Prajurit ! I Love You

Prajurit ! I Love You
#Belanja


__ADS_3

Pagi hari menyingsing, sinar matahari bersinar cerah, burung - burung berkicau riang, seorang gadis masih tertidur lelap, semalam ia susah sekali untuk tertidur karena pikirannya sedang terganggu tentang pria pujaan hatinya


"Dek, bangun yuk, kan kita mau belanja perlengkapan ultah Meldi" Ucap Dena


"Hum" Ucap Felisa


Badannya menggeliat karena di tepuk Dena


"Bangun dek" Ucap Dena lagi


"Iya mbak" Ucap Felisa


Kemudian bangun dari tidurnya


"Yuk buruan siap - siap" Ucap Dena


"Iya" Ucap Felisa


Dena pun keluar dari kamar adik iparnya dan bertemu dengan yang lainnya di ruang tamu


"Gimana udah bangun" Tanya Putra


"Udah bang lagi siap - siap" Jawab Dena


"Yah udah kalian juga siap - siap" Ucap Diora


"Iya bang"


"Iya bang"


Ucap yang lainnya


Diora sendiri sudah siap, ia sedang duduk santai di ruang tamu


"Assalamu Alaikum" Ucap Tania


"Walaikumsalam" Ucap Diora


"Halo bang, Feli ada" Tanya Tania


"Ada di dalam, btw ada apa ni kayaknya bahagia sekali Tan" Ucap Diora


"Hehehehe, gak dan kok bang, cuma lagi senang aja dong" Ucap Tania


"Oh begitu, yuk duduk dulu, Feli sama yang lainnya lagi siap - siap" Ucap Diora


"Oh iya bang" Ucap Tania


Kemudian duduk bercerita dengan Diora


"Abang belum kasi hape Feli yah bang, kasihan loh bang Feli kayak orang jadul gak main hape padahal semua pakai, mana dia berdiri pas samping anak kecil yang lagi main game, kasihan banget deh, hahahaha" Ucap Tania


"Hum" Ucap Diora


"Hehehe, maaf bang, khilaf" Ucap Tania


Seketika ia merutuki bibirnya yang ceplas ceplos tak tau tempat


"Apa Feli tidak mengeluh ke kamu" Tanya Diora


"Gak ko bang, Feli tau Abang lakuin itu karna Abang sayang, jadi dia baik - baik aja cuman kita yang lihatnya kasihan, soalnya dia gak ada yang bisa di mainin, paling diam - diam Bae, kalau ada yang nelpon juga paling Feli lihatin aja, aku nyuruh pake punya ku dia bilang gak usah" Ucap Tania


"Hum gitu yah" Ucap Diora


"Iya bang" Ucap Tania


"Kamu duduk sendiri gak papa kan, Abang mau ke dalam dulu" Ucap Diora


"Okey bang, siap" Ucap Tania


Diora pun meninggalkan Tania seorang diri


Tak lama kemudian Felisa keluar dari kamarnya dan ia melihat seorang gadis sedang duduk membelakanginya seperti orang yang ia kenal


"Tania" Panggilnya

__ADS_1


"Hai beb" Ucap Tania


"Kamu dari tadi disini" Tanya Felisa


"Gak kok, baru lima belas menit" Jawab Tania


"Kenapa gak ke kamar aku aja" Ucap Felisa


"Gak papa kok, tadi pas datang aku ngobrol sama bang Dio" Ucap Tania


"Terus bang Dio nya kemana" Tanya Felisa


"Lagi ke dalam" Ucap Tania


"Oh okey, kamu udah sarapan, sarapan bareng yuk' Ajak Felisa


"Udah sih tapi kalau kamu ajak, yuk" Ucap Tania


Mereka berdua pun menuju dapur untuk sarapan


"Wah nasi gorengnya wangi banget" Ucap Tania


"Iya" Ucap Felisa


"Siapa yang masak beb" Tanya Tania


"Mbak dong" Ucap Dena yang baru datang


"Oalah mbak, maknyus ini mah kalau mbak Dena masak, wangi, gurih lagi" Ucap Tania


"Jadi maksud kamu, kalau mbak yang masak gak enak gitu Tan" Ucap Melati yang muncul tiba - tiba


"Astagfirullah mbak, hampir sedikit aku keselek loh karena susah menelan" Ucap Tania


"Ni minum dulu" Ucap Felisa


Ia memberikan air untuk sahabatnya itu


"Bukan gitu mbak cantik, maksud aku masakan mbak Mel juga enak pol, cuma karena ini mbak Dena yang masak masa aku muji nya mbak Mel kan gak afdol mbak, jadi aku muji mbak Dena karena mbak Dena yang masak" Ucap Tania hati - hati menjelaskan


"Hahahaha, mbak cuma bercanda aja kamu kayak takut banget loh" Ucap Melati tertawa


"Gak lah, ada - ada aja, yuk makan" Ucap Melati


"Makan mbak" Ucap Tania


"Kalian aja, tadi kita udah selesai" Ucap Dena


"Okey mbak" Ucap Tania


Ia dan Felisa pun menghabiskan sarapan mereka


Setelah beristirahat sebentar, mereka pun bersiap - siap


"Meldi sama Reihan kemana mbak" Tanya Tania


"Udah di jemput Tante Devanka" Ucap Felisa


"Oalah iya aku lupa" Ucap Tania


"Yuk semuanya kita berangkat" Ucap Putra


Semua pun menuju keluar, Felisa dan Diora paling belakang


"Dek" Panggil Diora


"Iya bang" Ucap Felisa


"Ini" Ucap Diora sambil memberikan ponsel Felisa


"Ini" Ucap Felisa terbata


"Ponsel adek, di pakai aja, maafin Abang yah udah 2 bulan Abang simpan" Ucap Diora


Tak menunggu lama, Felisa langsung memeluk kakaknya itu, dia sangat senang mendapatkan ponselnya kembali

__ADS_1


"Makasih yah bang" Ucap Felisa


" Iya sama - sama" Ucap Diora ikut senang melihat adiknya tersenyum


"Abang, adik, ayo buruan" Ucap Melati


"Iya" Ucap keduanya yang di panggil


Tania memberikan helm kepada sahabatnya itu, Melati di bonceng Diora begitupun Dena di bonceng suaminya Putra


"Abang udah kunci pintu" Tanya Melati


"Sudah sayang" Jawab Diora


"Waduh pada mau kemana ni" Tanya Bu jamilah yang tengah lewat


"Eh ibu, iya ini kita mau jalan sebentar, titip rumah yah Bu" Ucap Melati


"Siap, hati - hati yah" Ucap Bu Jamilah


"Iya Bu, mari" Ucap Dena


Mereka pun bergegas mengendarai motor masing - masing menuju kota karena mereka akan membeli keperluan mereka disana, tentunya karena harganya lebih murah


"Beb, sekalian nanti kita ambil paket yah" Ucap Felisa


"Memangnya kurirnya gak bawa" Tanya Tania


"Bawa sih tapi kan mumpung nanti di kota biar sekalian aja" Ucap Felisa


"Okey deh kalau begitu" Jawab Tania


Mereka terus bercerita hingga sampai di tempat tujuan


"Oh yah kita langsung ke pasar aja yah, soalnya sisa makanan nya aja habis itu baru kita cari sneknya" Ucap Melati


"Gini aja mbak, gimana kalau mbak sama bang Dio belanja buat makanan besarnya, kan cuma nambah beberapa aja soalnya beberapa kan udah pesan juga kan, nanti aku sama bang Putra belanja sneknya, Feli sama Tania ambil paket mereka'' Ucap Dena mengusulkan


"Wah bagus juga tuh, tapi nanti kita ketemunya dimana" Tanya Melati


"Di toko kue langganan aja mbak biar sekalian kita lihat kue ultahnya bareng" Ucap Felisa


"Nah ide bagus, jadi nanti kita saling telepon aja yah, biar menuju kesana sama - sama" Ucap Dena


"Tapi Feli kan gak punya hape" Ucap Tania


"Nomor aku ada di mbak kan" Ucapnya lagi


"Aku punya hape kok, nih" Ucap Felisa


"Hah"


"Hah"


Semua menatap heran


"Kamu beli hape baru beb" Tanya Tania


"Iya dek, kamu beli hape baru" Tanya Dena dan Melati


"Gak kok, di kasih bang Dio" Ucap Felisa


"Apa" Ucap Tania kaget


"Bang" Ucap Putra


"Abang" Ucap Dena


"Sayang" Ucap Melati


Diora yang di tatap hanya tersenyum


"Yuk belanja dulu nanti Abang jelasin" Ucap Diora


"Okey" Ucap Semuanya

__ADS_1


Mereka pun berbelanja dan menjalankan tugas sesuai misi masing - masing.


Bersambung_______


__ADS_2