
Setelah sampai di lokasi, Rafa dan Nurul telah menunggunya di depan kafe.
"yuk langsung masuk" Ajak keduanya.
Suasana kafe begitu ramai, banyak kaula muda yang sedang asyik bercerita, ada pula orang dewasa seangkatan bang Dio dan mbak Melati.
Kafe ini diperuntukan untuk semua jenis kalangan, sebab selain indah tempatnya, makanan dan minuman di kafe ini juga tidak terlalu mahal, sudah dua kali Felisa kesini, dulu ia pernah kesini bersama Tania, mereka sering jajan berdua, atau keliling berdua karena Tania jago sekali dalam membawa kendaraan beroda dua, jadi Felisa sering di ajak kemanapun.
Mereka pun memilih tempat di sudut sebelah kiri, pemandangan yang di tampilkan dari tempat duduk mereka langsung mengarah ke arah jembatan, salah satu Ikon kota mereka tersebut.
Kalau malam maka jembatannya sangat indah karna banyak lampu yang terpasang, belum juga cahaya lampu dari rumah - rumah penduduk, indah suasananya jika malam, seperti sedang melihat kembang api, ketiganya pun memesan makanannya, Rafa berkata mereka berdua bebas memesan apapun ,karna dia yang akan mentraktir mereka.
"Widi...bos Rafa ni ,senggol dong" 🤪 Celoteh Nurul
"Iya ni, bos kita, senggol dong" 🤣 Timpal Felisa ikutan
__ADS_1
"Hahahaha" 🤣🤣🤣 Rafa pun tertawa melihat tingkah konyol kedua temannya itu.
Rafa adalah salah satu manager klub sepak bola di kota mereka, ia sering membawa anak - anak berbakat untuk ikutan turnamen lokal maupun nasional, sehingga ia sudah seperti bos - bos perusahan besar, efek seringkali memakai kemeja atau bahkan jas jika acaranya resmi.
Maklum Rafa sering bertemu orang - orang penting dari klub lainnya, sehingga ia harus berpakaian rapi hanya untuk menghargai acara atau jamuan yang di adakan petinggi klub - klub lain.
"Yuk makan, pesanannya udah datang ni" Ucap Nurul
Kini sudah tersaji di meja mereka, ada nasi goreng bakso tiga porsi, salad buah, paket burger dengan kentang, pisang lumer, roti bakar coklat, jus alpukat, mangga,dan blue ocean, duh nikmatnya 🤤. (Author jadi lapar 🤤)
"Hahahaha taruh di perut lah masa di kaki" 🤪 Ucap kedua wanita tersebut.
"Yuk makan, Bismillah, selamat makan" ☺️ Ucap ketiganya bersamaan.
Acara reuni itu di isi dengan candaan dan tawa riang, bernostalgia tentang masa - masa kuliah, dari pertama kali ospek hingga mereka lulus, banyak kenangan yang telah mereka lewati, sebab saat kuliah mereka bertiga pun cukup akrab.
__ADS_1
Tak terasa waktu telah berlalu, jarum jam menunjukan pukul 20.00 wib, mereka pun menyudahi makannya karna telah usai, kemudian Rafa beranjak ke meja kasir untuk membayar.
Setelah itu mereka bertiga keluar dan berjalan bersama menuju ke arah jalan raya, sebab posisi kafe lebih ke dalam gang, setelah sampai Rafa berniat mengantarkan Felisa pulang hanya saja ditolak gadis tersebut, sehingga mereka memutuskan untuk memberhentikan angkot untuk Felisa naik, setelah angkotnya berhenti Felisa pun pamit pada keduanya lalu menuju pulang ke rumahnya.
Felisa pun pulang dengan hati yang bahagia, reuni selalu punya kesan tersendiri, dari yang lama berpisah akan berjumpa kembali, memory yang sempat lupa akan di ingat kembali, bersama - sama dengan orang terkasih, mengenang hal - hal lucu dan tertawa bersama adalah moment yang tidak bisa di lupakan, seperti itulah yang tengah si rasakan oleh Felisa saat ini.
Bagaimana dengan Readers semuanya ?
Apakah kalian juga suka reuni dengan teman - teman kalian ?
Author sih suka 🤭 Gak ada yang nanya Thor 🤪 hehehe.
Terus Pantengin karya Author yah, jangan lupa klik suka dan komen 🥰 Terima kasih 🙏
__ADS_1