
Sesampainya di dalam ruangan, Fendi pun menyelesaikan apa yang sudah ia rencanakan, beberapa berkas akhirnya selesai, ia pun sejenak menyandarkan tubuhnya sambil mengecek ponsel yang di ambilnya dari saku, seharian ini ia menyetel mode hpnya dengan mode sunyi, sehingga ia tak mendengar jika ada notifikasi yang masuk
Ia pun mengecek satu persatu pesan yang ada, ada beberapa pesan WA di grup kesatuannya dan grup keluarga besar
Ada juga dari beberapa wanita yang masih saja mengejarnya
Dan juga ada panggilan telepon dari ayahnya, ia pun membalas beberapa pesan yang ada di grup, namun tak berniat membalas pesan dari wanita - wanita itu, ia lebih memilih menelepon balik ayahnya
๐๐๐
"Halo, Assalamualaikum yah" Ucapnya
"Walaikumsalam nak" Ujar pria paruh baya di seberang
"Ada apa yah" Tanya sang anak
"Ayah cuma mau bilang, minggu depan sepupumu akan menikah, kamu akan datang kan" Tanya sang ayah
"Iya yah, tadi Fendi sudah baca di grup keluarga, insya Allah Fendi usahakan yah buat datang" Jawabnya
"Oke, baiklah kalo kamu sudah tau, kalo gitu kamu hati - hati yah, ayah dan mama akan pulang lusa, kamu baik - baik di rumah yah, mama berpesan jangan lupa makan, gak bagus kan kalo sang prajurit tiba - tiba pingsan, bisa - bisa musuh tertawa, hahahaha" Ucap ayahnya menasehati sambil tertawa
"Iya,ย siap ayah, laksanakan, salam buat mama" Jawab sang anak
"Iya, walaikumsalam, sudah dulu yah" Ucap sang ayah memutuskan panggilan
Ayah dan ibunya sedang berada di luar kota, sudah seminggu mereka berangkat, dan akan kembali lusa, orang tuanya itu masih saja menganggapnya anak kecil, maklum kehilangan anak lainnya di usia dewasa menjadi pukulan terbesar bagi orang tuanya, mereka menyayangi Fendi, sesibuk apapun mereka akan berusaha memberikan perhatian kepada anaknya tersebut, walaupun kini ia telah menjadi seorang komandan prajurit, namun tetap saja bagi orang tuanya, anaknya itu tetaplah bayi besar yang masih harus diperhatikan, apalagi sang anak usianya sudah 30 dan masih betah menjomblo serta belum menikah, sepupunya banyak yang sudah duluan, sepertinya ia bakal di langkahi lagi, kali ini oleh adik sepupunya dari keluarga sang ayah
__ADS_1
"Huff" Gumamnya lirih
Saat sedang memikirkan nasibnya, ia pun beralih ke pesan berikutnya, kali ini bukan pesan WA seperti sebelumnya namun hanya pesan biasa, pesan biasa yang sangat istimewa
Ia pun hendak berteriak tatkala membaca setiap isi pesan yang ada, dadanya bergemuruh, baru saja selesai sholat ia memanjatkan doanya pada sang pencipta, berharap ada petunjuk akan perasaannya, dan kini seolah doanya dijawab dengan kontan, sang gadis pujaan tengah membalas pesannya
"The power of Doa" Gumamnya
"Alhamdulillah" Ucapnya
Hatinya berbunga - bunga, ia pun membaca kembali pesan yang di terimanya, tiga kali ia membacanya, hatinya laksana taman, bunga - bunga bermekaran, indah
Ia pun membalas pesan dari gadis yang mengusik tidur malamnya, gadis yang mampu menghilangkan rasa penatnya, kini ia tak lagi merasa lelah, hanya dengan sebuah pesan bisa menaikan imun tubuhnya
To Felisa
"Walaikumsalam, iya dek gak apa - apa, abang maklum kok, jadi gimana, bolehkah kita ketemuan" Balasnya
"Iya bang, boleh" Balas gadis tersebut
Senyum tak lepas dari bibir lelaki dingin itu, ia menerima balasan pesan yang sedang masuk
"Oke dek, nanti abang kabarin yah" Ketiknya membalas
"Siap bang, udah dulu yah bang, soalnya Feli lagi mau nyuci piring" Balasannya
"Iya dek, Semangat" ๐ช Fendi membalasnya
__ADS_1
Pesan pun terkirim
"Rajinnya dia" Gumam nya
Ia pun berbenah, memasukan kembali ponselnya di saku, ia menatap jam yang berada di lengannya, waktu menunjukan pukul 20.00 wib
Ia pun bergegas menunaikan sholat isya, ia sholat dengan sangat khusyuk, bahkan saat berdoa pun ia bermunajat meminta takdir terbaik dari Tuhan untuk hidupnya, tak lupa ia pun berucap syukur atas apa yang diberikan kepadanya, setelah selesai menunaikan kewajibannya ia pun pulang dengan hati yang bahagia.
ย
Duh udah tampan, soleh lagi ๐
Author juga mau dong yang kayak Fendi, satu di bungkus yah ๐ hehehe.
Terkadang manusia merasa apa yang ia peroleh tidak baik untuk hidupnya, manusia sering lupa untuk bersyukur, padahal yang lebih tau baik tidak nya hanyalah Tuhan, DIA tidak akan memberi apa yang kita mau, tapi DIA akan memberi apa yang kita butuhkan, kita hanya perlu meminta yang terbaik dari NYA, berdoa dengan kesungguhan hati, dan Dia akan mengabulkan apapun yang kita minta, selama kita yakin dan percaya akan KuasaNYA โบ๏ธ
jadi Readers, jangan lupa berusaha dan berdoa yah ๐ฅฐ
Dan Jangan lupa juga dukung terus karya Author yah, maaf jika banyak typo nya, Author harap pengertiannya, dan bagi yang suka dengan episode nya bisa langsung di like dan koment ๐ค
Semangat berkarya semuanya ๐ช
Untuk Readers ku sayang, lope - lope sekebon ๐ฅฐ
Oh yah,siap - siap yah Readers sayang, episode selanjutnya Author buat kalian semua Panas Dingin ๐Hihihi ๐คญ
Kira - kira ada apa yah ?ย Pantengin terus karya Author yah ๐
__ADS_1
ย
ย