Prajurit ! I Love You

Prajurit ! I Love You
#Obrolan Dua Lelaki


__ADS_3

Setelah kembali dari makam ibunya, Felisa dan keluarganya sedang menunggu waktu berbuka


"Dek, tolong ambil gelasnya dong" Ucap Melati


"Ini mbak" Ucap Felisa


"Makasih dek" Ucap Melati


"Sama - sama mbak" Ucap Felisa


Tak lama kemudian bedug berbunyi, saatnya untuk berbuka, setelah berbuka sebentar, mereka pun menjalankan sholat magrib di pimpin oleh Diora sebagai imam


Setelah itu mereka pun melanjutkan makan makanan besar, sambil menanti waktu isya dan tarawih tiba, penghujung Ramadhan membuat semuanya menjadi sedih, rugilah bagi orang - orang yang tidak menjalankan perintahNya dengan baik


Sehabis makan mereka pun menjalankan kewajiban mereka hingga selesai


Diora sedang tadarus, sedangkan Melati dan Ela sedang membujuk anaknya untuk tidur


Dr ... dr.. dr 📞


Ponsel Felisa berbunyi, ia pun mengangkatnya setelah melihat nama yang tertera di layar


"Halo, assalamu Alaikum bang" Ucap Felisa


"Walaikumsalam dek" Ucap Fendi


"Lagi apa, sholat gak" Tanya Fendi


"Lagi duduk aja, barusan selesai, kalau abang" Ucap Felisa


"Abang juga dek baru selesai terus kepikiran sama adek makanya Abang telepon" Ucap Fendi


Mendengar ucapan Fendi, Felisa senyum - senyum sendiri, beruntung ia sudah di kamar, sebab akan malu jika Melati atau yang lainnya memergokinya sedang tersenyum sendirian, bisa - bisa di kita sakit jiwa 🤭 ( Thor 🤪)


"Gimana dek, puasanya" Ucap Fendi


"Alhamdulillah lancar" Ucap Felisa


"Alhamdulillah" Ucap Fendi


"Abang lagi apa" Tanya Felisa


"Lagi kangen adek" Ucap Fendi


"Ih Abang serius dong" Ucap Felisa


"Iya dek, ini Abang serius, dua rius malah" Ucap Fendi


"Bisa aja bang, hehe" Ucap Felisa malu


Ia menutupi wajahnya dengan bantal


"Kangen deh" Ucap Fendi


"Halo dek, ko gak di jawab" Ucap Fendi melanjutkan


"Iya, sama kok" Ucap Felisa malu - malu


"Sama apa dek" Tanya Fendi


"Yah sama bang kayak Abang" Ucap Felisa


"Iya sama nya dimana, ngomong yang jelas dek" Ucap Fendi menggodanya


"Ih Abang, malu tau" Ucap Felisa


"Kok malu sih, jadi pengen cubit kan, gemes" Ucap Fendi


"Abang jangan nanti sakit" Ucap Felisa


"Gak kok kan cubitnyw pakai perasaan" Ucap Fendi


"Perasaan apa bang" Ucap Felisa menggoda Fendi


"Perasaan Insan sama, ahahah, yah perasaan sayang lah adek" Ucap Fendi tertawa


"Busyet broh, kencang amat ketawanya" Ucap Romi yang ikut nimbrung


"Siapa bang" Tanya Felisa


"Biasa dek nyamuk, suka gangguin" Ucap Fendi


Romi melirik Fendi dengan malas

__ADS_1


"Hahaha, nyamuk apa bang" Ucap Felisa


"Nyamuk gede dek, siapa lagi kalau bukan pacar sahabat kamu" Ucap Fendi


"Abang Romi yah bang" Tanya Felisa


"Iya dek" Ucap Fendi


"Oh iya bang salamin yah" Ucap Felisa


"Broh di salamin Feli" Ucap Fendi


"Walaikumsalam dek" Ucap Romi


Karena Fendi menyalakan speaker hapenya


"Udah di jawab kan dek" Ucap Fendi


"Iya bang" Ucap Felisa


"Oh yah insya Allah lusa Abang udah balik, sebelum takbiran" Ucap Fendi


"Oh iya bang, hati - hati yah" Ucap Felisa


"Iya dek, yah udah kamu istirahat, salam yah buat semua orang rumah" Ucap Fendi


"Iya bang, nanti Feli sampein" Ucap Felisa


"Okey, assalamualaikum cantik" Ucap Fendi


"Walaikumsalam" Ucap Felisa


Panggilan pun berakhir


Felisa menaruh ponselnya dan kemudian beristirahat


Di daerah lainnya, nampak Fendi beserta beberapa anak buahnya sedang berkumpul, ia sedang memberikan arahan


Setelah selesai semuanya kembali ke tempat peristirahatan masing - masing


"Serka Romi" Panggil Fendi


"Iya Dan" Ucap Romi


"Siap" Ucap Romi


Karena sudah tidak ada prajurit yang lainnya, maka Fendi bisa berbicara secara santai kepadasl sahabatnya Romi


"Ada apa broh" Ucap Romi


"Rom, menurut kamu Felisa bagaimana" Tanya Fendi


"Baik" Jawab Romi seadanya


"Lebih dari itu" Ucap Fendi


"Cantik, dan ku dengar dari Tania dan setelah aku bertemu langsung dengannya, menyenangkan" Ucap Romi


"Menurut kamu sendiri bagaimana" Tanya Romi


"Sejauh ini baik - baik semua, aku udah tau kekurangannya juga dan aku rasa bisa di toleransi, bisa mengimbangi aku" Ucap Fendi


"Yah bagus kalau begitu, saling melengkapi" Ucap Romi


"Iya broh" Ucap Fendi


"Memangnya kalian sudah dekat berapa bulan" Ucap Romi


"Sudah sekitar empat bulan lebih" Ucap Fendi


"Kamu nyaman sama dia" Ucap Romi


"Iya" Ucap Fendi


"Lalu tunggu apalagi" Ucap Romi


"Nah itu dia, Felisa bisa menerima ku, tapi aku takut dengan keluarganya" Ucap Fendi


"Kenapa mesti takut" Ucap Romi


"Come on broh, you know lah" Ucap Fendi


"Kalau kamu tidak mencoba bagaimana kamu tau itu akan berhasil, bukannya kau seorang komandan, sudah pasti punya strategi nya dong, atau apa kau bodoh jika berurusan perihal asmara secara pengalaman kamu kan kurang, bisa di bilang sangat minim, hahaha" Ucap Romi

__ADS_1


"Wah ngelunjak, mentang - mendatang palyboy" Ucap Fendi


"Hahahah, harus bangga dong, seorang Romi yang playboy bisa memberikan nasehat tentang asmara kepada sahabat sekaligus komandannya" Ucap Romi


"Sa ae lu" Ucap Fendi


"Hahaha" Ucap Romi tertawa


"Terus bagaimana" Ucap Fendi


"Yah kamu harus coba, kalau gagal yah usaha, niat baik dan wanita baik - baik harus di perjuangkan broh" Ucap Romi menjelaskan


"Betul juga" Ucap Fendi


"Terus apa rencanamu" Tanya Romi


"Pengennya ketemu keluarganya habis lebaran" Ucap Fendi


"Wah itu rencanamu broh" Ucap Romi


"Hah" Kaget Fendi


"Hah hah hah" Ucap Romi


"Hehehe" Tawa Fendi


"Aku pengen ketemu tante Riana habis lebaran nanti" Ucap Romi


"Jangan mencuri star dariku yah" Ucap Romi mengancam


"Wah, ngancam nih bos" Ucap Fendi


"Nah itu tau" Ucap Romi


"Tapi bagus juga sih kita berdua lakuin sama - sama" Ucap Romi


"Ide bagus kan" Ucap Fendi


"Yah, semoga kita berdua beruntung" Ucap Romi


"Aamiin" Ucap Fendi serius


"Kamu udah ngasih tau Tania belum" Ucap Romi


"Kalau Tania sih udah mantap, maklum kan bos kasus kemarin jadi pembelajaran buat kita berdua" Ucap Romi


"Iya juga yah,terus" Ucap Fendi


"Aku mau kasih kejutan buat dia" Ucap Romi


"Romantis juga" Ucap Fendi


"Iya dong, makanya jadi orang jangan terlalu kaku" Ucap Romi


"Hum, yang kaku bini broh mempesona" Ucap Fendi


"Heran sama Felisa, cowo kaku di sukai" Ucap Romi


"Iya dong" Ucap Fendi bangga


"Kalau Tania mah udah ketakutan, lihat kamu pertama kali aja dia sampe DM aku berulang kali di Ig, hahaha, kalau ingat itu bikin ngakak" Ucap Romi


"Memangnya pacar kamu bilang apa" Tanya Fendi


"Dia bilang, bang ko temanmu mukanya datar amat, ngomongnya irit lagi, kaku amat kayak kanebo kering,hahahah" Ucap Romi tertawa


Sedangkan orang yang di bicarakan sedang menatapnya dengan sinis seakan ingin menerkamnya


"Hum,puas banget ketawanya" Ucap Fendi


"Iya puas" Ucap Romi


"Romi Setiawan" Ucap Fendi


"Waduh singa ngamuk, kabur ah" Ucap Romi melarikan diri


Fendi tak mengejarnya, ia memandangi langit yang di penuhi bintang


"Semoga di permudah ya Allah" Ucapnya


Malam ini rembualan bersinar terang, seorang perempuan sedang asyik dalam tidurnya, ia tidak tau bahwa dirinya sedang di rindukan oleh seorang lelaki di seberang.


Bersambung______

__ADS_1


Terima kasih untuk semua dukungannya 🙏☺️ Love ❤️🥰❤️☺️


__ADS_2