Prajurit ! I Love You

Prajurit ! I Love You
#Nujuh Likur


__ADS_3

Suasana subuh terasa indah, Felisa baru selesai menutup mushaf merah jambunya, kemudian ia melepaskan dan melipat mukenah yang ia pakai dan menaruhnya di tempat biasa


"Dek" Panggil Melati


"Iya mbak" Jawab Felisa


"Temani mbak ke pasar yuk" Ucap Melati


"Mau ngapain mbak, kan masih pagi" Ucap Felisa


"Beli ketupat buat nujuh likur" Ucap Melati


Sesuai dengan tradisi di kampungnya, Nujuh Likur identik dengan membawakan makanan yakni ketupat ke masjid dan menyalakan lilin di setiap rumah maupun di makam TPU


"Okey mbak, sebentar yah mbak" Ucap Felisa


"Mbak sama mbak Ela tunggu di depan yah" Ucap Melati


"Iya mbak" Ucap Felisa


Melati kemudian bergegas ke ruang depan, disana sudah ada Ela yang menunggunya


"Gimana mbak, ikut" Ucap Ela


"Iya, lagi siap - siap, maklum lah El, orang bujang, hehehe" Ucap Melati


"Hahaha, iya mbak" Ucap Ela


Tak lama kemudian Felisa pun keluar dari kamarnya dan bertemu dengan Ela dan Melati yang sudah menunggunya


"Yuk, jalan" Ucap Melati


"Iya mbak" Ucap Felisa


Ketiganya pun berjalan ke arah pasar, nampak suasana yang sudah ramai di jalanan, para ibu - ibu tetangga juga sedang bergegas ke pasar


"Mel mau ke pasar juga yah" Ucap Bu Jamila


"Iya Bu, baru mau kesana" Ucap Melati


"Oh iya, saya mau balik dulu, udah dapat soalnya daun ketupatnya" Ucap Bu Jamilah


"Masih banyak gak Bu, kalau boleh tau, ibu belinya di sebelah mana Bu" Tanya Felisa


"Oh Feli, iya masih banyak yang jual, tapi ibu belinya di dekat tempatnya Tania, bagus dan murah" Ucap Bu Jamilah


"Oh iya Bu, terima kasih informasinya" Ucap Felisa


"Sama - sama, kalau gitu saya duluan yah Mel, Fel, Ela" Ucap Bu Jamilah


"Iya bu, hati - hati di jalan" Ucap ketiga wanita tersebut


"Iya makasih" Ucap Ibu Jamilah


Kemudian mereka terus melanjutkan perjalan menuju pasar


Saat sudah sampai ternyata sangat ramai, banyak yang menjajakan dagangannya


"Mbak" Ucap Felisa


"Iya dek" Ucap Melati


"Beli dimana" Tanya Felisa


"Hum, ikut saran Bu Jamilah aja yah" Ucap Melati


"Iya Mel" Ucap Ela


Mereka bertiga pun menuju tempat jualan Tania, ternyata benar ada yang jual daun ketupat di sebelahnya, kebetulan tempat jualan Tania masih kosong karena jam segini Tania pasti masih sibuk membuat kue - kuenya di dapur


"Dek, tolong pegangin" Ucap Melati


"Iya mbak" Ucap Felisa


Kini ia memegang dua ikat daun ketupat di tangannya


"Sini Fel, mbak pegang satu" Ucap Ela


Felisa pun memberikan satu ikat kepada Ela

__ADS_1


"Ini mbak" Ucap Felisa


Ela pun menerimanya


Kemudian mereka berpindah ke penjual kelapa


"Bang, kelapanya dua yah langsung parut" Ucap Melati


"Iya neng, siap" Ucap si Abang


Setelah mendapat kelapanya mereka pun berkeliling pasar melihat - lihat bumbu yang di rasa sudah habis di dapur


"Mbak Cabe merah sama tomat habis" Ucap Felisa


"Sama bawang putih juga Mel" Ucap Ela


"Bang bawang putih, cabe merah, tomat, semuanya setengah kilo yah bang" Ucap Ela


"Iya neng, siap" Ucap sang pedagang


Setelah transaksi bayar membayar, semua keperluan sudah di beli kemudian ketiga wanita itu pun pulang ke rumahnya


"Capeknya" Ucap Melati


"Iya mbak, Feli juga" Ucap Felisa


"Iya" Ucap Ela


Mereka bertiga pun beristirahat di sofa ruang tamu


"Dek, istirahat bentar terus bantu mbak sama mbak Ela anyam daunnya, biar cepat jadi terus kita masak" Ucap Melati


"Iya mbak" Ucap Felisa


Setelah beristirahat kurang lebih lima belas menit, Mereka bertiga pun bergegas, Felisa menaruh bumbu ke dalam dapur kemudian membantu kakak - kakaknya menganyam daun ketupat


Setelah kurang lebih satu jam mereka pun selesai menganyam, beras yang di cuci dan di tiriskan Ela pun sudah kering


"Dek bantuin mbak Ela ngisi berasnya, mbak ke dapur buat sayur sama serundeng nya yah" Ucap Melati


"Siap mbak" Ucap Felisa


Felisa sibuk membantu kakak sepupunya Ela


Setelah mengisi semua ketupat dengan beras mereka pun membawanya ke dapur untuk di masak Melati


"Mbak udah selesai" Ucap Felisa


"Okey, makasih yah, taruh di atas meja aja dek Ucap Melati


Felisa pun mengikuti apa yang di bilang Melati


"Mel kita mau bantuin apa lagi" Tanya Ela


"Mama" Panggil gadis cilik Meldia


Ia baru saja bangun dan di gendong oleh sang ayah Diora


"Yah sayang, sebentar yah" Ucap Melati


"Sini Mel biar aku aja" Ucap Ela


"Tolong di aduk yah, aku udah kasih garam dan semuanya, aduk bentar lalu angkat aja" Ucap Melati


"Siap" Ucap Ela


Diora pun memberikan Meldia kepada istrinya Melati


"Sama mama dulu yah sayang, kita manis" Ucap Melati


Melati pun membawa anaknya ke kamar mandi


Diora mengikuti istrinya dari belakang


"Mbak El terus Feli ngapain dong" Tanya Felisa


"Kamu tolong ambil ikan buat mbak dek" Ucap Ela


"Okey mbak" Ucap Felisa

__ADS_1


"Ini mbak" Ucap Felisa


"Okey, makasih dek" Ucap Ela


"Iya mbak" Ucap Felisa


Felisa membantu Ela memasak semuanya


Melati kembali ke dapur setelah memandikan dan menyuapi anaknya makan, karena Meldia sedang bermain dengan Diora


"Maaf yah El, dek" Ucap Melati


"Gak papa ko mbak" Ucap Felisa


"Apa yang mesti mbak bantu" Ucap Melati


"Gak ada lagi ko Mel, semuanya udah beres, tinggal ketupat aja yang belum masak" Ucap Ela


"Oh iya" Ucap Melati


Kini mereka sedang menata sayur dan ikan cili beserta serundeng di atas meja


"Jam berapa dek" Ucap Melati


"Jam 15.00 Wib mbak" Ucap Felisa


"Habis ashar mau di bawa ke masjid" Ucap Melati


"Iya mbak, bentar lagi udah masak kok" Ucap Felisa


"Iya dek" Ucap Melati


Sambil menunggu ketupat masak,Mereka bertiga pun bercerita


Satu jam kemudian ketupat pun masak


"Dek tolong tiriskan dek" Ucap Ela


"Siap mbak" Ucap Felisa


Ia mengangkat ketupat yang sudah masak lalu di tiriskan hingga airnya habis


"Taruh aja di atas meja dek, bentar kalau udah dingin baru mbak bungkusin biar bang Dio nemenin Meldi bawa ke masjid" Ucap Melati


"Siap mbak" Ucap Felisa


Kemudian ia melakukan apa yang di katakan kakak iparnya


"Aku mandi duluan yah, gerah" Ucap Ela


"Okey mbak" Ucap Felisa


"Okey" Ucap Melati


"Dek kalau udah selesai kamu mandi, belum ashar juga kan" Ucap Melati


"Iya mbak" Ucap Felisa


Setelah menyelesaikan pekerjaannya ia pamit untuk mandi dan menjalankan kewajibannya


"Sayang, yuk siap - siap mau ke masjid bawa ketupat sama papa" Ucap Melati


"Bang kamu juga siap - siap" Ucap Dio


"Okey sayang" Ucap Diora


Melati pun mendandani anaknya, sedangkan suami nya Diora sedang bersiap


Setelah semuanya siap, Diora pun membawa anaknya untuk membawa ketupat ke masjid


Setelah pulang, mereka semua bersama ke TPU untuk ziarah ke makam Alm. Mamanya


"Dek buruan" Ucap Melati


"Iya mbak" Ucap Felisa


Kemudian mereka semua berangkat bersama.


Bersambung_____

__ADS_1


Selalu dukung terus karya Author yah ❤️🥰


__ADS_2