Prajurit ! I Love You

Prajurit ! I Love You
#Mengetahui Kebenaran


__ADS_3

Setelah pertemuan Felisa dengan keluarga Fendi, Felisa lebih mengenal lelaki tersebut secara mendalam, Felisa juga baru menyadari selama ini perempuan yang di temuinya adalah saudara sepupu Fendi yang bernama Valeri


*Flashback on*


Felisa kini sedang berada di dapur bersama Betaria mamanya Fendi, Betaria sengaja meminta Felisa untuk membantunya di dapur semata untuk lebih akrab mengobrol dengan gadis tersebut, Betaria menyadari bahwa Felisa berbeda dengan Tania, jika Tania cepat akrab dan mudah basa basi dengan orang lain, maka Felisa adalah versi kalemnya, Betaria dapat menyadari bahwa pribadi gadis tersebut merupakan sikap Introvert sama seperti dirinya, Betaria sendiri pun sebenarnya tidak mudah untuk berbaur dengan orang lain, ia akan merasa sepi jika berada di tengah - tengah orang yang tak di kenalnya, beruntung sang suami Rahman sangat memahami dirinya


"Feli, sudah lama kenal anak tante" Ucap Betaria membuka obrolan


"Lumayan tante" Ucap Felisa


"Kenalnya bagaimana" Ucap Betaria


"Kenalnya lewat bang Romi tante, kenalan di mall" Ucap Felisa jujur


"Oh yah, tumben anak Tante ke Mall" Ucap Betaria


"Yah bukan apa - apa sayang, Fendi itu jarang sekali ke mall, kecuali kalau memang ada perlu baru pergi" Ucap Betaria menerangkan


"Oh iya tante, waktu itu ada pameran di Mall jadi gak sengaja ketemu" Ucap Felisa


"Oh begitu yah" Ucap Betaria


"Iya tante" Ucap Felisa


Betaria pun menceritakan anaknya kepada Felisa, entahlah mungkin saja karena naluri seorang ibu yang begitu kuat, sehingga membuatnya percaya bahwa Felisa adalah gadis yang tepat untuk anaknya, namun Betaria tak memungkiri bahwa semua pilihan itu kembali lagi ke tangan anak lelaki semata wayangnya


"Kamu pasti spesial buat Fendi" Ucap Betaria


"Oh tidak juga tante, bang Fendi sudah punya wanita lain" Ucap Felisa mengingat Valeri


"Hah" Ucap Betaria kaget


"Kenapa Tante" Ucap Felisa .


"Maksud kamu gimana sayang, Tante tidak mengerti" Ucap Betaria


"Iya Tante, sudah ada wanita cantik yang dekat sama pak Fendi" Ucap Felisa


"Wanita siapa nak, kok Tante tidak tau" Ucap Betaria


"Ada kok Tante, tapi Feli lupa sama namanya" Ucap Felisa


Ia mencoba mengingat kembali nama Valeri, namun tetap saja tidak ingat, ia hanya mengingat kecantikan gadis tersebut


Betaria pun semakin bingung di buatnya sebab Valeri maupun Fendi tidak bercerita apapun tentang gadis lainnya kepadanya, mereka hanya menyebutkan nama seorang gadis yang tak lain yaitu Felisa, lalu mengapa gadis itu menyebut ada wanita lain yang dekat dengan Fendi


"Oh yah, Tante lupa, ini ada album foto - foto Fendi, kamu lihat deh" Ucap Betaria sambil memberikan. album foto kepada Felisa


Felisa pun melihat satu persatu foto yang ada di album tersebut, ia sangat kaget ketika melihat foto Valeri


"Oh yah Tante gadis ini yang Feli maksud" Ucap Felisa menunjuk foto Valeri yang sedang berangkulan bersama Fendi


"Yang mana sayang" Tanya Betaria

__ADS_1


"Yang ini tante" Ucapnya


"Hahahaha, maksud kamu cewe yang di foto ini yang kata kamu sedang dekat dengan Fendi" Ucap Betaria


"Iya Tante" Ucap Felisa


"Sayang, mereka itu sudah lama dekatnya bukan baru kok" Ucap Betaria


Ia memperhatikan raut muka Felisa yang tiba - tiba bersedih


"Kamu gak papa sayang" Tanya Betaria


"Iya Tante" Ucap Felisa


"Gini loh sayang maksud Tante, mereka berdua ini memang dekat sebab mereka itu tumbuh bersama, mereka adalah sepupu, Valeri adalah ponakan papa Rahman, karena papanya Valeri adalah adik kandung suami tante" Ucap Betaria


"Sepupu" Ucap Felisa mengulangi perkataan Betaria


"Iya sayang, jadi wajar mereka dekat, kan saudara" Ucap Betaria


"Iya Tante" Ucap Felisa


Ia sangat lega mendengarnya, wanita yang dikiranya selama ini adalah kekasih Fendi tak lain adalah sepupu lelaki itu sendiri


"Yuk kembali ke dalam, nanti Fendi nyariin kita lagi karena kelamaan di dapur" Ucap Betaria


"Kamu tolong bawa ini yah sayang" Ucap Betaria mengeluarkan Puding dari kulkas dan memberikannya kepada Felisa


"Iya Tante" Ucap Felisa


Mereka pun mengobrol sambil mencicipi puding buatan tangan Betaria


*Flashback Of*


"Assalamu Alaikum" Ucap Riana


"Walaikumsalam" Ucap Felisa


"Feli, Tania ada" Ucap Riana


"Ada Tante, tapi masih tidur" Ucap Felisa


"Ya Allah tuh anak memang benar - benar" Ucap Riana


Riana tak menyangka anaknya itu bukan hanya bangun siang di rumahnya sendiri namun di rumah sahabatnya juga


"Maafin Tania yah Fel" Ucap Riana


"Gak papa kok Tante, nanti kalau Tania udah bangun aku sampaikan kalau Tante udah datang" Ucap Felisa


"Iya sayang, tolong yah, soalnya sore nanti kita akan buat pesanan orang kawinan sayang, mereka pesan kue lima ratus kotak" Ucap Riana


"Siap tante, nanti Feli juga akan bantuin Tante sama Tania" Ucap Felisa

__ADS_1


"Memangnya gak papa sayang, gak ngerepotin ni, takutnya kamu kan sibuk" Ucap Riana


"Gak papa tante, Feli lagi libur kok, gak sibuk, kebetulan mbak Mel sama bang Dio sedang di rumah tante Devanka jadi Feli bosan sendirian di rumah" Ucap Felisa


"Oh baiklah kalau begitu, Tante tunggu yah sayang, makasih loh sebelumnya" Ucap Riana


"Iya Tante" Ucap Felisa


Riana pun pamit Kembali ke rumahnya, Felisa bergegas ke dapur untuk membuat sarapan


Tak lama kemudian, Tania terbangun, ia mencium aroma sedap dari dalam dapur, ia pun mengikuti aroma tersebut


"Wah sedapnya" Ucap Tania


Ia melihat nasi goreng yang sedang berada di atas meja, sepertinya baru di angkat


"Memang nasi goreng sahabatku ini top sekali" Ucap Tania


"Cuci muka terus kita sarapan" Ucap Felisa


"Okey bos" Ucap Tania


Setelah itu Tania dan Felisa pun sarapan bersama


"Maafkan diriku yang tak tau diri bestie, tapi bolehkah diriku menambah nasi dan telurnya, ini sangat enak" Ucap Tania


"Widi rayunya, bilang aja lapar" Ucap Felisa


"Hahahaha" Tawa keduanya


Mereka pun makan dengan lahap, masakan nasi goreng Felisa selalu menjadi favorit di rumahnya


"Tadi Tante Riana datang, katanya abis ini kita ke rumah kamu, soalnya mau buat orderan buat acara kawinan entar sore" Ucap Felisa


"Oh iya, kawinan Rosmini anak pak haji Husen di kampung sebelah" Ucap Tania mengingat nama pelanggannya


"Oh yang dulu sering main di sebelah rumah kamu itu yah" Ucap Felisa


"Iya, dia sama tetangga aku masih saudara" Ucap Tania


"Oh begitu" Ucap Felisa


"Iya beb" Ucap Tania


Setelah menyelesaikan makan mereka, Felisa dan Tania bergegas menuju rumah Tania, beruntung saat bangun tadi Felisa sudah membereskan rumahnya dan juga mandi, sehingga ia hanya perlu langsung berangkat, Tania pun tidak sempat mandi di tempat Felisa, ia akan mandi di rumahnya saja


Sesampainya di rumah Tania, mereka bekerja sama menyelesaikan pesanan yang sudah diminta pelanggan.


Bersambung________


Wah orderan masuk, duit mengalir, enaknya jadi pengusaha 🥳


Readers jangan lupa dukung terus karya ini yah, terima kasih 🙏🥰 Saranghae 🤗

__ADS_1


__ADS_2