Prajurit ! I Love You

Prajurit ! I Love You
#Kabar Felisa


__ADS_3

Sudah lima hari Felisa sakit, namun ia tak mau di bawa ke rumah sakit, padahal Melati dan Diora membujuknya agar di rawat di sana


"Dek, ke rumah sakit aja yuk" Ucap Ela


"Ayo dek" Ucap Melati


"Kita bawa ia kesana" Ucap Diora tegas


Beberapa hari ini ia tak ada perubahan, badannya makin kurus, wajahnya pun pucat pasi, walaupun Felisa bilang sudah mendingan namun tetap saja, saat Melati memeriksa kondisinya, tubuhnya masih kurang stabil


Padahal ia sudah di suntik dan di beri obat oleh kakak iparnya itu


"El, kita siapin barang - barangnya" Ucap Melati


"Iya" Ucap Ela


"Bang kita bawa pakai angkot atau gimana" Ucap Melati


"Pakai mobil teman aku aja mbak, aku udah telepon dia dan dia sedang kesini" Ucap Ela


Memang setelah beresin pakaian Felisa, Ela langsung menghubungi temannya itu


"El kamu gak jadi berangkat, apa sudah bilang ke suami kamu" Tanya Diora


"Sudah bang, katanya Feli sembuh baru balik aja" Ucap Ela


"Oh baiklah kalau begitu" Ucap Diora


Tok ... tok ... tok ...


"Assalamu Alaikum" Ucap temannya Ela yang baru datang


"Walaikumsalam" Jawab Ela


"Bang Dio gendong Feli aja nanti aku sama Mel bawain tas pakaiannya" Ucapnya lagi


Beruntung Fais dan Meldia sedang berada di rumah neneknya Devanka sehingga mereka tidak perlu menghawatirkan mereka


"Yuk" Ucap Diora


"Duluan aja bang, aku kunci pintu dulu" Ucap Melati


Setelah itu ia bergegas menuju depan gang dan naik ke dalam mobil


Mereka pun melaju membawa Felisa ke rumah sakit tempat Melati bekerja


Sesampainya di sana Felisa langsung di tangani oleh perawat yang sedang bekerja


"Mel, siapa yang sakit" Tanya rekan kerja Melati


"Feli beb" Ucap Melati


"Sakit apa" Ucap rekannya


"Demam gak turun - turun, takutnya tipes" Ucap Melati


"Udah di tangani" Tanya rekannya itu


"Sudah lagi di dalam sama dokter Ana" Ucap Melati


"Oh syukurlah, aku kesana dulu yah" Ucap sang rekan


"Iya" Ucap Melati


Setelah di periksa, Felisa langsung di bawa ke rumah inap


"Gimana dok kondisi ipar saya" Tanya Melati


"Dia kena tipes, dan radang pada lambung" Ucap sang dokter


"Tipes dok" Tanya Melati


"Iya, jangan biarkan ia telat makan, dan juga harus istirahat penuh" Ucap dokter


"Siap dok" Ucap Melati


"Yah sudah saya permisi dulu" Ucap dokter Ana


"Makasih dok" Ucap Melati


"Sama - sama" Ucap sang dokter


Diora pun segera menuju ruang administrasi, sedangkan Ela dan Melati menemani Felisa di ruangannya


Di tempat lain, Tania sedang asyik telepon dengan pacarnya Romi

__ADS_1


"Beb, kabar Felisa gimana" Tanya Romi


"Baik aja kok beb, kenapa memangnya" Ucap Romi


"Gak papa sih, cuma kata Fendi sudah lima hari susah di hubungi" Ucap Romi


"Oh yah, aku juga belom komunikasi sama dia juga" Ucap Tania


"Kamu gak main ke rumahnya beb" Tanya Romi


"Belum sayang, dari abis halal bil halal aku belum ketemu sama dia lagi" Ucap Tania jujur


"Kata Fendi terakhir mereka komunikasi malam itu, seterusnya nomornya gak bisa di hubungi" Ucap Romi


"Oh yah, tapi kenapa pak Fendi gak main aja ke rumah Feli bang" Ucap Tania


"Gak tau, soalnya malam itu pas pulang dari rumah Feli, wajah Fendi kusut gak tau apa yang terjadi, dia belum cerita sama abang" Ucap Romi


"Yah udah abang tanya aja ada masalah apa" Ucap Tania


"Pengennya gitu, tapi" Ucap Romi


"Tapi apa bang" Ucap Tania


"Gak enak aja beb sama orangnya" Ucap Romi


"Yah daripada Abang penasaran" Ucap Tania


"Iya juga yah beb, yah udah nanti abis ini Abang tanyain deh" Ucap Romi


"Iya mending gitu bang, nanti abis ini aku ke rumah Feli juga" Ucap Tania


"Okey sayang, nanti kita saling berkabar yah" Ucap Romi


"Okey bang, yah udah Abang lanjut kerjanya" Ucap Tania


"Okey sayang" Ucap Romi


Panggilan pun berakhir


Kini Tania bersiap karena ia akan pergi ke rumah sahabatnya


"Ma, aku ke rumah Feli yah" Ucap Tania pamit


"Iya sayang" Ucap Riana


Ia pun bergegas ke rumah Felisa


Tok ... tok... tok..


"Assalamu Alaikum" Ucap Tania


Ia sudah mengetok pintu rumah sahabatnya beberapa kali namun tidak ada jawaban, ia juga coba menghubungi sahabatnya itu namun benar kata Romi, nomornya tidak dapat di hubungi


"Felisa" Teriak Tania


"Bang Dio" Ucap Tania


"Mbak Mel" Ucap Tania terus memanggil nama penghuni rumah tersebut


Namun naas tidak ada yang menyahut alias tidak ada jawaban, ia pun berniat untuk pulang, namun saat di tengah jalan pulang, ia bertemu tetangga Feli yakni ibu Jamilah


"Tania kamu gak ikut ke rumah sakit" Ucap Bu Jamilah


"Ke rumah sakit" Ucap Tania bingung


"Iya kan sahabat kamu masuk rumah sakit" Ucap Bu Jamilah


"Sahabat aku, maksudnya apa Bu" Ucap Tania


"Kamu gak tau kalau Feli masuk rumah sakit" Ucap Bu Jamilah


"Apa" Ucap Tania kaget


"Kapan Bu, kok aku gak tau" Tanyanya


"Tadi pagi Feli di bawa ke rumah sakit, sekarang lagi di rawat mungkin disana" Ucap Bu Jamilah


"Rumah sakit mana Bu" Ucap Tania


"Kayaknya rumah sakit tempat Melati bekerja deh" Ucap Bu Jamilah ragu


"Oh iya Bu, makasih informasinya" Ucap Tania


"Iya sama- sama" Ucap Bu Jamilah

__ADS_1


Tania pun bergegas pulang


"Gimana sih Tania, sahabatnya masuk rumah sakit malah gak yah" Ucap Bu Jamilah


"Ah sudahlah" Ucapnya lagi kemudian berjalan ke rumahnya


"Mama" Panggil Tania


"Ada apa sayang" Ucap Riana kaget


"Aku mau ke rumah sakit ma" Ucap Tania


"Kamu sakit" Tanya Riana


"Enggak ma, Feli yang sakit ma" Ucap Tania


"Astagfirullah" Ucap Riana


"Sakit apa" Ucapnya


"Gak tau ma, aku aja dapat info dari Bu Jamilah" Ucap Tania


"Yah sudah mama ikut" Ucap Riana


"Ayo Ma" Ucap Tania


Mereka pun naik angkot dan berangkat ke rumah sakit


Di tengah perjalanan Tania menelpon Romi, ia memberi tahu keadaan Felisa, Romi nampak kaget, ia pun menanyakan tempat gadis itu di rawat dan Tania memberitahunya


"Okey beb, Abang nanti ke sana sama Fendi" Ucap Romi


"Iya bang, hati - hati yah" Ucap Tania


"Kamu juga sayang, kamu tenang yah, Feli pasti baik - baik aja" Ucap Romi


Ia mengkhawatirkan kekasihnya itu sebab Tania pasti bersedih melihat kondisi sahabatnya itu


"Iya bang" Ucap Tania


Panggilan pun berakhir


Tania sampai dan langsung masuk ke rumah sakit, ia ingin segera menemui sahabatnya itu sekaligus melihat kondisinya


Di tempat lain, Romi nampak panik, ia mencari keberadaan Fendi


"Sertu Nyoman, lihat Komandan Fendi tidak" Tanya Romi


"Sedang kasih pembinaan, mungkin sebentar lagi sudah balik" Ucap Sertu Nyoman


Tak lama kemudian, Fendi datang, Romi lega melihat komandan sekaligus sahabatnya itu


"Komandan" Ucap Romi


"Ada apa Serka Romi" Ucap Fendi


"Mohon izin komandan, saya ingin mengatakan sesuatu yang sangat penting" Ucap Romi


"Ayo ke ruangan saya" Ucap Fendi


"Siap" Ucap Romi


Ia pun mengikuti Fendi ke dalam ruangannya


"Ada apa" Tanya Fendi


"Felisa masuk rumah sakit" Ucap Romi


"Apa" Ucap Fendi kaget


"Rumah sakit mana" Ucapnya


Romi pun memberi tahu tempatnya, Fendi pun segera bergegas


"Kita kesana kamu nyetir mobil saya" Ucap Fendi


"Siap" Ucap Romi


Mereka berdua pun bergegas menuju rumah sakit.


Bersambung_______


Wah apa yang akan terjadi di rumah sakit yah 🤔


Bagaimana kondisi Felisa, semoga baik - baik saja ☺️

__ADS_1


Dukung terus karya Author yah, terima kasih 🙏


Love Readers banyak - banyak ❤️❤️🥰🥰


__ADS_2