Prajurit ! I Love You

Prajurit ! I Love You
#Taman Kota


__ADS_3

Keesokan harinya, Romi bersama pasukan lainnya tengah siap berangkat ke luar negri, mereka di utus untuk sebuah misi


Fendi sendiri pun akan berangkat setelah ia selesai mengurus beberapa urusan, ia hanya akan berkunjung melihat prajurit yang ia kirim, bukan untuk menetap bersama Romi dan yang lainnya sebab markas juga membutuhkan tanggung jawabnya


Di tempat lain, seorang wanita sedang galau karena kekasihnya akan pergi dengan waktu yang cukup lama, selama dua bulan di negri orang


"Udah dong beb nangisnya" Ucap Felisa menghibur Tania


"Hik Feli aku masih sedih tau, bang Romi bakal pergi jauh" Ucap Tania


"Hus, jangan ngomong gitu beb, pamali" Ucap Felisa


"Maksud aku bang Romi ke negri orang beb" Ucap Tania


"Udah nak, nanti juga Romi kembali" Ucap Riana


"Mama" Ucap Tania


"Tante" Ucap Felisa


"Kamu ni sudah gede masih aja nangis" Ucap Riana pada anaknya


"Sedih ma, bang Romi udah berangkat" Ucap Tania


"Iya sayang, kan udah jadi tugas dan tanggung jawabnya" Ucap Riana


"Iya beb, benar kata Tante" Ucap Felisa


"Nah, Feli aja gak nangis" Ucap Riana


"Karena ka Fendi kan gak berangkat kalaupun berangkat juga gak menetap lama disana kayak bang Romi" Ucap Tania


"Sudah sudah jangan nangis terus, malu udah gede" Ucap Riana


"Iya ni Tante" Ucap Felisa


"Awas aja yah beb, giliran kamu nanti aku ketawa" Ucap Tania


"Kok malah gitu" Ucap Felisa


"Udah jangan nangis terus mending jalan - jalan yuk" Ucap Felisa


"Yuk" Ucap Tania


"Gak nangis lagi ni" Ucap sang ibu Riana


"Hehehe mama" Ucap Tania memeluk mamanya


Tania memang manja anaknya, ia suka sekali membuat drama dan melebih lebihkan sesuatu namun ia orang yang tulus dan baik hati, sahabat Felisa yang terbaik


"Yuk berangkat" Ucap Tania


"Tante kita pamit dulu yah" Ucap Felisa


"Ma, kita pergi dulu yah" Ucap Tania pamit


"Iya sayang, kalian hati - hati yah" Ucap Riana


"Iya ma" Ucap Tania


Mereka berdua pun berangkat dengan mengendarai motor bebek milik Tania


Hari ini cuaca nampak cerah, langit biru terlihat indah, burung - burung terbang kesana kemari, dua gadis perawan itu sedang menikmati pemandangan di sepanjang jalan motor mereka melaju


"Wow cerah banget yah cuacanya" Ucap Tania


"Iya" Ucap Felisa


"Beb, kita ke taman yang ada di kota yuk" Ucap Tania


"Boleh" Ucap Tania


Karena ini weekend jadi Felisa tidak bekerja, sehingga ia bisa menikmati hari libur bersama sahabatnya


Dr...dr...dr 📞

__ADS_1


Panggilan telepon masuk di ponsel Felisa


"Halo, assalamu alaikum bang" Ucap Felisa


"Walaikumsalam dek, lagi apa" Tanya Fendi


"Lagi jalan bang sama Tania" Jawab Felisa


"Mau kemana" Ucap Fendi


"Ke taman kota bang" Ucap Felisa


"Oh yah udah ketemu disana yah sayang" Ucap Fendi


"Iya bang" Ucap Felisa


"Kalau udah nyampe kabarin yah, biar abang kesana" Ucap Fendi


"Iya bang nanti Feli kabarin" Ucap Felisa


Panggilan pun berakhir


"Siapa" Tanya Tania


"Bang Fendi" Jawab Felisa


"Oh" Jawab Tania


Setelah kurang lebih setengah jam perjalanan akhirnya sampailah mereka berdua di taman kota, nampak banyak orang yang berdatangan di taman tersebut padahal ini masih siang, biasanya akan lebih ramai lagi jika sore hari hingga malam karena banyak muda mudi yang berkencan disini


"Wah keren banget beb" Ucap Tania


"Iya" Ucap Felisa


"Katanya baru di resmikan sebulan yang lalu beb" Ucap Tania


"Katanya kalau malam lebih bagus lagi, banyak lampunya" Ucap Felisa


"Iya aku juga lihat di beberapa story orang - orang" Ucap Tania


"Udah aku kirim pesan kok, bentar lagi udah nyampe kesini" Ucap Felisa


"Widih bestie aku ternyata gercep juga" Ucap Tania


"Hehehe" Ucap Felisa tertawa


"Aku sih yes lah" Ucap Tania


"Kang juri ni" Ucap Felisa


"Hahahaha, bisa jadi" Tawa Tania


"Dek" Panggil Fendi


"Pucuk di cinta ulam pun tiba, baru aja di tanyain" Ucap Tania pelan kepada sahabatnya


"Bang" Jawab Felisa


"Kalian daritadi" Tanya Fendi


"Gak kok kak, baru datang" Jawab Tania


"Oh, ni Abang bawain kalian cemilan" Ucap Fendi


Ia memberikan kantong plastik berisi beberapa cemilan dan minum yang ia beli untuk kedua gadis tersebut


"Ini buat kita bang" Ucap Felisa menerima pemberian Fendi


"Iya buat kalian berdua" Ucap Fendi


"Makasih bang" Ucap Felisa


Lantas ia berikan kantong itu pada Tania


"Wah kak Fendi, ini banyak banget" Ucap Tania kaget dengan isi kantong yang di berikan Fendi

__ADS_1


"Kata Romi jangan sampai kalian berdua kelaparan" Ucap Fendi


"Hik hik hik bang Romi" Ucap Tania terharu dan meneteskan air mata


"Abang ih, ko ngomongnya gitu" Ucap Felisa menyenggol lengan Fendi


"Kenapa dek, Abang salah ngomong yah" Tanya Fendi


"Tania itu habis nangis karena keberangkatan bang Romi, aku bujuk dia kesini biar dia lupa dan gak galau, malah Abang sebutin nama bang Romi bikin dia malah ingat lagi" Ucap Felisa


"Duh maaf sayang Abang gak tau" Ucap Fendi


"Kak Fendi bang Romi pasti balik kan" Tanya Tania


"Gak dia gak balik, nanti di makan kanguru disana" Ucap Fendi


"Abang" Panggil Felisa sedikit gemas dengan lelaki tersebut


Sahabatnya masih galau masih aja di becandain


"Kak Fendi ngomong yang benar dong" Ucap Tania


"Hehehe, maaf maaf, balik lah kan mau ketemu sama mama kamu" Ucap Fendi


"Oh iya juga yah" Ucap Tania mengusap air matanya


"Udah udah makan dulu yuk" Ucap Fendi


"Abang belum makan" Tanya Felisa


"Iya nungguin kalian" Ucap Fendi


"Abang, lain kali jangan gitu lagi yah, kalau jam makan harus makan" Ucap Felisa


"Iya sayang, janji" Ucap Fendi


Ia mengusap kepala Felisa


"Bang Romi cepetan pulang, aku jadi obat nyamuk disini bang" Ucap Tania


"Hahahaha" Tawa Fendi dan Felisa melihat tingkah Tania


"Benar - benar sahabat kamu yank, cuma dia yang bisa jadi pawangnya Romi" Ucap Fendi


"Emang iya bang" Tanya Felisa


"Iya sayang, gak kebayang kalau Romi gak ketemu sama Tania, masih jadi playboy cap buaya dia" Ucap Fendi


"Hahahaha, Abang bisa aja, kalau bang Romi cap buaya terus Abang cap apa dong" Tanya Felisa


"Sayang abang beda loh, Abang cuma setia sama kamu, no playboy no yang lain" Ucap Fendi


"Ah yang benar" Tanya Felisa menggoda


"Benar dong" Ucap Fendi


Ia pun memegang tangan Felisa


"Jadi makan atau mau pacaran terus ni, perut butuh di isi dengan makanan yah tuan dan nyonya, bukan cinta" Ucap Tania kesal karena tidak di anggap daritadi


"Obat nyamuk ganggu aja yah bang" Ucap Felisa


"Iya dek, kita kesana aja yuk cari makan, kayaknya kalau makan sepiring berdua romantis deh" Ucap Fendi


Ia dan Felisa kompak menggoda Tania


"Duh, sepiring mana kenyang yang ada lambung meronta - ronta" Ucap Tania


"Hahahah, ada yang mulai kesal bang" Ucap Felisa


"Bang Romi cepat balik" Ucap Tania


Di negri seberang seorang lelaki tengah bersin - bersin sepertinya namanya sering di sebut oleh seseorang, hidung Romi dari tadi terasa gatal, beruntung mereka baru saja sampai hotel tempat dimana mereka menginap, ia bersama yang lainnya sedang beristirahat sebelum misi mereka jalankan.


Bersambung________

__ADS_1


__ADS_2