
Namaku Fendi Rahman Gunawan, anak dari seorang pengusaha ternama bernama Rahman Gunawan dan istrinya Betharia Gunawan
Ayahku ingin sekali aku mewarisi perusahaan yang di milikinya, namun aku lebih memilih mengabdikan jiwa dan ragaku untuk negara
Aku adalah seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI), menjabat sebagai Komandan Batalyon 7** bermarkas di kota A
Menjadi seorang prajurit tidaklah mudah namun juga tidak terlalu berat, pekerjaan kami sering di anggap sebelah mata karna ulah oknum - oknum tak bertanggung jawab, namun aku percaya banyak dari kami yang menjunjung tinggi rasa kemanusiaan dan cinta tanah air.
Latihan kami tidak main - main, tak jarang kami di kirim ke luar negeri untuk misi kemanusiaan atau ke perbatasan negeri untuk melerai konflik yang ada
Kami di latih untuk siap dalam segala keadaan, karna itu menjadi bekal buat kami bukan hanya untuk melindungi keluarga namun juga untuk membela tanah air
Ayahku berasal dari kota B, ibuku berasal dari kota A, ayahku merantau dan menikah dengan ibuku, hingga aku lahir, dan kami menetap di kota ini
Sebenarnya aku mempunyai seorang kakak, namun naas karna kejadian yang di alaminya membuat nyawanya tidak tertolong, aku orang yang supel dan ceria, namun semenjak kepergian kakakku banyak hal yang berubah, aku tak lagi seperti dulu, perangaiku berubah
Aku pun tak menyadari kenapa aku bisa menjadi pribadi yang dingin dan lebih tertutup, ayah ibuku pun merasa bingung dengan perubahan sikapku, namun mereka pun mengerti tentang apa yang terjadi, sehingga mereka tak mau memaksakan kehendak mereka
Mereka membebaskanku memilih jalan yang aku suka, dan aku pun menjalaninya sesuai keinginanku
Aku tumbuh dan besar di kota ini, aku tak ingin pindah kemanapun,sebab banyak hal yang aku sukai di sini,aku hanya pergi ke kota lainnya jika ada misi atau tugas negara,ataupun sekedar liburan,Dulu aku pernah menetap di kota lain beberapa bulan, itu pun saat masa pendidikan pertama kali menjadi prajurit,selebihnya tidak
Akhir - akhir ini tidurku sering tidak nyenyak, bukan karna pekerjaanku yang berat, bagiku mengawasi prajurit latihan sudah biasa, melatih mereka menembak juga biasa, hanya saja hatiku tidak tenang karna ada yang mengganggu
Kehadiran gadis itu membuat hidupku menjadi tak karuan, aku ingin sekali bertemu dengannya, ingin mengenal lebih banyak tentangnya, namun aku pun tak tau harus memulai semuanya dari mana, bahkan aku sering gugup ketika kami bertemu
"Ah pecundang sekali"
__ADS_1
"Masa seorang komandan prajurit kalah menghadapi seorang wanita"
"Seorang prajurit kok tidak berani,kau pengecut sekali Fendi" Gumamnya pada diri sendiri
Felisa, nama yang aku ukir di hatiku, nama itu juga yang sedang tertera di layar kontak ponselku
"Kenapa tidak ada balasan darinya yah ? Kenapa dia tidak menghubungiku ? Atau jangan - jangan dia sudah punya kekasih ? Atau dia tidak menyukai ku ? Tapi wanita mana yang bisa menolak pesonaku, argh" Gumam Fendi lirih
Banyak pertanyaan - pertanyaan yang kini berputar di kepalanya, ia sedang memikirkan apa yang di rasakan gadis itu
Author Pov...
Fendi,Fendi, Over thinking aja ni 🤣
Sabar dong, ayang bebeb hpnya lowbat 😂 kirimin pulsa dulu biar felisa bisa balas, kuotanya habis tuh 🤪
"Kalo aku tanya Romi gimana yah ? Ah jangan - jangan ! Dia pasti akan meledekku" Pikirnya
Banyak wanita dari berbagai profesi yang mengantri untuk menjadi kekasihku, bahkan ada yang masih mengejar ku sampai sekarang, namun begitulah aku, selalu menanggapi mereka dengan dingin, bahkan aku tak segan - segan memblokir mereka dari kontak teleponku
Bukan karena aku sombong dan angkuh, tapi siapa pun yang melihatku akan jatuh cinta padaku, bukan bermaksud lebay, tapi selain tampan aku adalah pewaris tunggal harta Rahman Gunawan, nama papaku terkenal di mana - mana.
Wanita manapun yang menjadi pasangan hidupku akan ku jadikan ratu, ia tak akan kekurangan sedikitpun, karna aku mampu untuk menafkahinya
Bahkan tanpa harta ayahku pun aku masih mampu, gaji ku sebagai seorang prajurit pun sudah lama aku tabung, bahkan ayah dan ibuku saja tidak mengetahui bahwa aku punya simpanan pribadi, yang mereka ketahui hanyalah rekening lainnya, yang di isi oleh uang pemberian orang tuaku
Aku tidak peduli dengan harta, aku hanya menginginkan seorang gadis yang bisa ku ajak hidup sederhana, layaknya istri prajurit pada umumnya, yang setia menemani suami mereka dalam suka maupun duka, dan rela mendoakan suaminya ketika menjalankan tugas negara, menyambut mereka saat tengah pulang bertugas, aku hanya menginginkan wanita seperti itu sebagai pendamping hidupku
__ADS_1
Aku tak ingin salah memilih, sebab aku merasa beberapa wanita yang mendekati ku selama ini hanya ingin harta dan statusku, dan tidak benar - benar menerimaku
Apakah salah jika aku menginginkan seperti itu, ini hidupku, aku lebih tau apa yang ku mau, tidak orang tuaku, ataupun mereka yang sok tau terhadap kebahagiaanku, bukankah begitu manusia, sebagiannya terlalu mencampuri kehidupan orang lain, seolah mereka adalah makhluk paling sempurna di muka bumi
Aku sangat tidak suka tipe manusia seperti itu, semoga aku bisa bertemu wanita yang benar - benar ditakdirkan untuk ku.
"Felisa, aku mengagumimu" Gumam Fendi.
Author POV.
Duh si Fendi .... awalnya hanya mengagumi, lama - lama menjadi ?
C ...c....c..c...c. cicak 🤣🤣🤣
Udah Author Cuma bercanda,yang pastinya kayak lagu nya band D’Bagind** 🎤Bertahan satu.....
Bertahan satu C ...N ... .A ...
Teka - teki kali ah 😂😁 Damai ✌️🤭
Terus dukung karya Author yah guys, Sorry ni baru Up, Author seharian ini sibuk ☺️ Harap maklum yah 😁 Terima kasih bagi yang sudah setia pantengin karya Author 🙏 SARANGHAE 🥰🤗
__ADS_1