mereka erat, membagi suka maupun duka, Tania berharap Felisa mendapatkan kebahagiannya.


Bersambung_______


Panjang umur dan selalu bahagia orang - orang baik ☺️

__ADS_1


Dukung terus karya Author yah semuanya, Saranghae ❀️😘πŸ₯°


__ADS_2